2-3 TAHUN
13 Agustus 2019

Kapan Balita Boleh Makan Yogurt?

Apakah Si Kecil suka makan yogurt?
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Apakah Moms ingin memberikan yogurt kepada balita? Kabar baiknya adalah bahwa anak-anak berusia 6 hingga 12 bulan sudah bisa mulai mengonsumsi makanan padat, sehingga balita sudah boleh makan yogurt.

Meski begitu, ada beberapa hal yang wajib Moms ketahui tentang yogurt, ini daftarnya!

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengonsumsi Yogurt?

Perbedaan Yogurt dan Susu

balita makan yogurt

Yogurt bukanlah kental manis yang dimaniskan, tetapi merupakan produk susu fermentasi. Bahkan mereka dengan kondisi intoleransi laktosa dapat makan yogurt karena terbuat dari asam laktat sebagai yogurt.

Selain itu, protein susu dipecah dan dibuat lebih mudah dicerna. Yang paling umum diperkenalkan antara usia 9 dan 10 bulan, tetapi orang tua harus berhati-hati dengan jenis yogurt yang dibeli.

Menurut penelitian baru-baru ini, susu penuh lemak dikaitkan dengan pengaturan berat badan yang lebih baik, risiko diabetes yang lebih rendah, kadar kolesterol HDL yang lebih sehat, dan keseluruhan asupan gula yang lebih rendah.

Selain itu, data tentang asupan susu sekarang menunjukkan bahwa susu penuh lemak tidak meningkatkan risiko penyakit jantung.

Begitu pula dengan yogurt, Moms tidak perlu takut Si Kecil akan kelebihan lemak, karen konsumsi yogurt dan juga susu sekaligus.

Baca Juga: Ternyata Ini 4 Manfaat Yogurt Untuk Ibu Hamil

Yogurt Terbaik untuk Balita

balita makan yogurt

Ada hal yang harus diperhatikan saat balita makan yogurt. Yogurt bisa menjadi makanan yang sangat baik untuk balita, tetapi ini bisa menjadi junk food jika tidak berhati-hati.

Beberapa merek mengandung pemanis buatan, pewarna buatan, gula, sirup jagung fruktosa tinggi, dan pengental.

Yogurt rendah lemak dan bebas lemak mungkin memiliki zat adiktif untuk membuatnya lebih tebal.

Moms dapat membeli yogurt polos atau plain tanpa gula dan menambahkan buah favorit balita ke dalamnya.

“Untuk menghindari kebingungan, lebih baik pilih yogurt yang plain, karena tidak mengandung gula. Sebab, apapun yang memiliki rasa bisa dipastikan mengandung gula tambahan, termasuk yogurt vanila dan stroberi,” ujar Megan McNamee MPH, RDN, ahli nutrisi asal Scottsdale dan pemilik situs Feeding Littles.

Megan juga mengatakan bahwa yogurt plain pasti akan terasa lebih asam, namun Moms bisa menambahkan buah-buahan, kayu manis, sirup maple, selai kacang, atau potongan parutan kelapa yang gurih.

Baca Juga: 3 Resep Smoothie Sehat Untuk Menemani Anak Istirahat Sepulang Sekolah

Jika menggunakan blender, bisa membuat sedikit buah dan menambahkan yogurt untuk membuat smoothie.

Ukuran porsi untuk anak usia 8 hingga 12 bulan adalah 1/4 hingga 1/2 cangkir yogurt. Ketika balita mulai minum susu formula atau ASI pada usia 12 hingga 24 bulan, 1/2 cangkir yogurt dapat dibuat satu atau lebih dari enam porsi susu yang ia butuhkan per hari.

Reaksi Alergi Jika Balita Makan Yogurt

balita makan yogurt

Bila balita makan yogurt, perhatikan reaksi alergi. Kalau Si Kecil alergi susu sapi, maka sangat mungkin dia akan bereaksi pula pada yogurt yang dia makan.

Tanda-tanda tersebut dapat meliputi, gatal-gatal, gejala sulit bernapas atau asma, pembengkakan mulut atau tenggorokan, muntah atau diare dan kehilangan kesadaran.

Baca Juga: 3 Resep Sorbet Tanpa Susu untuk Balita dengan Intoleransi Laktosa

Kalau sampai terjadi hal-hal yang mengkhawatirkan segera hubungi dokter ya Moms! Apakah buah hati juga suka makan yogurt?

(TPW)

Artikel Terkait