KEHAMILAN
20 Agustus 2020

7 Kelebihan Bayi Sungsang Secara Medis dan Mitos, Sudah Tahu?

Bayi sungsang rupanya memiliki beberapa kelebihan, baik secara medis ataupun mitos
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Sekitar 3-4 persen dari semua kehamilan menunjukan kondisi bayi sungsang. Kehamilan sungsang terjadi ketika posisi kepala bayi ada di atas dan kaki diarahkan ke jalan lahir.

Ini jelas berbeda dengan kehamilan normal yang menunjukan posisi kepala ada di bawah atau dekat jalan lahir. Sehingga, kehamilan bayi sungsang akan menunjukan beberapa tantangan yang berbeda untuk Moms dan Si Kecil.

Baca Juga: Mengenal Bicornuate Uterus, Kelainan Rahim Berbentuk Hati

Kelebihan Bayi Sungsang

Namun, dibandingkan fokus pada tantangan dan hal negatif, Moms juga dapat mengambil sisi positifnya dengan mencari tahu kelebihan bayi sungsang. Mungkin kelebihan bayi sungsang tidak akan sebanyak bahayanya, tetapi setidaknya ini bisa membuat Moms lebih tenang.

Berikut adalah kelebihan bayi sungsang secara medis beserta kelebihan bayi sungsang secara mitos yang ada di masyarakat:

1. Pertanda Kelainan Uterus

kelebihan bayi sungsang: pertanda kelainan uterus

Foto: Orami Photo Stock

Kelebihan bayi sungsang yang pertama adalah sebagai pertanda kelainan uterus. Ada beberapa kondisi yang jadi penyebab posisi bayi sungsang. Jika Moms memiliki rahim yang berbentuk tidak normal atau memiliki komplikasi lain seperti fibroid di dalam rahim, maka posisi bayi akan sungsang atau tidak bisa normal.

Fibroid adalah tumor jinak yang tumbuh di uterus dan dapat mempengaruhi kesuburan dan peluang kehamilan. Fibroid uterus sangat umum terjadi pada wanita.

Dikutip dari Women's Health, fibroid uterus 20-80 persen terjadi pada wanita dikisaran usia 50 tahun dan 30 persen terjadi pada wanita berusia antara 25 dan 44 tahun yang memang memiliki gejala fibroid. Itu berarti fibroid rahim adalah hal yang umum terjadi selama wanita masih mengalami masa subur.

Karena fibroid uterus membuat kondisi bentuk rongga rahim yang tidak normal, maka bayi tidak dapat menyelaraskan dirinya selama di uterus dan berujung pada posisi sungsang.

Kondisi lain yang bisa jadi penyebab bayi sungsang adalah bicornuate uterus. Bicornuate uterus sering disebut uterus berbentuk hati. Berbeda dari uterus normal, kondisi ini menyebabkan wanita memiliki dua rongga siam dengan dinding di bagian dalam dan sebagian terbelah di luar.

Wanita dengan uterus berbentuk hati biasanya tidak memiliki masalah dengan konsepsi atau kehamilan awal, tetapi masalah bisa timbul di kemudian hari karena bayi memiliki lebih sedikit ruang untuk tumbuh dan bergerak.

Tanpa ruang gerak tambahan, bayi berpotensi mengalami IUGR atau Intrauterine Growth Restriction yang berpotensi menyebabkan masalah lain dalam kehamilan. Hasil umum lainnya dari kehamilan dengan uterus berbentuk hati adalah bayi sungsang.

Persalinan normal untuk bayi sungsang ini mungkin dan bisa saja aman. Namun, banyak penyedia layanan kesehatan dan rumah sakit di berbagai daerah akan memiliki aturan yang lebih ketat seputar kelahiran sungsang pada wanita dengan bicornuate uterus.

Merupakan hal yang umum bagi penyedia layanan kesehatan ketika mereka tidak terlatih untuk membantu proses lahiran normal pada wanita dengan bicornuate uterus dan hamio bayi sungsang. Akhirnya mereka akan menyarankan untuk melakukan persalinan dengan bedah caesar.

Ini semua mungkin tergantung pada di mana rahim membelah dan seberapa baik rahim tersebut selama masa kehamilan. Jika Moms memiliki rahim berbentuk hati dan berharap melahirkan secara normal, penting untuk menemukan penyedia layanan kesehatan atau rumah sakit yang memiliki pengalaman dengan kondisi serupa.

2. Kemungkinan Hamil Anak Kembar

kelebihan bayi sungsang: kehamilan kembar

Foto: Orami Photo Stock

Kelebihan bayi sungsang yang selanjutnya adalah Moms mungkin hamil anak kembar! Pada kehamilan kembar, lazimnya ada satu atau bahkan kedua bayi berada dalam posisi sungsang. Posisi bayi di uterus atau rahim akan sangat menentukan bagaimana si kembar akan dilahirkan melalui vagina (normal) atau melalui operasi caesar.

Robin Elise Weiss, PhD, MPH, Childbirth and Postpartum Educator yang juga Doula Bersertifikat asal Amerika Serikat, mengatakan sekitar 40% kehamilan kembar akan menunjukan kedua bayi yang posisinya sama-sama memiliki kepala di bawah atau vertex. Sebanyak 30 persen lainnya memungkinkan bayi pertama (Twin A) dalam kondisi kepala di bawah dan Twin B dalam posisi sungsang. Pada dua kondisi ini, dapat diterima dan dipertimbangkan untuk melakukan persalinan normal.

"Ada beberapa skenario di mana operasi bedah caesar dianjurkan dalam kelahiran kembar, seperti ketika kedua bayi dalam posisi sungsang. Biasanya, ini diketahui ketika Anda menjalankan USG. Namun, di akhir masa kehamilan si kembar dapat mengubah posisi," ujarnya seperti dikutip dari Very Well Family.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini 4 Posisi Bayi dalam Kandungan

3. Terhindar dari Risiko Terlilit Tali Pusar

terlilit-tali-pusar.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kelebihan bayi sungsang yang selanjutnya adalah terhindar dari risiko terlilit tali pusar. Terlilit tali pusar adalah kondisi di mana tali pusar melilit leher Si Kecil dan dapat terjadi selama kehamilan, persalinan, atau kelahiran. Tali pusar adalah sumber kehidupan Si Kecil karena membantu memberi oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan.

Ketika bayi sungsang, maka tali pusar yang biasanya melilit leher bayi yang terus bergerak di dalam perut tidak akan terjadi. Ini dikarenakan posisi kepala di atas dan sebaliknya di bawah adalah posisi bokong yang mana cukup besar atau tidak akan dapat masuk pada lilitan tali pusar.

Ini menjadi kelebihan bayi sungsang karena membuat Moms terhindar dari komplikasi. Komplikasi dengan tali pusar biasanya terjadi saat persalinan. Tali pusar dapat menjadi padat selama kontraksi dan itu dapat mengurangi jumlah darah yang dipompa ke bayi. Ini juga dapat menyebabkan detak jantung bayi menurun, penurunan pergerakan janin, serta penurunan perkembangan atau persalinan yang lebih rumit jika terjadi pada awal kehamilan.

4. Punya Indera Keenam

kelebihan bayi sungsang: punya indera keenam

Foto: Orami Photo Stock

Tinggal di Indonesia tentu akan terus bersinggungan dengan mitos, terlebih pada beberapa daerah yang masih memiliki kepercayaan khusus. Dikutip dari berbagai sumber, mitos bayi sungsang juga banyak diperbincangkan oleh orang-orang yang berasal dari Jawa dan Sunda.

Baik masyarakat Jawa maupun Sunda percaya bahwa ada kelebihan bayi sungsang, yakni memiliki indera keenam alias bisa melihat alam gaib dan makhluk halus.

Percaya atau tidak, konon kelebihan bayi sungsang adalah bisa meramalkan masa depan. Mereka juga cenderung menyukai hal-hal yang bersifat spiritual.

Baca Juga: Bayi Terlilit Tali Pusar, Apakah Bisa Melahirkan Secara Normal?

5. Cerdas

kelebihan bayi sungsang: cerdas

Foto: Orami Photo Stock

Masyarakat Jawa dan Sunda pun percaya bahwa kelebihan bayi sungsang lainnya adalah kecerdasan. Bayi sungsang konon diberkati dengan kecerdasan di atas rata-rata.

Sebagian besar orang Jawa percaya, anak yang lahir sungsang diberkati dengan kesaktian. Mereka juga dianggap unik, cerdas, bahkan memiliki indera keenam dan disertai kecerdasan di atas rata-rata anak normal lainnya.

6. Memiliki Kesaktian

kelebihan bayi sungsang: punya kesaktian

Foto: Orami Photo Stock

Masyarakat Sunda juga percaya bahwa kelebihan bayi sungsang lainnya adalah memiliki kesaktian. Di tanah Sunda, bayi yang lahir dengan posisi sungsang disebut turujul dan memiliki kesaktian.

Ketika dewasa, bayi sungsang kerap dipercaya memiliki kemampuan menyembuhkan orang sakit atau menolong orang bahkan meramal masa depan.

7. Pembawa Rezeki

kelebihan bayi sungsang: pembawa rezeki

Foto: Orami Photo Stock

Kelebihan bayi sungsang lainnya adalah dipercaya sebagai pembawa rezeki. Anak yang lahir sungsang diyakini sangat istimewa. Mereka membawa rezeki serta berkepribadian dewasa meskipun gaya hidupnya asal dan cenderung menyukai hal-hal yang bersifat spiritual.

Baca Juga: Posisi Bayi Sungsang, Ini Semua Hal yang Perlu Moms Ketahui!

Itulah beberapa kelebihan bayi sungsang secara medis dan mitos. Jadi, apakah Moms akan percaya pada ini semua?

Artikel Terkait