BALITA DAN ANAK
16 September 2019

Kenali 4 Penyebab Mata Merah pada Anak

Mata merah karena konjungtivitis merupakan kondisi yang umum terjadi
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Carla Octama

Mata adalah salah satu indera penting yang harus dijaga kesehatannya. Jika Si Kecil mengalami kondisi seperti mata merah, tentunya hal ini membuat dirinya terganggu.

Melansir jurnal yang diterbitkan di British Journal of General Practice, mata merah sebagian besar dapat diatasi dengan antibiotik topikal atau menunggu hingga kondisinya mereda.

Anak-anak dengan mata merah lebih sulit untuk didiagnosis, karena riwayatnya mungkin tidak jelas dan pemeriksaan seringkali sulit.

Ada penyebab yang menyebabkan mata merah pada anak. Mengutip dari Web MD, berikut ini beberapanya.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Mata Belekan Pada Anak!

1. Alergi

infeksi mata anak-1.jpg

Pemicu alergi bisa membuat mata memerah. Penyebabnya bisa seperti terkena serbuk sari dari rumput dan pohon.

Sementara pemicu dari dalam ruangan bisa karena bulu hewan peliharaan, debu atau jamur, atau iritasi seperti parfum dan asap.

Gejala mata merah karena alergi meliputi: mata gatal, perih, dan mengeluarkan air mata. Si Kecil mungkin juga mengalami gejala alergi hidung, seperti bersin dan hidung tersumbat.

2. Konjungtivitis

Kotoran Mata Bayi Menumpuk, Infeksi Atau Penyumbatan Air Mata 02.jpg

Konjungtivitis merupakan kondisi mata merah yang disebabkan oleh virus, bakteri, alergi, atau bahan iritan seperti klorin pada kolam renang.

Kondisi ini sangat umum terjadi, terutama di kalangan anak-anak, dan konjungtivitis sangat menular.

Gejala lain dari kondisi ini termasuk air mata yang lebih banyak keluar dari biasanya, mata merasa terbakar, gatal, atau berpasir, mata juga lebih sensitif terhadap cahaya, juga ada kerak di kelopak mata atau bulu mata.

Baca Juga: 4 Cara Mencegah Penularan Sakit Mata

3. Mata Kering

anak mengucek mata

Si Kecil juga bisa mengalami kondisi mata kering di mana air mata hanya sedikit keluar, dan dapat menguap terlalu cepat.

Ini dapat menyebabkan rasa sakit, borok pada kornea atau bahkan, dalam kasus yang jarang terjadi, mengalami kehilangan penglihatan.

Gejala mata kering termasuk, ada kesan berpasir, sensasi terbakar di mata, penglihatan kabur sesekali, tidak mampu menangis, mata lelah, tidak nyaman pakai lensa kontak.

Baca Juga: Kotoran Mata Bayi Menumpuk, Infeksi Atau Penyumbatan Air Mata?

4. Pembuluh Darah Pecah

Pahami 5 Faktor yang Dapat Menjaga Kesehatan Mata Anak Ini 04.jpg

Ini terjadi ketika pembuluh darah kecil pecah di bawah permukaan mata. Darah yang terperangkap akan membuat bola mata putih berwarna merah cerah.

Hal ini dapat disebabkan oleh bersin yang intens, mengangkat angkat berat, muntah keras, atau bahkan menggosok mata sedikit terlalu keras.

Namun, kondisi ini tidak membuat mata sakit.

Gejala pembuluh darah yang pecah antara lain area merah terang pada mata, dan ada sensasi gatal.

Artikel Terkait