DI ATAS 5 TAHUN
14 Juli 2020

5 Jenis Kelainan Penis Pada Anak Laki-Laki

Sebagian besar terjadi sebagai kondisi bawaan lahir
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Pada sebagian besar kasus, kelainan penis anak laki-laki tidak menyebabkan masalah kesuburan maupun reproduksi di masa depan. Namun, ada pula kelainan penis yang bisa menyebabkan rasa sakit dan mengganggu kelancaran buang air kecil.

Kelainan penis umumnya terbentuk di masa perkembangan janin saat Si Kecil masih dalam kandungan, tapi bisa juga berkembang kemudian seiring pertumbuhannya.

Jenis Kelainan Penis Anak Laki-laki

Yuk Moms, baca sampai selesai untuk tahu lebih banyak tentang berbagai jenis kelainan penis pada anak laki-laki dan dampaknya.

1. Aposthia

5 Jenis Kelainan Penis Pada Anak Laki-Laki 1.jpg

Foto: Romper.com

Aposthia adalah jenis kelainan penis bawaan lahir yang termasuk langka, dimana anak laki-laki terlahir tanpa foreskin atau kulit yang menyelimuti kepala penis.

Pembentukan foreskin sendiri sangat bergantung pada hormon androgen serta reseptor androgen, yang biasanya dimulai di bulan ketiga kehamilan dan mulai tertutup di bulan kelima kehamilan.

Baca Juga: 5 Masalah Penis Pada Anak Laki-Laki Dan Cara Mengatasinya

2. Chordee

5 Jenis Kelainan Penis Pada Anak Laki-Laki 2.jpg

Foto: Believeperform.com

Diperkirakan sekitar 1 dari 200 anak laki-laki lahir dengan chordee, sebuah kondisi kelainan penis anak laki-laki bawaan lahir dimana bagian kepala atau ujung penis melengkung secara tajam ke atas atau ke bawah.

Melansir healthline.com, chordee kemungkinan terjadi akibat perkembangan penis terhenti di sekitar minggu ke-10 kandungan. Namun, chordee juga bisa terjadi akibat melakukan prosedur sunat saat penis sedang dalam kondisi meradang, sehingga bekas luka menjadi tebal dan menarik kepala penis ke atas atau ke bawah.

3. Penis Berselaput

5 Jenis Kelainan Penis Pada Anak Laki-Laki 3.jpg

Foto: Janod.com

Menurut sebuah studi dari National Institutes of Health, penis berselaput (webbed penis) adalah kondisi bawaan lahir dimana kulit penis menyambung dengan kulit testis hingga terlihat seperti selaput. Pada sebagian kecil kasus, ada pula penis yang langsung menempel pada testis.

Kelainan ini membuat penis Si Kecil tampak jauh lebih kecil dari ukuran aslinya, dan harus segera dioperasi supaya tidak menyebabkan rasa sakit atau kesulitan berhubungan seksual saat dewasa nanti.

Baca Juga: Kenapa Bayi Laki-laki Senang Memegang Alat Kelaminnya Sendiri?

4. Hipospadia

5 Jenis Kelainan Penis Pada Anak Laki-Laki 4.jpg

Foto: Cypsc.ie

Pada kondisi normal, lubang kencing atau ujung saluran saluran pembuangan air seni terletak di ujung kepala penis. Namun, ada pula kasus dimana anak laki-laki terlahir dengan kelainan penis hipospadia, sebuah kondisi dimana lubang kencing justru berada di bagian bawah penis.

Tergantung tingkat keparahannya, lubang kencing bisa terletak di bagian kepala atau dasar penis, di tengah batang penis, atau bahkan di bawah testis.

Kelainan penis anak laki-laki yang cukup umum ini biasanya ditangani dengan prosedur operasi untuk memposisikan ulang lubang kencing dan meluruskan penis di sekitar usia 3-18 bulan.

5. Epispadia

5 Jenis Kelainan Penis Pada Anak Laki-Laki 5.jpg

Termasuk kelainan penis yang jarang ditemui, epispadia adalah kondisi dimana uretra tidak berkembang dengan sempurna sehingga penis berbentuk pendek dan lebar dengan kelengkungan abnormal.

Kondisi ini juga bisa membuat lubang kencing berada pada tempat yang tidak biasa, seperti di bagian sisi, bagian atas, atau bahkan terbuka di sepanjang batang penis, sehingga menyulitkan saat buang air kecil.

Anak dengan kasus epispadia parah perlu melakukan prosedur operasi dengan metode khusus untuk mengembalikan bentuk dan fungsi penis normal.

Baca Juga: 5 Masalah Kesehatan Alat Kelamin pada Bayi, Perlu Moms Waspadai!

Sebagian besar jenis kelainan penis anak laki-laki memang tidak bisa dicegah dan dihindari, tapi Moms tetap perlu mengajarkan Si Kecil untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim supaya tidak terkena infeksi maupun penyakit lainnya.

Nah, apa Moms tahu masalah penis apa saja yang bisa dialami oleh anak laki-laki?

Artikel Terkait