KEHAMILAN
1 Agustus 2019

Kelola Stres saat Hamil dengan Cara Ini

Saat masa kehamilan, seorang ibu dapat mengalami stres. Begini cara mengelola stres saat hamil agar tidak mengganggu kesehatan janin.
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Masa kehamilan memang bukan perjalanan yang mudah bagi seorang wanita.

Begitu banyak hal yang berubah dalam waktu hanya 9 bulan saja, namun baik tubuh maupun pikiran Moms harus mampu menyesuaikan diri dengan adaptasi tersebut.

Akhirnya, banyak pertanyaan yang muncul dalam pikiran Moms, seperti:

“Apakah asupan gizi untuk bayi sudah tercukupi dengan baik?”

“Apakah kandunganku sehat-sehat saja?”

“Bagaimana nanti aku bisa mengurus anak pertamaku?” atau “Apakah aku bisa menjadi ibu yang baik untuk anak-anakku?”.

Sekian banyak pertanyaan yang muncul dalam pikiran Moms, akhirnya tak jarang menimbulkan stres.

Setiap orang pada dasarnya wajar mengalami stres dalam hidupnya, karena berbagai banyak masalah yang terjadi, terutama pada masa kehamilan. Saat hamil, tubuh akan mengalami peningkatan dan perubahan kadar hormon.

Baca Juga : 4 Masalah Janin Ini Terjadi Akibat Stres Pada Ibu Hamil

Nah, ledakan kortisol dan hormon stres lainnya dapat terjadi ketika masa hamil yang akhirnya memengaruhi pikiran seorang ibu hamil.

Kondisi ini yang menyebabkan Moms mudah merasa stres.

Namun, sebaiknya ibu hamil harus mampu mengelolanya karena stres berlebihan dan berkelanjutan takkan berdampak bagi kesehatan janin dan pertumbuhan bayi ke depannya.

Nyatanya, stres berlebihan dan berkelanjutan saat masa kehamilan berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah hingga risiko kelahiran prematur.

Tak hanya itu, jurnal Early Human Development mengungkapkan seorang wanita hamil yang merasa stres dan tertekan hampir 40 persen melahirkan bayi dengan masalah tidur daripada wanita yang tidak.

Stres yang dialami oleh Moms saat hamil ternyata dapat memengaruhi bagian otak yang mengatur siklus tidur dan bangun anak.

Padahal, pola tidur yang tepat sangat penting untuk perkembangan anak sehingga dapat dikatakan stres dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.

Stres dapat Membuat Emosi Tidak Stabil

Kelola Stres saat Hamil dengan Cara Ini-2.jpg

Foto: huggies

Stres yang dialami saat masa kehamilan juga dapat membuat emosi Moms tidak stabil.

Nah, hal ini mampu memengaruhi kondisi psikis ibu hamil.

Sebenarnya baik emosi positif atau negatif mempunyai peranan dalam pembentukan karakter manusia. Namun, kepercayaan yang muncul bersamaan emosi negatif tersebut.

“Kondisi psikis ibu saat hamil ikut menentukan kondisi bayi baik secara fisik atau psikis. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa kestabilan emosi ibu ternyata mempengaruhi kondisi kestabilan emosi anak,” ungkap Astrid Hendrawati, yang sudah berpengalaman lebih dari 3 tahun di bidang Awareness Meditation Facilitator Stress Release - Forgiveness Therapy.

Terkadang stres muncul dari ekspektasi yang tak terwujud atau rasa kekhawatiran yang berlebihan.

Baca Juga : 3 Manfaat Berpegangan Tangan dengan Suami, Bisa Hilangkan Stres!

Nah, untuk memutuskan kepercayaan negatif yang muncul dalam diri sendiri itu dimulai dengan memaafkan diri sendiri, lalu bisa menerima dan memaafkan orang lain yang terdekat dengan kita.

“Kepercayaan-kepercayaan negatif tersebut perlu untuk disadari lalu kemudian dilepaskan dan dimaafkan agar tidak menjadi keyakinan yang menurun ke bayi atau anak,” lanjut Astrid pada saat Kulwap Orami Community, Jumat (14/6) lalu.

Selain itu, beberapa cara ini bisa dilakukan agar Moms dapat mengelola stres dengan baik agar tidak menurun kepada anak nantinya, yaitu:

  • Meluangkan waktu untuk berolahraga atau melakukan aktivitas yang disukai. Moms bisa mencoba yoga atau pilates untuk ibu hamil yang tak hanya menjaga kesehatan tubuh namun juga kesehatan pikiran.
  • Apa yang dimakan selama hamil memengaruhi kondisi tubuh Moms. Untuk itu, konsumsi makanan dengan gizi yang seimbang dan pastikan cairan tubuh Moms terpenuhi dengan baik.
  • Luangkan waktu untuk mengobrol bersama pasangan, teman terdekat, atau keluarga agar bisa mencurahkan perasaan dalam hati. Jangan memendam semua dalam hati.

Itulah yang bisa dilakukan untuk mengelola stres.

Jika stres yang dialami sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, membuat sulit tidur, dan bikin resah setiap saat, tak ada salahnya Moms konsultasi ke dokter karena bisa berisiko terkena depresi.

Jaga kesehatan badan dan pikiran Moms selama hamil agar terhindar dari hal yang tak diinginkan, ya!

(DG/CAR)

Artikel Terkait