TRIMESTER 2
11 Mei 2019

Kapan Ibu Hamil Mulai Alami Nyeri Punggung? Pahami Kondisi Ini!

Nyeri punggung saat hamil adalah hal yang normal terjadi.
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Selama hamil, janin yang berkembang dengan baik tentu menjadi kabar menggembirakan untuk Moms.

Sayangnya, mungkin Moms akan mengalami masalah lain selama hamil, yakni nyeri punggung.

“Masalah pada punggung akan berlangsung di trimester kedua kehamilan dan bisa berlangsung hingga akhir kehamilan,” ujar Tracy Johnson, MD, seorang dokter obgyn.

Penyebab Nyeri Punggung Saat Hamil

nyeri punggung saat hamil 01.jpg

Nyeri punggung kehamilan biasanya terjadi ketika panggul bertemu dengan tulang belakang Anda, di sendi sakroiliaka.

Ada banyak kemungkinan alasan mengapa itu terjadi. Pertama adalah berat badan bertambah.

Selama kehamilan yang sehat, wanita biasanya mengalami kenaikan 12 sampai 15 kilogram. Bayangkan saja jika tulang belakang harus menopang berat itu.

Kondisi tersebut bisa menyebabkan sakit punggung bagian bawah. Berat bayi yang tumbuh dan rahim juga memberi tekanan pada pembuluh darah dan saraf di panggul dan punggung.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengurangi Sakit Punggung saat Menyusui?

Hal lain adalah perubahan postur. Kehamilan dapat menggeser pusat gravitasi. Sebagai hasilnya, Moms mungkin secara bertahap mulai menyesuaikan postur dan cara bergerak.

Ini dapat menyebabkan sakit punggung atau ketegangan otot.

Nyeri punggung juga bisa disebabkan karena hormon berubah. Selama kehamilan, tubuh memproduksi hormon relaxin yang memungkinkan ligamen di daerah panggul lebih rileks dan sendi menjadi lebih longgar untuk persiapan kelahiran.

Hormon yang sama dapat menyebabkan ligamen yang mendukung tulang belakang menjadi kendur.

Kondisi ini akhirnya yang menyebabkan ketidakstabilan dan rasa sakit. Ingat bahwa nyeri punggung saat hamil juga bisa disebabkan karena stres.

Cara Mengatasi Nyeri Punggung Saat Hamil

nyeri punggung saat hamil 02.jpg

Memang semakin besar janin akan berpeluang nyeri pada punggung, tetapi Moms tak perlu khawatir sebab nyeri bisa berkurang jelas waktu melahirkan.

Maka dari itu, Moms perlu melakukan beberapa cara untuk mengatasinya.

Baca Juga: 4 Latihan Sederhana Untuk Melatih Otot Bayi Lebih Kuat

Olahraga teratur memperkuat otot dan meningkatkan fleksibilitas. Hal itu bisa mengurangi tekanan pada tulang belakang.

Olahraga yang aman untuk sebagian besar wanita hamil termasuk berjalan, berenang, dan bersepeda statis.

Selain itu, mengaplikasikan panas dan dingin ke punggung bisa membantu.

Jika dokter Moms memperbolehkan, mulailah dengan meletakkan kompres dingin seperti sekantong es atau sayuran beku yang dibungkus dengan handuk pada area yang menyakitkan hingga 20 menit beberapa kali sehari.

Setelah dua atau tiga hari, ganti ke pemanas. Letakkan bantal pemanas atau botol air panas di bagian yang sakit.

Hati-hati jangan sampai memanaskan perut berlebihan selama kehamilan. Kemudian, Moms wajib memperbaiki postur tubuh Moms.

Jadi menggunakan postur tubuh yang tepat saat bekerja, duduk, atau tidur adalah langkah yang baik.

Misalnya, tidur miring dengan bantal di antara lutut akan menghilangkan nyeri punggung saat hamil.

Saat duduk di meja, letakkan handuk yang digulung di belakang punggung untuk bantuan.

Letakkan kaki Moms di atas tumpukan buku atau bangku dan duduk tegak dengan bahu menghadap ke belakang.

Pengobatan alternatif seperti akupuntur juga patut dicoba. Ini adalah bentuk pengobatan Tiongkok di mana jarum tipis dimasukkan ke kulit di lokasi tertentu.

Baca Juga: Benarkah Akupuntur Meningkatkan Kesuburan? Yuk, Simak Penjelasannya

Penelitian telah menunjukkan bahwa akupunktur bisa efektif meredakan nyeri punggung bawah selama kehamilan.

Nah, apakah Moms termasuk yang pernah mengalami nyeri punggung saat hamil?

Artikel Terkait