KESEHATAN
12 Juni 2019

Keluarnya Gumpalan Darah Saat Menstruasi, Apakah Pertanda Kesehatan yang Buruk?

Kondisi kesehatan kita mempengaruhi gumpalan darah saat menstruasi
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Setiap bulannya, perempuan akan mengalami menstruasi dan sebagian besar pasti mengalami adanya gumpalan darah saat menstruasi.

Gumpalan darah saat menstruasi ini adalah campuran sel darah, jaringan dari lapisan rahim, dan protein dalam darah.

Tekstur gumpalan haid ini berupa jelly berwarna merah terang atau merah gelap dan ukurannya kecil, hanya seperempat hingga setengah dari ruas jari kelingking.

Terjadinya gumpalan darah saat menstruasi merupakan hal yang alami saat kita sedang haid. Namun, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai jika melihat gumpalan darah menstruasi kita lebih besar daripada biasanya.

Normal vs Abnormal

Keluarnya Gumpalan Darah Saat Menstruasi, Apakah Pertanda Kesehatan yang Buruk 01.jpg

Gumpalan darah saat menstruasi merupakan hal alami dan normal. Ini pun dikemukakan oleh Sandhya Pruthi, M.D., profesor di Fakultas Kedokteran dan Sains Mayo Clinic, Rochester, Minnesota.

"Terjadinya gumpalan darah saat menstruasi itu normal. Jumlah panjang dan frekuensi haid bervariasi dari bulan ke bulan dan dari wanita ke wanita," ujar Sandhya Pruthi, M.D.

Tanda gumpalan darah normal adalah berukuran kecil, hanya terjadi sesekali dan biasanya terjadi saat siklus menstruasi sedang deras (hari pertama atau hari kedua haid), warna gumpalan biasanya merah cerah atau merah gelap seperti warna hati, dan tidak disertai rasa sakit.

Baca Juga: 12 Penyebab Telat Haid, Tidak Selalu Karena Hamil Lho

Jika gumpalan darah terjadi sebaliknya, yakni berukuran besar, perdarahan yang membuat kita harus mengganti pembalut dalam jangka waktu 1-2 jam, dan disertai dengan rasa sakit yang signifikan, ini merupakan tanda gumpalan haid yang abnormal.

Apabila terjadi seperti itu, ada kondisi yang tak baik dalam tubuh.

"Mengeluarkan gumpalan darah besar mungkin merupakan pertanda bahwa ada sesuatu yang salah (di dalam tubuh). Jika menstruasi Anda tampak lebih berat dari biasanya, misalnya mengganti pembalut setiap jam selama beberapa jam atau gumpalan darah saat menstruasi lebih besar dari umumnya, segera hubungi dokter," ujar Sandhya Pruthi.

Kondisi yang Dapat Menyebabkan gumpalan menstruasi abnormal

Keluarnya Gumpalan Darah Saat Menstruasi, Apakah Pertanda Kesehatan yang Buruk 02.jpg

Gumpalan darah saat menstruasi yang abnormal biasanya disebabkan oleh usia dan riwayat kesehatan.

Ada beberapa kondisi kesehatan yang mempengaruhi gumpalan darah saat menstruasi hingga mengharuskan kita untuk konsultasi dengan dokter.

Baca Juga: Bolehkah Pijat Saat Sedang Menstruasi? Kenali 4 Manfaatnya!

Anita Sadaty, M.D., dokter kandungan-ginekologi dari Rumah Sakit Universitas North Shore di Manhasset, New York mengungkapkan beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gumpalan darah saat menstruasi menjadi abnormal.

  1. Fibroid rahim, pertumbuhan non-kanker (penyumbatan) di rahim.
  2. Endometriosis, yakni suatu kondisi di mana jaringan endometrium di lapisan rahim tumbuh di luar rahim kita.
  3. Adenomyosis, suatu kondisi di mana jaringan endometrium di lapisan rahim, menerobos dan mulai tumbuh di dinding rahim kita juga sering membuat rahim lebih besar.
  4. Ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur yang dapat menyebabkan pembekuan dan perdarahan hebat.
  5. Keguguran, yang bisa terjadi sangat dini, bahkan sebelum kita tahu bahwa kita sedang hamil dan mengakibatkan pembekuan dan perdarahan.

"Kita harus menemui dokter jika ada perdarahan menstruasi yang berat daripada biasanya, menstruasi lebih lama dari 7 hari, terlalu banyak gumpalan darah, mengalami sakit perut ekstrem, dan jika kita mengalami gumpalan ketika hamil," ujar Anita Sadaty.

Baca Juga: Apakah Menstruasi Tidak Lancar Berpengaruh Pada Program Hamil?

Itu dia jenis dan pertanda gumpalan darah saat menstruasi yang keluar dari tubuh. Selalu hati-hati, ya.

(SA)

Artikel Terkait