KESEHATAN
29 Mei 2018

Kapan Anak Harus Diberikan Les Calistung?

Kapan Anak Harus Diberikan Les Calistung?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan
Disunting oleh Intan

Tanya:

Anakku laki-laki usia 5 tahun. Dia sangat tertarik dengan cerita (dongeng) kalau aku bacakan buku.

Ia juga sangat tertarik dengan audio visual (musik dan video bergambar). Kalau dengar musik refleks menggerakkan badan sambil menyanyi.

Namun, kalau untuk menunjang materi soal huruf dan angka saat belajar menulis, menghapal, mengeja, sebaiknya dilakukan di umur berapa?

Karena kan anak umur segitu daya fokus dan minatnya juga tidak bisa dipaksa. Kadang ngambek dan maunya main.

Saya lihat ibu-ibu di sekolah, cerita anaknya ikut les calistung agar anaknya gampang hapal angka, huruf, dan bangga mereka bisa bahasa inggris sejak dini. Apa tanda-tanda anak siap ikut les calistung? (Ade Ryani)

Jawab:

Perkembangan tiap anak itu berbeda-beda, begitupula dengan ketertarikan atau minatnya. Moms tidak perlu khawatir dan jangan terlalu memaksakan anak untuk belajar baca tulis sedini mungkin.

Jika anak belum tertarik maka akan terjadi penolakan dan tentunya bisa menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan bagi si anak.

Namun jika anak memiliki ketertarikan yang tinggi untuk baca dan tulis juga jangan dilarang justru ini akan mempermudah Moms untuk mengajarkannya.

Sebaiknya mengajarkan anak untuk membaca, menulis dan berhitung bisa dilakukan di usia 5 tahun k eatas, karena pada usia ini diharapkan anak sudah mampu mengenali gambar, bentuk dan simbol.

Ketika Moms mengajarkan anak sebaiknya jangan terlalu kaku, gunakan metode bermain sambil belajar agar anak merasa fun dan tidak bosan ya.

Moms bisa menggunakan media yang menarik seperti flash card, puzzl,e atau mengajarkan anak melalui lagu.

Namun untuk mengikuti anak les calistung sebaiknya dilakukan pada usia 6 tahun ke atas karena pada usia ini perkembangan sensorik dan motorik anak sudah lebih matang dan anak sudah lebih siap untuk menerima pelajaran.

Tanda-tandanya bisa Moms liat dari kemampuan motorik yang sudah matang, koordinasi visual motorik yang baik, kemampuan bahasanya (bahasa ekspresif dan reseptif) sudah berkembang dengan baik, memiliki minat dan ketertarikan yang tinggi untuk membaca menulis dan berhitung, dan yang penting juga anak sudah mampu memahami instruksi sederhana.

Dijawab oleh Nidya Dwika Puteri, M. Psi

Sumber: Forum Orami - Ask The Expert

Artikel Terkait