BAYI
24 September 2019

Kenali 6 Fakta Hemangioma, Si Gumpalan Merah pada Bayi

Tak perlu khawatir, Moms! Hemangioma akan menyusut dengan sendirinya
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Hemangioma adalah kumpulan pembuluh darah ekstra pada kulit bayi.

Hemangioma pada bayi bisa saja tampak sejak mereka baru dilahirkan, atau terbentuk dalam beberapa minggu atau bulan setelah kelahiran.

Beberapa mungkin terlihat seperti bercak kemerahan yang sering disebut noda stroberi, kenyal dan bergelombang. Sementara yang lain menyeruapi memar.

Ketahui beberapa fakta lainnya hemangioma pada bayi di bawah ini.

1. Ada Berbagai Jenis Hemangioma pada Bayi

Moms Harus Tahu XX Fakta Penting Hemangioma Pada Bayi 1.jpg

Foto: ejpd.com

Dalam laman Healthy Children disebutkan bahwa hemangioma dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  1. Superficial hemangioma (tanda stoberi): mulai muncul sebagai bercak kecil berwarna putih, merah muda, atau kemerahan pada kulit yang dengan cepat berubah menjadi lesi merah yang warnanya lebih terang. Letaknya bisa terfokus pada satu tempat atau tersebar di area yang lebih luas.
  2. Deep hemangioma: memiliki permukaan yang halus dan terbentuk di bawah kulit. Jenis hemangioma ini berwarna kebiruan dan menyerupai memar. Beberapa bahkan bisa menyebabkan kulit bayi terlihat bengkak.
  3. Hemangioma campuran: kombinasi dari dua jenis hemangioma yang disebutkan di atas.

Baca Juga : Benjolan Lunak di Kepala Anak, Apa Penyebabnya?

2. Dapat Menyebabkan Berbagai Masalah pada Bayi

Moms Harus Tahu XX Fakta Penting Hemangioma Pada Bayi 2.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Hemangioma yang terletak pada bagian-bagian tubuh tertentu lebih cenderung menjadi luka terbuka, berdarah, terinfeksi, dan meninggalkan bekas luka.

“Karena lokasinya, hemangioma dapat menyebabkan kesulitan bernapas, menelan atau berbicara. Dalam beberapa kasus dapat mengancam jiwa jika menyebabkan penyumbatan jalan napas,” kata Dr. Kevin Huoh, dokter spesialis otolaringologi pediatrik (bedah kepala dan leher), seperti dikutip dari laman blog Children’s Hospital of Orange County.

Hemangioma besar di hidung atau bibir bisa mengganggu pertumbuhan bayi. Dalam kasus yang jarang terjadi, hemangioma dapat tumbuh di dalam tubuh bayi dan perlu dipantau dengan tes pencitraan.

3. Penyebabnya Belum Diketahui

Moms Harus Tahu XX Fakta Penting Hemangioma Pada Bayi 3.jpg

Foto: dermatologyadvisor.com

Menurut Seattle Children’s, hingga saat ini para dokter masih belum mengetahui apa yang menyebabkan hemangioma pada bayi.

Kondisi ini dapat terjadi dalam keluarga, tetapi tidak ada faktor genetik yang ditemukan sebagai penyebabnya.

Baca Juga : Yuk Ketahui Sejuta Manfaat ASI untuk Kesehatan Bayi

4. Bayi dengan Kondisi Kelahiran Tertentu Lebih Berisiko

Moms Harus Tahu XX Fakta Penting Hemangioma Pada Bayi 4.jpg

Foto: thegreatcoursesdaily.com

Hemangioma terjadi empat kali lebih sering pada bayi perempuan daripada laki-laki.

Kondisi ini kebanyakan mempengaruhi bayi berkulit putih, prematur, lahir dengan berat badan rendah, atau sebagai bagian dari kelahiran berulang (kembar).

5. Tes MRI atau Ultrasound Diperlukan untuk Diagnosis Lebih Detail

Moms Harus Tahu XX Fakta Penting Hemangioma Pada Bayi 5.jpg

Foto: nbcnews.com

Situs kesehatan Kids Health menyebutkan bahwa hemangioma pada bayi biasanya dikenali dari tampilannya dan waktu kemunculannya.

Tes seperti MRI atau ultrasoound scan dapat dilakukan untuk melihat seberapa jauh hemangioma berada di bawah kulit dan pengaruhnya terhadap organ internal.

Baca Juga : Pantau Kesehatan Bayi dengan Mengenali Warna Kotorannya

6. Tidak Selalu Membutuhkan Pengobatan

Moms Harus Tahu XX Fakta Penting Hemangioma Pada Bayi 6.jpg

Foto: madeof.com

Melihat tumbuhnya hemangioma di kulit bayi tentunya membuat Moms khawatir, tetapi sebagian besar kasus hemangioma pada bayi biasanya tidak membutuhkan pengobatan dan akan hilang dengan sendirinya.

Kulit bayi biasanya terlihat lebih baik jika hemangioma menyusut secara alami dibanding dengan ketika diobati.

Namun, dalam kasus hemangioma yang bermasalah, pengonbatan harus segera dilakukan pada saat bayi berusia 1 bulan.

“Tujuannya adalah untuk menjaga agar hemangioma tidak bertamnbah besar seiring bertumbuhnya bayi, atau membuat hemangioma menyusut lebih cepat,” kata Dr. Daniel Krowchuk, ketua subkomite pedoman praktik klinis hemangioma, seperti dikutip dari WebMD.

Jika pengobatan diperlukan, dokter anak akan membahas pilihan yang tersedia dan yang paling mungkin bekerja dengan baik tanpa meninggalkan terlalu banyak jaringan parut atau efek samping lainnya.

Bahkan ketika hemangioma pada bayi hilang dengan sendirinya, masih mungkin meninggalkan jaringan parut. Tergantung pada tampilan dan lokasi jaringan parut tersebut, mungkin dapat diangkat melalui tindakan operasi.

Itulah beberapa fakta penting mengenai hemangioma pada bayi. Segera hubungi dokter jika Moms mencurigai tanda lahir tidak normal pada Si Kecil.

(RGW/CAR)

Artikel Terkait