NEWBORN
17 Februari 2020

5 Kandungan Berbahaya dalam Sabun Bayi, Bisa Sebabkan Iritasi Kulit!

Dapat menimbulkan iritasi dan masalah kulit lainnya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Perawatan kulit yang tepat untuk bayi sangat penting dalam beberapa bulan pertama kehidupan Si Kecil.

Berdasarkan Journal of the American Academy of Dermatology, kulit bayi berbeda dengan kulit orang dewasa. Kulitnya lebih tipis, kurang berbulu dan memiliki lebih sedikit keringat dan sekresi kelenjar sebaceous.

Oleh karena itu bayi, terutama mereka yang memiliki penghalang kulit yang rusak, rentan terhadap sensitivitas kulit seperti eksim.

Untuk itu, dalam membeli produk bayi, khususnya sabun, harus memilih produk dengan kandungan bahan yang tepat. Salah memilih produk yang menggunakan bahan beracun bisa berbahaya untuk kulit Si Kecil.

Baca Juga: 3 Tips Memilih Sabun dan Sampo Bayi yang Aman

Kandungan Berbahaya dalam Sabun Bayi

Karenanya ada beberapa kandungan berbahaya dalam sabun bayi yang perlu Moms hindari. Simak penjelasannya di bawah ini yuk.

1. Pewangi Buatan

kandungan berbahaya dalam sabun bayi

Foto: Orami Photo Stock

Pewangi ditambahkan ke produk bayi yang tak terhitung jumlahnya, baik untuk membuat aroma tertentu atau untuk menutupi bau bahan kimia jahat yang digunakan dalam produksi.

Masalah dengan wewangian ini adalah karena umumnya terbuat dari bahan kimia sintetis yang berasal dari batubara dan minyak bumi.

Efek pewangi ini bisa bertahan lama dan melekat pada kulit selama berjam-jam. Jika sudah begitu, dapat menyebabkan masalah pernapasan, neurologis, kulit, dan mata bayi. Bahkan paparan terhadap pewangi ini juga bisa menyebabkan asma pada anak.

Baca Juga: Pewangi pada Skincare, Berbahayakah?

2. Mineral Oil

kandungan berbahaya dalam sabun bayi

Foto: parenting.firstcry.com

Minyak bayi pada dasarnya terbuat dari minyak mineral yang dicampur dengan pewangi, yang merupakan kombinasi yang tidak menyenangkan.

Mineral oil adalah produk sampingan yang murah dari pemrosesan minyak bumi dan bertindak sebagai bungkus plastik pada kulit dan menghambat kemampuan kulit untuk melepaskan racun.

Jadi ketika membeli sabun bayi, pilihlah minyak alami dan bergizi seperti minyak zaitun, kelapa, atau almond manis untuk dipijat ke kulit bayi kita.

3. Paraben

kandungan berbahaya dalam sabun bayi

Foto: Orami Photo Stock

Mungkin Moms sudah familiar mendengar bahwa bahan satu ini berbahaya. Jika menemukan kandungan berbahaya ini dalam produk sabun bayi, sebaiknya Moms hindari.

Paraben adalah neurotoksin dan terkait dengan toksisitas reproduksi, gangguan hormon, dan iritasi kulit. Jauhi apa pun yang mengandung 'paraben', serta asam benzoat dan propil ester.

Baca Juga: Paraben dalam Kosmetik, Apakah Benar-benar Berbahaya?

4. Triclosan

kandungan berbahaya dalam sabun bayi

Foto: Orami Photo Stock

Produk bayi apapun yang berlabel 'antibakteri' kemungkinan mengandung triclosan, yang merupakan pengganggu endokrin karsinogenik yang juga berbahaya bagi lingkungan.

Jika Moms membeli sabun bayi dan melihat kandungan berbahaya ini, sebaiknya segera hindari. Jauhi semua sabun antibakteri dan produk untuk membersihkan tubuh Si Kecil.

5. Sodium Lauryl Sulfate

kandungan berbahaya dalam sabun bayi

Foto: Orami Photo Stock

Sodium Lauryl Sulfate atau yang lebih dikenal dengan nama SLS juga perlu dihindari.

Sabun bayi juga banyak yang menggunakan kandungan berbahaya ini, misalnya dalam sabun busa, sabun cair, atau sampo.

SLS ini memiliki potensi menyebabkan iritasi pada mata dan kulit pada level sedang hingga berat, terutama untuk pengguna yang memilki kulit kering, sensitif atau kondisi kulit tertentu seperti eksim dan psoriasis.

Baca Juga: Hindari 5 Bahan Skincare yang Berbahaya untuk Kulit Bayi

Itu dia Moms beberapa kandungan berbahaya dalam sabun bayi yang harus dihindari. Jika tidak ingin timbul iritasi pada kulit anak, pililhlan produk sabun bayi dengan cermat.

Artikel Terkait