KESEHATAN
16 Oktober 2020

Waspada Penyakit Batu Ginjal, Ketahui Penyebab dan Bentuk Pencegahannya

Hati-hati, ternyata ada beberapa kebiasaan yang bisa sebabkan batu ginjal
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Amelia Puteri

Moms, tahukah kamu bahwa ginjal memiliki fungsi yang penting bagi tubuh? Ginjal berperan penting dalam pembuangan racun dan kadar garam yang berlebihan, serta mengendalikan dan memantau keseimbangan air di dalam tubuh.

Ginjal juga berfungsi untuk mengatur tekanan darah dan kadar garam dalam darah. Untuk itu, kesehatan ginjal wajib dijaga agar terhindar dari berbagai gangguan.

Penyakit batu ginjal menjadi salah satu gangguan kesehatan sering yang menyerang ginjal.

Dilansir dari National Kidney Foundation, batu ginjal adalah endapan keras seperti batu yang terdapat di dalam ginjal, terjadi akibat terlalu banyak limbah dan tidak cukup cairan di dalam ginjal. Batu ginjal bisa berukuran kacang polong hingga bola pingpong.

Tentunya semakin besar ukuran batu ginjal, maka gejala yang ditunjukkan akan semakin jelas.

Gejalanya adalah sakit pada area pinggang, paha, dan selangkangan. Selain itu, Moms juga dapat mengalami mual dan muntah serta terdapat darah pada urin.

Supaya bisa menghindarinya, Moms harus mengetahui penyebab batu ginjal yang ternyata datang dari kebiasaan sehari-hari.

Baca Juga: Terapi Laser Holmium, Bisa Hilangkan Batu Ginjal Tanpa Operasi?

Penyebab Penyakit Batu Ginjal

penyebab batu ginjal

Foto: Orami Photo Stock

Beberapa kondisi gangguan kesehatan bisa meningkatkan risiko terjadinya batu ginjal, seperti pengidap diabetes, hipertensi, dan obesitas.

Namun ternyata, orang yang tidak memiliki penyakit tersebut juga dapat mengalami batu ginjal. Berikut beberapa penyebab penyakit batu ginjal:

1. Kurang Minum Air Putih

Tidak cukup minum air putih menjadi penyebab penyakit batu ginjal. Cara utama menjaga kesehatan ginjal adalah minum air putih yang cukup setiap harinya.

Dilansir dari penelitian The Influence of Increased Fluid Intake in the Prevention of Urinary Stone Formation, asupan cairan yang tinggi dapat meningkatkan volume urine yang melewati ginjal dan mampu mencegah terjadi batu ginjal kembali.

2. Kurang Kalsium

Tidak mendapatkan cukup kalsium juga menjadi penyebab penyakit batu ginjal. Sebaiknya penuhi kebutuhan kalsium dengan mengonsumsi susu, jeruk, brokoli, almond, yoghurt, dan keju.

Menurut Ganesh Shidham, dokter spesialis nefrologi di Columbus mengungkapkan ada dua jenis kondisi batu ginjal, yaitu batu kalsium dan batu non-kalsium.

Tingginya kadar kalsium mineral di dalam urine menyumbang sekitar 80 persen dari semua penyakit batu ginjal. Kalsium dapat mengikat dengan zat lain, seperti oksalat dan fosfat di dalam urine yang membentuk batu.

“Batu ginjal dapat terbentuk pada salah satu atau kedua ginjal. Saat hanya berada pada satu ginjal, maka mungkin tidak menimbulkan gejala apa pun. Tetapi, jika batu berukuran lebih besar, maka ia dapat menyumbat ureter dan menyebabkan rasa sakit,” ujarnya.

Baca Juga: 4 Jenis Operasi Batu Ginjal Ini Bisa Jadi Pilihan Pengobatan Moms

3. Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam

Jenis diet tertentu seperti diet tinggi garam atau gula bisa menjadi penyebab penyakit batu ginjal. Sebaiknya, penuhi nutrisi tubuh dengan gizi yang seimbang.

4. Mengonsumsi Makanan Kaya Oksalat

Kebiasaan mengonsumsi makanan kaya oksalat seperti kacang, bayam, cokelat, dan teh dalam jumlah yang besar.

Minum cola yang mengandung fosfat dan kadar gula tinggi juga memicu munculnya penyakit batu ginjal. Terlalu banyak mengonsumsi protein juga bisa berisiko sebabkan batu ginjal.

5. Genetik

Ternyata genetik juga menjadi salah satu penyebab penyakit batu ginjal. Riwayat keluarga yang pernah mengalami batu ginjal akan meningkatkan risiko kamu juga mengalami hal yang sama.

Baca Juga: Ini Dia 3 Kelompok Makanan Penyebab Batu Ginjal yang Tanpa Sadar Sering Kita Konsumsi

Gejala Penyakit Batu Ginjal

gejala penyakit batu ginjal

Foto: medicalnewstoday.com

Penyakit batu ginjal merupakan hasil penyaringan darah yang mengkristal dan akhirnya menggumpal seperti batu keras.

Kandungan pembentuk batu ginjal bisa beraneka ragam. Mulai dari kalsium, asam urat, struvit, dan sistin.

Judith Marcin, MD, seorang dokter penyakit keluarga dari Elizabeth Medical Center di Chicago, berkata bahwa pada gejala batu ginjal wanita biasanya muncul saat batu ginjal terjebak di saluran ureter yang sempit.

Sehingga menimbulkan nyeri yang hebat secara tiba-tiba. Istilah medisnya kolik ginjal.

Lebih lanjut lagi, merut Judith Marcin, penyakit batu ginjal pada wanita juga dapat menimbulkan gejala berupa nyeri saat buang air kecil, nyeri perut, mual, dan muntah, gelisah dan tidak dapat berbaring tenang.

Selain itu, gejalanya juga termasuk lebih sering buang air kecil, urin yang keluar sedikit dan keruh, terkadang disertai serpihan seperti pasir, serta demam dan menggigil, jika ada infeksi.

Nyeri di punggung, pinggang, bagian bawah tulang rusuk, perut, pangkal paha, atau kelamin, yang muncul secara tiba-tiba dan makin lama makin terasa juga menjadi gejala penyakit batu ginjal.

Terdapat darah dalam urine, tampak dari warna urin berwarna pink, merah, atau cokelat. Ini disebabkan luka di saluran kemih yang diakibatkan oleh batu ginjal.

Ada beberapa kondisi yang dapat memperbesar risiko terbentuknya penyakit batu ginjal pada wanita, yakni kurang minum, memiliki riwayat penyakit batu ginjal dalam keluarga, mengalami obesitas, menderita infeksi saluran kemih berulang, dan pernah menjalani operasi di bagian perut.

Baca Juga: Pentingnya Minum Air untuk Menghindari Batu Ginjal

Pencegahan Penyakit Batu Ginjal

pencegahan penyakit batu ginjal

Foto: Orami Photo Stock

Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Pondok Indah-Bintaro Jaya, dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp. GK, menjelaskan bahwa pola makan sehat yang bisa membantu mencegah penyakit batu ginjal.

Seperti apa tips untuk mencegah penyakit batu ginjal? Yuk simak ulasannya di bawah ini Moms.

1. Perbanyak Makanan Berkalsium Tinggi

Tips mencegah penyakit batu ginjal yang pertama adalah dengan memperbanyak makanan berkalsium tinggi. Menurut Korean Journal of Urology (2014), pola makan rendah kalsium sebenarnya meningkatkan risiko pengembangan batu ginjal simptomatik.

Penting untuk mendapatkan asupan kalsium yang cukup dalam menu makanan sehari-hari. Ada jenis makanan lain yang mengandung kadar kalsium tinggi selain susu atau keju.

"Beberapa jenis makanan yang tinggi kalsium antara lain sayuran hijau, seperti bayam, brokoli, atau bok choy, juga ikan sarden, dan ikan salmon," jelas dr. Diana

Baca Juga: 10 Makanan yang Mengandung Kalsium, Baik Dikonsumsi Ibu dan Anak

2. Kurangi Konsumsi Garam

Tips mencegah penyakit batu ginjal selanjutnya adalah dengan mengurangi konsumsi garam.

Moms mungkin juga ingin membatasi pemberian garam pada menu makanan yang dimasak, karena konsumsi garam terlalu banyak dapat memicu terbentuknya batu ginjal.

"Kandungan garam di dalam urin yang terlalu banyak akan menghambat penyerapan kalsium, dan meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal," terang dr. Diana.

Baca Juga: Makanan yang Mengandung Lebih Banyak Vitamin C dibanding Jeruk

3. Hindari Suplemen Vitamin C Dosis Tinggi

Tips mencegah penyakit batu ginjal yang selanjutnya adalah menghindari suplemen vitamin c dosis tinggi.

Meskipun suplemen vitamin C memberikan manfaat bagi tubuh, tetapi mengonsumsinya berlebihan juga dapat menjadi risiko kesehatan, termasuk memicu timbulnya batu ginjal.

"Kebiasaan mengonsumsi suplemen vitamin C, khususnya pria, menyebabkan risiko batu ginjal meningkat. Sebaiknya, pilih makanan yang mengandung vitamin C alami," jelas dr. Diana.

Jenis vitamin C alami yang aman untuk dikonsumsi seperti jeruk, jambu biji, kiwi, lemon, atau stroberi.

4. Batasi Konsumsi Protein Hewani

Tips mencegah penyakit batu ginjal yang selanjutnya adalah batasi konsumsi protein hewani.

Meskipun enak untuk dikonsumsi, penting membatasi konsumsi protein hewani. Makan daging dengan jumlah berlebihan dapat meningkatkan terbentuknya batu ginjal.

"Protein hewani yang terdapat pada daging unggas, babi, dan beberapa jenis ikan bersifat asam. Jika kandungan asam pada urin meningkat, risiko terbentuknya batu ginjal pun meningkat," kata dr. Diana.

Itu dia Moms, penjelasan mengenai penyakit batu ginjal yang bisa diketahui. Tetap jalani pola makan yang sehat dan bergizi untuk menghindari risiko penyakit fatal, ya.

Artikel Terkait