BALITA DAN ANAK
19 Juni 2019

Kapan Anak Boleh Memakai Deodoran? Yuk, Simak Penjelasannya

Moms bisa menggunakan deodoran atau antiperspirant
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Sebagai orang tua, kita selalu memiliki naluri untuk menjaga Si Kecil tetap aman selamanya. Namun tidak bisa dipungkiri, anak-anak pasti akan tumbuh semakin dewasa setiap hari. Mulai dari bagaimana pertama kali kita mengajarinya naik sepeda, lalu ia menginjak bangku sekolah, dan akhirnya mengalami apa yang dinamakan masa puber.

Karena masa puber ini biasa berbagai perubahan pun terjadi pada tubuh Si Kecil. Nah, dari sini lah, Moms harus mulai cermat dalam mengawasi anak dan memberikan perawatan-perawatan tubuh yang dibutuhkan, salah satunya deodoran. Lalu diusia berapa tepatnya anak boleh mulai memakai deodoran? Simak penjelasan di bawah ini ya.

Baca Juga: DIY Deodoran Alami

Memperhatikan Tanda-Tanda Awal Pubertas

masa puber, bau badan anak, deodoran

Seperti dilansir dari Nemours Foundation, setiap anak mulai memasuki masa pubertas pada usia yang berbeda-beda. Anak perempuan biasanya mengalami masa puber lebih awal yaitu mulai usia 8 tahun, sedangkan anak laki-laki mulai mengalami masa puber pada usia 9 tahun.

Pubertas pada anak menyebabkan perubahan fisik yang tak terbantahkan. Anak-anak tumbuh menjadi lebih tinggi, anak perempuan mulai terlihat payudaranya yang mulai tumbuh, dan suara si anak laki-laki bisa menjadi lebih dalam.

Pubertas juga ditandai dengan tumbuhnya rambut pada bagian-bagian tertentu seperti ketiak. Saat rambut pada ketiak anak tumbuh, mungkin kita akan mulai mencium bau tidak sedap akibat rambut yang bercampur dengan keringat.

Kita sebagai orang tua juga pasti melalui fase kapan anak boleh memakai deodoran akibat rambut ketiak yang mulai tumbuh. Bau badan anak bisa langsung muncul saat ia mengalami pubertas, atau bahkan sebelum masa pubertas.

Jadi jangan heran jika banyak anak yang mulai menggunakan deodoran pada usia 8,9, atau 10 tahun.

Moms bisa saja merasa usia tersebut masa terlalu muda bagi Si Kecil untuk menggunakan deodoran. Kenyataannya, tidak ada usia tertentu bagi anak untuk mulai menggunakan deodoran. Setiap orang tua pasti memiliki pertimbangan tersendiri, apa yang terbaik untuk si buah hati.

Baca Juga: Wajib Tahu Nih Moms, 5 Tanda Pubertas Pada Anak Perempuan

Deodoran Vs Antiperspirant

masa puber, bau badan anak, deodoran

Jika Moms memutuskan bahwa sekarang adalah saat yang tepat untuk Si Kecil mengatasi bau badannya, Moms bisa memilih antara deodoran atau antiperspirant.

Meski kedua produk ini mirip, ada perbedaan yang jelas diantara keduanya. Antiperspirant adalah produk yang mengontrol produksi keringat berlebih dalam tubuh, sedangkan deodoran adalah produk yang menghilangkan bau badan yang disebabkan oleh keringat.

Jika Moms merasa mengontrol produksi keringat pada anak bisa menghentikan bau badannya, maka Moms bisa memilih produk yang aman. Namun jika hanya ingin menghilangkan bau badannya saja, kita bisa menggunakan deodoran. Hal ini kembali lagi pada pandangan ibu.

Baca Juga: Ketahui 6 Tanda Pubertas Pada Anak Laki-Laki

Menggunakan deodoran atau antiperspirant sebernarnya sama saja. Namun yang perlu diperhatikan, Moms harus memiliki produk yang benar-benar aman untuk diaplikasikan pada kulit anak.

“Ketika kita mengoleskan sesuatu di kulit, ada saatnya ketika hal tersebut bisa masuk ke dalam aliran darah tanpa dimetabolisme terlebih dahulu," kata Heather Patisaul, seorang profesor biologi di North Carolina State University.

Selain itu Philip Harvey, pemimpin redaksi Journal of Applied Toxicology, juga mengatakan usahakan untuk tidak memilih produk yang mengandung paraben, aluminium, phthalates, dan pengharum yang berbahaya untuk kulit.

Itulah penjelasan tentang kapan anak boleh memakai deodoran. Sekarang, Moms sudah paham, ya?

(AWD)

Artikel Terkait