NEWBORN
17 Agustus 2020

6 Keistimewaan Bayi Prematur yang Perlu Moms Ketahui

Ketahui keistimewaan bayi lahir prematur berikut ini, ya, Moms.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Kelahiran bayi prematur memang pada dasarnya tidak diinginkan oleh orang tua. Bayi yang lahir prematur identik dengan rentan terserang penyakit atau perkembangannya yang terhambat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, kelahiran prematur dikatakan ketika bayi lahir kurang dari 37 minggu usia kehamilan. Bayi juga bisa lahir sangat prematur ketika masih berusia kurang dari 28 minggu.

Banyak yang menyebabkan bayi bisa lahir prematur. Namun, sebagai orang tua, Moms tidak boleh hanya berfokus pada sisi negatif saja.

Bayi yang lahir prematur bisa tumbuh dan berkembang dengan fisik yang sehat serta jiwa yang kuat. Nah, berikut ini keistimewaan bayi prematur jika dilihat dari sisi psikologi.

Baca Juga: Metode Kanguru untuk Perawatan Bayi Prematur

Keistimewaan Bayi Prematur

Bayi prematur biasanya terjadi pada bayi laki-laki, anak pertama, bayi kembar, atau kembar tiga.

Ibu yang berusia tua saat melahirkan juga berisiko melahirkan bayi prematur. Ketika Moms merokok atau punya kondisi kesehatan lain, pun berisiko melahirkan bayi prematur.

Namun, studi dari Journal of American Medical Association mengungkapkan bahwa bayi yang lahir prematur bisa tumbuh sehat dan tidak memiliki masalah medis yang berat saat dewasa.

Justru, mereka adalah orang-orang istimewa yang mampu bertahan dan kuat sejak lahir.

“Seseorang yang lahir prematur mampu menjalani kehidupan yang sehat dan tangguh dengan fungsi keseluruhan tubuh baik saat dewasa,” ungkap Dr. Casey Crump, peneliti dari Department of Family Medicine and Community Health di Icahn School of Medicine.

Bayi prematur dapat memiliki fisik yang prima sampai dewasa. Ini dia berbagai keistimewaan bayi prematur yang harus diketahui orang tua:

1. Lebih Dekat dengan Orang Tua

6 Keistimewaan Bayi Prematur

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari laman Healthy Children, bayi yang lahir prematur dapat mengalami kesulitan pernapasan sehingga membutuhkan oksigen ekstra.

Bayi yang lahir prematur juga mungkin tidak akan menangis sekencang bayi yang lahir tepat pada waktunya.

Saat bayi lahir, Moms mungkin saja tidak bisa melihat atau menggendongnya langsung. Sebab, biasanya bayi akan dimasukkan ke ruang inkubator terlebih dulu.

Namun, hal ini justru akan membuat perhatian Moms dan Dads bertambah kali lipat lebih banyak pada Si Kecil.

Moms akan berusaha untuk menjaga dan memastikan kesehatannya dengan baik.

Sudah tidak dapat dipungkiri, bayi yang lahir prematur sangat rentan di tahun pertamanya, sehingga peran orang tua sangat dibutuhkan.

Studi dari Acta Paediatrica mengungkapkan, pentingnya untuk skin-to-skin pada bayi yang lahir prematur.

Jika bayi sudah bisa keluar dari inkubator, Moms harus melakukan skin-to-skin pada Si Kecil. Hal ini mendukung peningkatan hasil neurologis dan neurobehavior pada bayi prematur.

Studi ini juga mengungkapkan, rasa cinta yang ditunjukkan oleh orang tuanya seperti melalui bentuk sentuhan akan mampu mengurangi rasa sakit yang dialami bayi prematur.

Secara tidak langsung, keistimewaan bayi prematur adalah segi emosionalnya yang lebih terikat dengan orang tua.

Meskipun begitu, Moms perlu waspada karena orang tua akan lebih mudah stres saat memiliki bayi yang lahir prematur.

Rasa khawatir kadang tidak bisa dihindari. Namun, selama kondisi bayi sehat, Moms harus mampu mengelola stres dengan baik.

Ketika orang tua bahagia dan tenang, maka Si Kecil juga bisa merasakannya.

Baca Juga: Bayi Prematur Bisa Tumbuh Normal dan Sehat, Berikut Penelitiannya

2. Mampu Berprestasi di Sekolah

keistimewaan bayi prematur di sekolah

Foto: Orami Photo Stock

Kebanyakan orang tua dari bayi yang lahir prematur sering merasa khawatir kalau anaknya akan terhambat sekolahnya.

Mungkin Moms sering membaca banyak informasi yang mengungkapkan, anak yang lahir prematur akan memiliki keterlambatan saat mengikuti pelajaran.

Faktanya, Moms jangan terpaku pada hal tersebut. Anak-anak yang lahir prematur tetap mampu berprestasi di sekolah.

Hal ini diungkapkan studi dari Institute for Policy Research di Northwestern University dan Northwestern Medicine.

Studi tersebut menunjukkan bahwa anak-anak yang lahir prematur tetap mampu sekolah tepat pada waktunya. Mereka juga mampu menunjukkan bakat di sekolahnya.

Hal ini menunjukkan anak-anak yang lahir prematur tetap dapat berprestasi.

Namun, sebagai catatan adalah dukungan ekstra dari keluarga atau sekolah sangat dibutuhkan.

Lantas, bagaimana cara Moms dan Dads untuk mendukung prestasi anak di sekolah?

Paling utama dengan tidak meragukannya, stop untuk khawatir berlebihan, percaya pada kemampuan anak, dan bantu anak untuk menemukan kelebihannya.

“Biasanya orang tua sibuk mencegah perilaku yang buruk sehingga melupakan hal-hal yang baik. Sebenarnya, memberikan pujian pada anak yang sudah melakukan hal baik dan sederhana mampu meningkatkan rasa percaya dirinya. Jangan lupa memberikannya ciuman dan pelukan,” ungkap Dr. Amanda Jackson dari New Orleans.

Dilansir dari WebMD, hal yang harus orang tua dengan anak lahir prematur adalah memantau perkembangannya dengan baik.

Pastikan ia bertumbuh sesuai dengan anak-anak seusianya. Namun, Moms tetap tidak dapat menutup mata apabila menemukan perbedaan dengan anak.

Lebih baik langsung konsultasikan dengan psikolog atau dokter anak untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

3. Respon Otak Lebih Peka pada Sentuhan

keistimewaan bayi prematur, Respon Otak Lebih Peka pada Sentuhan

Foto: Orami Photo Stock

Ketika Moms hamil dan memasuki trimester ketiga, maka pertumbuhan bayi di dalam kandungan semakin meningkat.

Pada tahapan ini, perkembangan otak janin juga semakin meningkat. Lantas, bagaimana dengan keistimewaan bayi prematur yang satu ini?

Jurnal dari Lancet Neurology memang mengungkapkan bahwa anak-anak yang lahir prematur akan mengalami penurunan volume otak pada usia 7-15 tahun.

Namun, bukan berarti tidak ada usaha yang bisa Moms lakukan. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan mulai dari bayi masih baru lahir.

Keistimewaan bayi prematur adalah respon otak yang lebih kuat terhadap sentuhan lembut melalui kontak fisik dengan orang tua atau staf di rumah sakit selama perawatan.

Untuk itu, proses skin-to-skin sangat dibutuhkan ketika bayi baru lahir.

Sentuhan dan pendengaran adalah indra pertama yang berkembang, sehingga melalui proses skin-to-skin menjadi cara bayi untuk belajar berkomunikasi.

“Proses sentuhan ini bisa menjadi awal yang baik untuk perkembangan otak anak pada masa mendatang,” ungkap Francis McGlone dari Liverpool John Moores University, Inggris.

Selain itu, penelitian yang dilakukan di Jenewa, Swiss membuktikan mendengarkan musik dari bayi yang lahir prematur mampu memiliki efek positif dan penyeimbang bagi perkembangan otaknya.

Studi yang dipimpin oleh Dr. Petra Huppi di University of Geneva ini memainkan lagu lima kali per minggu, dengan tujuan untuk membantu bayi bangun, merangsang bayi yang sudah bangun, dan membantu bayi untuk tidur.

Hasilnya, jaringan saraf bayi prematur yang mendengarkan musik jauh lebih kuat daripada bayi prematur yang tidak mendengarkan musik.

Secara tidak langsung, hal ini bisa Moms lakukan untuk menunjang perkembangan otak bayi agar dia tidak nantinya tidak berbeda dengan bayi yang lahir tepat waktu.

Baca Juga: 7 Cara Merawat Bayi Prematur di Rumah

4. Dapat Bertumbuh dengan Optimal

keistimewaan bayi prematur, Dapat Bertumbuh dengan Optimal

Foto: Orami Photo Stock

Moms mungkin merasa khawatir ketika bayi prematur lahir dengan tubuh yang sangat kecil.

Sebenarnya tidak perlu terlalu takut, karena bayi yang lahir prematur juga bisa tumbuh dan memiliki tinggi badan yang normal ke depannya.

Dilansir dari Baby Center, sebagian besar bayi yang lahir prematur akan mengejar ketinggalan ukuran untuk bayi lain seusia mereka di tahun pertama. Hal ini membuat tinggi badan anak bisa mencapai sewajarnya seperti anak-anak seusianya.

Maka, hal yang bisa Moms lakukan adalah memenuhi nutrisinya dengan baik, bukan hanya sekadar menambahkan porsi makannya.

National Library of Medicine US mengungkapkan, kekurangan gizi dapat menghambat pertumbuhan anak dan membuat mereka tidak mampu tinggi rata-rata. Karena itu, makanan dengan nutrisi seimbang diperlukan.

Adapun beberapa nutrisi yang diperlukan untuk mendukung tinggi badan anak berkembang optimal adalah protein, karbohidrat kompleks, dan beberapa vitamin seperti vitamin D dan B.

Beberapa mineral penting seperti kalsium, magnesium, kalium, dan zat besi juga bisa Moms berikan untuk mendukung perkembangan anak.

Beberapa buah dan sayuran kaya akan mineral, bersama dengan kacang-kacangan, daging, dan produk susu.

Asupan mineral yang tercukupi membantu meningkatkan pertumbuhan yang sehat dan peningkatan tinggi badan.

Baca Juga: Bayi Prematur Berisiko Tinggi Terkena Epilepsi, Benarkah?

5. Kedekatan dengan Kakak

keistimewaan bayi prematur sebagai pondasi keluarga

Foto: Orami Photo Stock

Ada pernyataan dari para peneliti dari National Institute of Health and Welfare, yaitu semakin prematur usia bayi lahir, maka ia akan menjadi anak terakhir di sebuah keluarga.

Ya, hal ini sering dihubungkan dengan tingkat stres yang dialami oleh orang tua dengan bayi prematur.

Jika ia adalah bayi pertama, maka besar kemungkinan ia akan menjadi anak tunggal di keluarga.

Namun, ketika bayi prematur mempunyai kakaknya, maka hal ini akan mendekatkan hubungan persaudaraan di antara mereka.

Mengapa demikian? Begini, Moms, studi dari BioMed Research International mengungkapkan, anak-anak yang lahir prematur akan mengalami kesulitan pada tahun-tahun pertama kehidupannya.

Mulai dari tingkat kewaspadaan, perhatian, aktivitas, dan daya tanggapnya akan lebih kecil dibandingkan dengan anak-anak yang lahir tepat waktu.

Perbedaan ini mungkin akan berpengaruh pada pertumbuhannya. Namun, keberadaan kakak di sisinya bisa membantu perkembangannya lebih optimal.

Moms harus memberitahu kondisi sebenarnya pada anak yang lebih tua.

Jelaskan bahwa adik perempuan atau laki-lakinya lahir dalam keadaan yang berbeda, sehingga membutuhkan perhatian yang lebih besar.

Nah, dengan mendidik anak melalui cara tersebut, maka ia lebih belajar untuk memerhatikan adiknya lebih baik lagi.

Ikatan kakak dan adik yang kuat dapat mendatang banyak manfaat mulai dari meningkatkan kedekatan, menjaga kesehatan fisik dan mental dengan baik.

Bahkan, disebutkan menghabiskan waktu bersama orang yang dicintai membantu mengurangi tingkat stres.

Saudara kandung dapat melindungi diri dari efek negatif stres, sejak masih anak-anak.

Bisa dikatakan bahwa keistimewaan bayi prematur adalah bisa menjadi pondasi yang kuat untuk sebuah keluarga.

6. Interaksi Sosial yang Khusus

keistimewaan bayi prematur di lingkungan sosial

Foto: Orami Photo Stock

Anak-anak yang lahir prematur membutuhkan bimbingan dan dukungan orang tuanya dalam masalah sosial dan emosional.

Dilansir dari laman Raising Children, anak yang lahir prematur mungkin mengalami kesulitan menyesuaikan diri dengan lingkungannya, mengikuti, hingga bersosialisasi dengan anak-anak dan orang dewasa lainnya.

Anak-anak prematur lebih mungkin memiliki kondisi seperti gangguan hiperaktif defisit perhatian (ADHD), gangguan spektrum autisme, kegelisahan, dan depresi.

Namun, hal ini tidak secara umum terjadi, sehingga Moms tetap dapat mengembangkan kemampuan bersosialisasinya.

Tanamkan rasa percaya diri padanya sehingga ia tidak merasa berbeda dengan anak-anak lain seusianya.

Baca Juga: Benarkah Menyusui Bayi Prematur Harus Lebih Sering?

Itulah Moms keistimewaan bayi prematur yang harus Moms pahami.

Jadi, setiap anak punya keunikan tersendiri dan terpenting tetap jaga kesehatan tubuhnya dengan baik, ya!

Artikel Terkait