PROGRAM HAMIL
19 Januari 2020

Kapan Tubuh Siap Hamil Anak Kedua?

Kapan tubuh siap hamil anak kedua dipengaruhi oleh organ tubuh dan hormon yang memadai
Artikel ditulis oleh Gladys
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Mengandung bayi selama sembilan bulan tentu akan memberi banyak perubahan pada tubuh Moms. Mulai dari perubahan bentuk tubuh hingga fungsi organ pun bisa berubah setelah akhirnya bayi lahir.

Meski mungkin berat badan Moms telah kembali hanya dalam beberapa bulan, namun belum tentu organ tubuh dan rahim Moms sudah siap untuk kehamilan anak kedua.

Untuk itu, sebelum tubuh Moms kembali mengulang masa kehamilan, ada baiknya tubuh dipersiapkan terlebih dahulu bagi calon anak kedua atau selanjutnya.

Baca Juga: Ini 7 Hal yang Harus Kita Persiapkan Sebelum Hamil Anak Kedua

Kapan Tubuh Siap Hamil Anak Kedua

Untuk mengetahui kapan tubuh siap hamil anak kedua, simak ulasannya berikut ini.

Terlalu Cepat Atau Terlalu Lama

1 Terlalu Cepat Atau Terlalu Lama.jpg

Foto: mdpremier.com

Kapan tubuh siap hamil anak kedua dapat diperkirakan melalui beberapa penelitian yang telah diterbitkan sebelumnya. Salah satunya sebuah studi melibatkan lebih dari 11.000.000 wanita yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association.

Hasilnya menyebutkan bahwa kelahiran bayi dari wanita yang mengandung kurang dari enam bulan setelah melahirkan anak sebelumnya memiliki 40% peningkatan risiko lahir prematur dan 61% peningkatan risiko mengalami berat badan rendah, dibandingkan dengan kelahiran bayi dari Moms yang menunggu setidaknya 18 bulan sampai dua tahun antar kehamilan.

Sedangkan kelahiran bayi dari Moms yang sebelumnya melahirkan setidaknya lima tahun sebelumnya memiliki 20-43% lebih besar untuk dilahirkan prematur hingga berat badan lahir rendah.

Baca Juga: 5 Kesalahan yang Jadi Penyebab Susah Hamil Anak Kedua

Penelitian ini juga sejalan dengan analisis yang diterbitkan oleh peneliti Agustin Conde-Agudelo, MD, MPH dan koleganya yang mempelajari 67 studi yang diterbitkan antara tahun 1966 dan 2006.

“Setelah melahirkan, interval yang direkomendasikan untuk kehamilan berikutnya adalah sekurang-kurangnya 18 bulan dan tidak lebih dari 60 bulan, untuk mengurangi risiko kelahiran yang tidak diinginkan,” ungkap Agustin, seperti dikutip dari webmd.com.

Tubuh Perlu Disiapkan

2 Tubuh Perlu Disiapkan.jpg

Foto: foxnews.com

Pemilihan waktu kapan tubuh siap hamil anak kedua bukan tanpa sebab. Dasar panggul Moms yang merupakan otot untuk mendukung rahim, kandung kemih dan usus, akan semakin terbentang saat janin tumbuh.

Persalinan normal bahkan dapat merusak bagian otot ini. Bahkan jika melakukan persalinan caesar pun, dasar panggul perlu kembali ke bentuk semula untuk mendukung kehamilan selanjutnya.

Melatih bagian otot ini secara rutin sebenarnya dapat membantunya kembali ke bentuk semula. Caranya dengan menahan otot panggul seperti sedang menahan angin, lalu lepaskan dan ulangi sebanyak yang Moms bisa.

Penyembuhan dari operasi caesar juga harus dilakukan sebelum hamil kembali, karena masih ada bekas luka pada rahim.

Baca Juga: Cara Memberi Tahu Anak Tentang Kehamilan Kedua agar Bisa Menyambut Adik Baru

Hormon Perlu Waktu Untuk Kembali

3 Hormon Perlu Waktu Untuk Kembali.jpg

Foto: lifealth.com

Kapan tubuh siap hamil anak kedua tidak hanya dipengaruhi oleh kesiapan organ, tapi juga hormon.

“Tingkat hormon kehamilan estrogen dan progesteron perlu disiapkan sebelum berpikir untuk hamil kembali,” ungkap pengarang buku kesuburan dan kehamilan, Anne Charlish, seperti dikutip dari motherandbaby.co.uk.

Menurut Office on Women's Health di U.S. Department of Health and Human Services, periode menstruasi Moms biasanya baru didapat kembali enam hingga delapan minggu atau bisa juga lebih cepat jika tidak menyusui. Jika menyusui, periode menstruasi Moms baru akan kembali dalam hitungan bulan.

Baca Juga: Sulit Hamil Anak Kedua? Masalah-Masalah Ini Mungkin Jadi Penyebabnya

Tidak hanya sistem reproduksi yang perlu pulih, kapan tubuh siap hamil anak kedua juga dipengaruhi oleh faktor kesiapan mental dan keuangan Moms dan Dads untuk menambah satu anggota lagi dalam keluarga.

Untuk itu, diskusikan bersama antara Moms dan Dads sebelum mempersiapkan kehamilan selanjutnya.

Artikel Terkait