PARENTING
6 Maret 2020

Coba 4 Cara Ini untuk Menyiasati Kecemasan Berpisah pada Bayi Saat Malam

Ikuti caranya ya Moms agar Si Kecil bisa kembali tertidur
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Saat memasuki usia tujuh bulan, bayi mungkin akan bangun malam dan selalu mencari Moms. Jika siang hari saja bayi terlihat rewel, malam hari akan menjadi salah satu mimpi buruk untuk Moms. Tapi, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Beberapa orang tua mungkin akan merasa frustrasi ketika tahap ini terjadi, tetapi hal tersebut benar-benar normal dan menjadi salah satu perkembangan yang luar biasa dalam perkembangan bayi. Kecemasan berpisah berarti bayi memiliki kemampuan kognitif untuk memahami bahwa Moms ada, bahkan ketika dia tidak dapat melihat Moms.

Pakar dan konsultan tidur Brooke Nalle dari Sleepy on Hudson mengatakan, hal tersebut adalah normal. “Kecemasan pemisahan mengacu pada tonggak perkembangan yang terjadi pada sebagian besar bayi antara usia 6 hingga 7 bulan, ketika mereka mendapatkan rasa objek permanen,” ujarnya.

Mengatasi Kecemasan Berpisah pada Bayi

Untuk mengatasi kecemasan berpisah pada bayi saat malam, Moms bisa mencoba tips berikut.

1. Belajar Mulai dari Siang Hari

kecemasan berpisah pada bayi

Foto: everymum.ie

Beri kesempatan pada bayi untuk berlatih berpisah dari Moms di siang hari. Mulailah secara mudah dengan memainkan permainan "ciluk ba" bersamanya. Hilanglah dari pandangannya selama beberapa detik, kemudian muncul kembali.

Lakukan hal tersebut secara bertahap dengan terus memperpanjang waktu saat menghilang. Mulai dari hingga 30 detik dan kemudian satu menit atau lebih. Jangan tergoda untuk mendatangi Si Kecil jika dia mulai terisak sebelum batas waktu yang ditentukan. Konsistensi Moms sangat penting.

Baca Juga: 5 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Orangtua Saat Menidurkan Balita

2. Bersiaplah Terlebih Dulu

baby sleeping crib min g4lbaa

Foto: shutterstock

Jika Moms adalah full time moms dan jarang berpisah dengan bayi, mulailah menjadikannya bagian dari rutinitas mingguan. Ini akan membantu bahkan jika itu hanya sekitar satu jam atau lebih setiap minggunya. Pilih waktu yang konsisten setiap minggu dan pastikan Si Kecil melihat Moms bersiap-siap meninggalkan rumah.

Si Kecil mungkin protes pada awalnya, tetapi hal tersebut adalah bagian dari tantangan mengatasi kecemasan berpisah pada bayi. Libatkan bayi dalam proses pergi tidur. Ketika Moms mengenakan sepatu, bersikaplah optimis dan katakan sesuatu yang menenangkan. "Selalu ada periode penyesuaian, tetapi jika Anda dapat membantu fase sedikit itu akan membuat segalanya lebih mudah," kata Brooke.

Baca Juga: Apa Gejala dan Penyebab Anxiety (Kecemasan)?

3. Gantilah Rutinitas Sebelum Tidur

kecemasan berpisah pada bayi

Foto: ohbaby.co.nz

Jika Moms biasanya selalu ada sebelum bayi tidur, gantilah posisi Moms dengan dads. Mengganti rutinitas sebelum tidur akan sedikit mengurangi kecemasan berpisah pada bayi saat malam, meski awalnya bayi akan sering menangis.

"Jika mungkin, ganti peran dalam rutinitas. Misalnya, mungkin pada akhir pekan, pasangan Anda menangani tidur siang atau mandi malam hari karena mereka pulang kerja. Itu akan memberi keluarga Anda lebih banyak fleksibilitas,” jelasnya.

Baca Juga: Ini Manfaat dan Cara Agar Bayi Tidur Nyenyak

4. Jadikan Tempat Tidur sebagai Tempat yang Membahagiakan

kecemasan berpisah pada bayi

Foto: nanit.com

Penting bagi bayi untuk mengetahui tempat tidurnya sendiri dan memandangnya sebagai tempat yang bahagia. Dengan begitu, Si Kecil akan merasa aman di sana, bahkan jika Moms meninggalkannya sebentar atau saat bangun di tengah malam sendirian.

Brooke menyebutnya aklimasi buaian positif. “Semakin banyak pengalaman positif yang dimiliki di kamar bayi, maka akan semakin baik. Hadir atau bermain dengan bayi saat mereka bahagia dan keluarkan mereka dari boks bayi saat mereka masih bahagia," tandasnya.

Meski simpel, tapi tips di atas layak dicoba untuk Moms yang ingin menyiasati kecemasan berpisah pada bayi saat malam. Selamat mencoba Moms.

Artikel Terkait