BALITA DAN ANAK
11 Agustus 2019

Kegiatan Indoor Balita untuk Memicu Perkembangan Otak

Membaca dan mewarnai juga tidak kalah asyik lho Moms
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Balita adalah bola energi yang besar. Betapa sulitnya bagi orang tua untuk membuat mereka duduk di satu tempat dan fokus pada satu tugas. Betul tidak Moms?

Tiga tahun pertama kehidupan seorang anak sangat penting untuk pembelajaran dan perkembangan, dan hampir 90 persen perkembangan otak anak terjadi pada usia lima tahun pertama.

Apa yang dipelajari Si Kecil di tahun-tahun awal kehidupannya dapat membentuk masa depannya. Karena itu juga, sebagai orang tua, kita harus mencoba melibatkan anak dalam kegiatan yang mendukung perkembangan kognitifnya. Salah satunya dengan bermain.

Studi terbaru memberi tahu kami mengapa bermain di dalam ruangan merusak pertumbuhan anak-anak, kalau hal yang dilakukan adalah bermain komputer, Play Station, dan sebagainya.

Apalagi, menurut penelitian Burdette dan Whitaker, penulis buku Resurrecting Free Play in Young Children Arch Pediatr Adolesc Med, bermain di luar ruangan lebih banyak memberikan petualangan baru yang akan menstimulasi imajinasi Si Kecil.

Meski begitu, ada permainan kok Moms kegiatan indoor untuk balita yang mampu merangsang perkembangan kognitif dan linguistiknya.

Permainan sederhana ini tidak lain adalah latihan otak yang akan mengembangkan ingatannya dan keterampilan memecahkan masalah sambil mempersiapkannya untuk sekolah juga.

Berikut beberapa kegiatan indoor untuk balita yang bisa membantu perkembangan otak.

Baca Juga: 4 Kegiatan Harian yang Melatih Balita Jadi Lebih Mandiri

1. Membaca

books-bookstore-cover-256232.jpg

Kegiatan indoor untuk balita yang bisa membantu perkembangan otak yang pertama adalah membaca. Membacakan buku dengan alur sederhana, gambar, dan bahkan yang bisa diraba akan merangsang berbagai bagian otak Si Kecil.

Saat ia mendengarkan dengan seksama dan mencoba memahami ceritanya, kekuatan imajinasinya, kosa kata, konsentrasi, dan keterampilan menyimaknya akan meningkat. Anak-anak, terutama balita, mudah dipengaruhi, dan mereka belajar terutama dengan mengamati dan meniru orang tua mereka.

Jadi, dengan membaca untuk Si Kecil juga akan menanamkan kebiasaan membaca, sebuah kebiasaan yang memiliki manfaat tak terhitung banyaknya!

2. Mewarnai

best-crayons-toddler-coloring-2160x1200.jpg

Kegiatan indoor untuk balita yang bisa membantu perkembangan otak yang selanjutnya adalah mewarnai. Mewarnai akan membuatnya asyik dalam jangka waktu yang lama, dan jika dia menikmatinya, itu bisa menjadi hobi yang melekat seumur hidup.

Moms bisa mendapatkan buku mewarnai dengan gambar-gambar binatang atau bunga yang berbeda di dalamnya dan memberinya krayon.

Mewarnai dapat meningkatkan keterampilan motorik halus dan koordinasi tangan-mata sambil memberi dorongan pada imajinasinya, kekuatan konsentrasi, dan pada akhirnya, keterampilan kognitifnya. Biarkan dia mewarnai sesuka hatinya!

Baca Juga: 5 Kegiatan Indoor untuk Melatih Motorik Balita

3. Menyortir Benda-benda berdasarkan Warna atau Bentuk

images (3).jpg

Kegiatan indoor untuk balita yang bisa membantu perkembangan otak yang selanjutnya adalah menyortir benda-benda. Untuk kegiatan ini, letakkan balok, pom pom warna-warni, atau tombol warna-warni dalam sebuah kotak dan ajarkan Si Kecil untuk mengurutkannya berdasarkan warna, bentuk, dan ukuran.

Saat anak terbiasa dengan kegiatan ini, bisa naik ke atas dan minta dia untuk mengambil peralatan seperti mangkuk dan gelas stainless steel dari mesin pencuci piring dan meletakkannya di laci yang tepat yang sesuai.

Si Kecil akan segera belajar untuk menyortir dan mengelompokkan barang-barangnya sendiri dan ini memang kegiatan yang menggerakkan otak!

4. Blok Susun

accurate-boy-build-298825.jpg

Kegiatan indoor untuk balita yang bisa membantu perkembangan otak yang selanjutnya adalah bermain balok susun. Balita suka menumpuk berbagai hal! Dan sementara mereka melakukannya, keterampilan motorik halus mereka, koordinasi mata-tangan, dan keterampilan konsentrasi semakin tajam.

Biarkan dia menumpuk mainan setinggi yang dia bisa atau satu di dalam yang lain. Kegiatan ini bahkan dapat membantunya dengan identifikasi bentuk, pengenalan warna, penghitungan, dan penyortiran, untuk sedikitnya.

Baca Juga: 6 Manfaat Kegiatan Mewarnai untuk Perkembangan Balita

5. Mencoba Tekstur

blur-child-child-s-hand-2425817.jpg

Kegiatan indoor untuk balita yang bisa membantu perkembangan otak yang selanjutnya adalah bermain dengan tekstur. Ketika mereka menggunakan indera sentuhan, rasa, dan bau, itu meningkatkan fungsi kognitif mereka.

Moms dapat membuat Si Kecil menyentuh benda-benda dengan tekstur beragam seperti bola kapas, amplas, kacang-kacangan, sabun, dan yang lainnya. Biarkan dia mencoba memegangnya satu per satu dan menggambarkan teksturnya.

Ini akan meningkatkan genggamannya dan memicu inderanya. Mengolah genggaman anak sejak dini juga penting karena genggaman yang baik adalah kunci untuk tulisan tangan yang baik.

Itulah beberapa kegiatan indoor untuk balita yang bisa membantu perkembangan otak. Selamat mencoba Moms!

(TPW)

Artikel Terkait