3-12 BULAN
6 Mei 2019

Kapan Bayi Boleh Makan Pepaya? Ini Dia Penjelasannya

Baik diberikan setelah sayur-sayuran
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Memasuki usia enam bulan, bayi sudah bisa mulai dikenalkan dengan berbagai makanan padat sebagai makanan pendamping ASI.

Selain sereal dan sayuran, Moms mungkin berpikiran untuk mengenalkan buah-buahan pada si kecil, termasuk pepaya.

Mengandung berbagai nutrisi dan kaya akan antioksidan, manfaat pepaya untuk kesehatan memang tidak perlu diragukan lagi.

Pepaya juga memiliki tekstur yang sangat lembut dan mudah dicerna. Tetapi kapan bayi boleh makan pepaya?

Kapan Bayi Bisa Mulai Makan Pepaya?

Kapan Bayi Boleh Makan Pepaya 1.jpg

American Academy of Pediatrics (AAP) mengungkapkan bahwa meskipun kebanyakan dokter anak merekomendasikan agar pemberian buah baru boleh dilakukan setelah bayi mengonsumsi sayur, tidak ada bukti yang cukup kuat untuk membuktikan bahwa bayi menjadi tidak suka sayur karena sudah diperkenalkan dengan buah terlebih dahulu.

Bayi dilahirkan dengan preferensi kuat terhadap rasa manis dan urutan makanan yang diperkenalkan tidak mengubah kondisi tersebut.

Namun, disarankan agar Moms memberikan pepaya setelah bayi berusia minimal 7 hingga 8 bulan.

Baca Juga: 5 Manfaat Butternut Squash Untuk Mpasi Bayi

Apa Saja Manfaat Pepaya untuk Bayi?

Kapan Bayi Boleh Makan Pepaya 2.jpg

Beberapa manfaat kesehatan yang bisa didapatkan setelah bayi makan pepaya antara lain:

Meningkatkan sistem pencernaan bayi

Pepaya mengandung papain, enzim yang secara efektif memecah struktur makanan kompleks yang baik bagi sistem pencernaan.

Manfaat ini bisa didapatkan hanya dengan secara rutin memberikan 2-3 ons pepaya pada bayi.

Meningkatkan kekebalan tubuh bayi

Sistem kekebalan tubuh bayi masih berkembang dan tidak sekuat tubuh orang dewasa, sehingga bayi sangat rentan terkena infeksi dan penyakit.

Pepaya kaya akan vitamin C, nutrisi penting yang membantu memperkuat sistem kekebalan dan melindungi tubuh bayi dari serangan berbagai penyakit.

Mencegah penyakit kardiovaskular

Pepaya juga kaya akan folat yang membantu mengubah homocysteine menjadi asam amino. Homocysteine dapat merusak dinding pembuluh darah dan menyebabkan stroke.

Membiasakan bayi makan pepaya dapat melindunginya dari kemungkinan penyakit kardiovaskular di masa depan.

Mengatasi sembelit

Ketika bayi mengalami sembelit, cobalah untuk memberinya 2-3 ons pepaya yang sudah dihaluskan dua kali sehari.

Pepaya kaya kandungan serat dan pencahar alami yang dapat membantu mengatur pergerakan usus bayi dan mengatasi sembelit.

Baca Juga: Makanan Apa yang Baik Untuk MPASI Pertama Bayi 6 Bulan?

Tips Memberikan Pepaya untuk Bayi

Kapan Bayi Boleh Makan Pepaya 3.jpg

Meskipun bayi baik diberikan sebagai MPASI pada bayi, terdapat beberapa tips penting yang perlu Moms perhatikan.

“Meskipun buah segar seperti pepaya adalah asupan yang sehat untuk bayi, karena mengandung kadar gula yang cukup rendah dan mengandung banyak serat, bayi di bawah usia 1 tahun tidak boleh minum jus buah. Terlalu banyak mengonsumsi jus buah dapat menyebabkan penambahan berat badan dan kerusakan gigi,” kata Dr. Steven Abrams, peneliti dan ketua pediatri di University of Texas di Austin.

Bukan hanya tidak boleh diberikan dalam bentuk jus, kematangan buah pepaya juga harus sangat Moms perhatikan.

Rasakan, sentuh dan cicipi terlebih dahulu pepaya yang akan Moms berikan pada si kecil.

Jangan pernah memberikan pepaya yang belum benar-benar matang pada bayi karena dapat menyebabkan sakit dan kram perut.

Pepaya juga tidak boleh diberikan secara berlebihan pada bayi.

Pasalnya, overdosis pepaya dapat menyebabkan bayi mengalami sakit perut.

Mengatur menu MPASI yang seimbang merupakan pilihan yang tepat untuk memberikan manfaat kesehatan dari pepaya pada bayi.

Baca Juga: Resep Som Tam, Salad Pepaya Mentah dari Thailand

Selain itu, jangan lupa untuk memberikan pepaya dalam bentuk potongan-potongan kecil atau dihaluskan terlebih dahulu agar bayi lebih mudah mengonsumsinya.

Jadi, Moms sudah siap memperkenalkan pepaya pada bayi?

Yuk, ceritakan bagaimana reaksi si kecil saat pertama kali mencicipi pepaya melalui kolom komentar yang ada di bawah.

(RGW)

Artikel Terkait