ORAMI MAGAZINE
11 Agustus 2019

Kebiasaan Minum Alkohol Turunkan Kualitas Sperma!

Cukup dikurangi atau harus stop sama sekali?
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Berbagai studi membuktikan bahwa kebiasaan mengonsumsi alkohol dapat berdampak buruk bagi kesehatan jangka panjang, baik pada pria maupun perempuan.

Pada perempuan, konsumsi alkohol dapat mempengaruhi siklus ovulasi. Oleh karena itu, calon Moms dianjurkan untuk stop mengonsumsi alkohol saat program hamil.

Dads Juga Harus Stop Mengonsumsi Alkohol?

Bagaimana dengan pria? Apakah calon Dads juga harus stop mengonsumsi alkohol saat program hamil?

Saat menjalani program hamil pria dianjurkan untuk stop mengonsumsi minuman beralkohol - ini alasannya (1).jpg

Foto: pexels.com

Dikutip dari situs web US News, konsumsi alkohol dalam jumlah sedang pun dapat membahayakan kesuburan pria. Hal itu dikatakan oleh Dr. Brian Levine, mitra pendiri dan direktur praktik CCRM New York, sebuah klinik kesuburan di New York City.

Dr. Patrick O’Brien, juru bicara Royal College of Obstetricians and Gynaecologists mengatakan, “Kebiasaan minum alkohol dapat menurunkan kadar testosteron maupun kualitas dan kuantitas sperma.”

Baca Juga: Calon Ayah Wajib Tahu, Ini 11 Hal yang Menurunkan Kualitas Sperma

Dikutip dari situs web Health Line, dampak kebiasaan mengonsumsi alkohol terhadap kesuburan pria antara lain sebagai berikut:

  • Menurunkan kadar hormon testosteron, FSH (follicle stimulating hormone), dan LH (luteinizing hormone) serta meningkatkan kadar estrogen yang pada akhirnya menurunkan produksi sperma
  • Mengecilkan ukuran testis yang dapat menyebabkan kondisi impoten atau infertilitas
  • Mengubah pelepasan gonadotropin yang berpengaruh terhadap produksi sperma
  • Memicu ejakulasi dini atau mengurangi ejakulasi
  • Mengubah bentuk, ukuran dan pergerakan sperma yang sehat

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini 5 Dampak Negatif Alkohol untuk Tubuh

Alkohol Berhubuangan dengan Kesehatan dan Obesitas

Saat menjalani program hamil pria dianjurkan untuk stop mengonsumsi minuman beralkohol - ini alasannya (2).jpg

Foto: pexels.com

Dalam sebuah studi yang diterbitkan di jurnal BMJ Open, para peneliti menganalisis kebiasaan minum alkohol 1.200 pria Denmark yang berusia antara 18 dan 28 tahun. Para peneliti juga meneliti sperma dan darah mereka.

Para pria tersebut rata-rata mengonsumsi alkohol 11 kali pada minggu sebelumnya. Jumlah itu adalah banyaknya alkohol yang mereka konsumsi setiap minggu.

Makin banyak asupan alkohol yang mereka konsumsi, makin rendah pula kualitas sperma mereka. Berdasarkan analisis para peneliti, jumlah sperma dan proporsi sperma yang bentuk dan ukurannya normal pada kelompok pria itu lebih sedikit.

Saat menjalani program hamil pria dianjurkan untuk stop mengonsumsi minuman beralkohol - ini alasannya (3).jpg

Foto: pexels.com

“Telah dibuktikan bahwa konsumsi alkohol berhubungan dengan kesehatan yang buruk dan obesitas, yaitu dua faktor penting yang diperhatikan saat menilai kesuburan seorang pria,” ujar Levine.

Baca Juga: Alkohol Jadikan Kulit Cepat Menua, Yuk Segera Hindari Moms!

Sementara, Dr. Channa Jayasena, ahli endokrinologi reproduksi dari Imperial College London mengatakan pentingnya menyoroti bahwa pria yang tidak mengonsumsi alkohol memiliki kualitas sperma paling baik dari seluruh sperma yang pernah diteliti.

Dengan demikian, menurut Jayasena, calon Dads memang perlu stop mengonsumsi alkohol saat program hamil untuk menjaga kualitas spermanya.

Selain penting untuk mendukung upaya hamil, pria perlu stop mengonsumsi alkohol saat program hamil juga untuk menjaga performa hingga kesehatan seksualnya.

Artikel Terkait