BALITA DAN ANAK
30 Agustus 2019

Kenali Alopecia Areata, Kasus Kebotakan pada Anak

Biasa ditandai dengan adanya kebotakan yang cukup besar pada rambut anak
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Moms menyisir rambut anak dan melihat adanya kebotakan. Hal Ini mungkin terdengar aneh, tetapi kebotakan memang terjadi pada anak-anak dan kondisi itu disebut alopecia areata.

Alopecia Areata bisa terjadi pada orang dengan berbagai usia, ras, dan jenis kelamin apapun. Akan tetapi seringkali muncul pertama kali selama masa kanak-kanak.

Alopecia juga berarti rambut rontok. Ketika seseorang memiliki kondisi medis yang disebut alopecia areata, bagian rambut yang rontok akan meninggalkan kebotakan kecil yang tidak ada rambutnya. Rambut bisa rontok di kulit kepala atau bagian tubuh lainnya.

Berdasarkan Indian Journal of Dermatology, alopecia areata adalah gangguan peradangan kronis yang ditandai dengan serangan autoimun yang dimediasi sel-T pada folikel rambut, dan kadang-kadang pada kuku.

Agar tidak penasaran, yuk kita pelajari alopecia areata lebih lanjut Moms.

Baca Juga: 9 Cara Mengatasi Rambut Rontok Dengan Bahan-Bahan Alami Ini

Penyebab Alopecia Areata

alopecia areata, kebotakan

Foto: babycenter.com

Menurut Rohit Garoo, sertifikasi di bidang Menyusui dan Psikologi Perkembangan, penyebab pasti dari alopecia areata masih belum diketahui. Namun, kondisi ini merupakan kelainan autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel tubuh yang sehat.

Penyakit autoimun adalah kelainan genetik di mana gen yang salah, dalam kombinasi dengan faktor/pemicu lingkungan, menyebabkan fungsi sistem kekebalan tubuh jadi tidak menentu.

Oleh karena itu, gen yang salah bersama dengan pemicu non-spesifik, dianggap sebagai alasan utama terjadinya alopecia areata. Seorang anak, yang orang tuanya atau anggota keluarga lainnya memiliki kondisi tersebut, berisiko lebih tinggi untuk mewarisi penyakit ini.

Alopecia adalah gangguan poligenik, yang berarti kesalahan tidak terletak pada gen tunggal tetapi terjadi karena kombinasi gen tertentu yang rusak.

“Oleh karena itu, tidak semua orang tua dengan alopecia akan mewarisi anak gangguan ini, karena anak mungkin luput dari beberapa gen yang bermasalah,” kata Rohit Garoo.

Baca Juga: 5 Potongan Rambut Menggemaskan untuk Anak Perempuan

Alopecia pada Anak

alopecia areata, kebotakan

Foto: everymum.ie

Mengutip dari Mom Junction, penyakit ini mempengaruhi kurang dari 1 persen populasi dunia. Gangguan ini dapat berkembang pada usia berapa pun, bahkan di bawah lima tahun. Akan tetapi umumnya terjadi selama masa remaja. Sekitar 65 persen pasien mengalami gejala awal alopecia areata sebelum usia 16 tahun.

Untuk mengetahui apakah anak menderita alopecia areta, Moms bisa melihatnya dari tanda-tanda berikut ini:

1. Bercak Kebotakan

Dimulai dengan satu titik kebotakan, dan akhirnya, lebih banyak bercak muncul di berbagai bagian kulit kepala. Bercak-bercak itu mungkin secara bertahap menyatu dan membentuk satu area kulit kepala botak yang besar dan tidak berambut.

Baca Juga: 7 Anak Artis Ini Punya Rambut yang Tebal, Menggemaskan!

2. Penipisan Rambut

Rambut akan menipis, terutama di sekitar pinggiran bagian yang botak. Rambut akan menipis di pangkal kulit kepala dan secara bertahap meningkatkan diameter menjelang akhir.

3. Kerontokan Rambut yang Cepat

Terkadang sulit bagi orang tua untuk mengetahui apakah rambut rontok normal atau karena alopecia. Cara terbaiknya adalah dengan memeriksa tingkat kerontokan rambut. Alopecia menyebabkan banyak rambut rontok dengan cepat.

"Banyak orang tua yang panik ketika mereka melihat anak kehilangan rambut," kata Dr. Jerry Shapiro, ahli alopecia dan direktur Klinik Rambut Universitas British Columbia di Rumah Sakit Vancouver.

Namun menurut Betsy Woytovich, direktur eksekutif Children's Alopecia Project, sebuah kelompok pendukung yang ditujukan untuk anak-anak yang hidup dengan Alopecia, yang paling penting adalah anak mengetahui bahwa orang tua menerima mereka apa adanya meski tidak memiliki rambut.

itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang Alopecia Areata. Jika Si Kecil menunjukkan tanda-tandanya, segera bawa ke dokter untuk penanganannya ya Moms.

Artikel Terkait