KESEHATAN
6 Juni 2019

Kenali Bahaya dari 5 Makanan Berlemak Jenuh Tinggi Ini

Apa salah satunya termasuk yang Moms sukai?
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Lemak jenuh adalah molekul lemak yang tidak mempunyai ikatan rangkap diantara molekul karbon, karena terdapat molekul hidrogen yang membuatnya jenuh.

Lemak jenuh ini biasanya berbentuk dalam suhu kamar.

Lemak jenuh dikategorikan dalam lemak jahat yang harus dibatasi konsumsinya.

Lemak jenuh adalah sumber dari timbulnya penyakit kardiovaskular seperti stroke dan jantung.

Selain itu risiko kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan berat badan menjadi naik juga akan timbul saat Moms terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak jenuh tinggi.

Untuk tahu apa saja makanan berlemak jenuh tinggi yang sebaiknya Moms hindari, berikut adalah daftarnya:

1. Cakes, Pies, & Cookies

chocchipcookiepie-12.jpg

Memang, sebagian besar produk cakes, pies, dan cookies mencantumkan 0 gram trans-fat atau lemak jenuh di dalam labelnya.

Mereka berani menyebut 0 gram jika kadar lemak jenuh di bawah 0.5 gram, berarti sebenarnya masih ada kandungan lemak jenuh di dalamnya walaupun kecil.

Lemak jenuh akan bertumpuk ketika Moms mengonsumsi cakes, pies, atau cookies dalam porsi yang banyak, sering, atau berulang kali.

Jadi tetap kontrol untuk mengonsumsinya Moms.

Baca Juga: Kolesterol Tinggi? Ini Makanan yang Perlu Dikonsumsi dan Dihindari

2. Fried Fast Food

Oven-Fried-Chicken-Drumsticks_exps167360_TH2847295D02_27_3bC_RMS.jpg

Di dalam satu porsi kecil kentang goreng saja mengandung sampai 5 gram lemak jenuh lho Moms.

Bayangkan jika Moms mengonsumsinya bersama ayam goreng, hamburger, dan es krim.

Paha ayam adalah bagian ayam yang paling banyak mengandung lemak jenuh, 300 gram dengan kulit mengandung sampai 6.9 lemak jenuh.

3. Keju

kejukeju

Menaburi roti atau makanan dengan keju memang terasa nikmat ya Moms. Tetapi, di dalam 100 gram keju jenis cheddar mengandung 18.86 gram lemak jenuh.

Apalagi kita tahu kalau keju ini terbuat dari produk susu yang memanfaatkan lemak murni.

Baca Juga: Tak Hanya Menyerang di Usia Tua, Kolesterol Tinggi Juga Bisa Menyerang Generasi Muda

4. Margarine

margarin

Sejumlah produk margarine yang dijual di pasaran biasanya mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi lho Moms.

Rata-rata kandungan lemak jenuh di dalam margarine adalah 3 gram per satu sajian.

Memang, kita tidak menyantap langsung margarine ya Moms. Tetapi, kandungan margarine ini sering kita temui saat Moms menyantap roti tawar atau berbagai macam makanan yang dipanggang.

5. Popcorn Instan

popcorns

Banyak yang bertanya, bukannya popcorn adalah makanan yang menyehatkan karena rendah lemak dan kalori?

Iya betul, tetapi Moms perlu mengecek lagi jenis popcorn mana yang sehat dan tidak sehat.

Beberapa produk popcorn instan siap saji yang hanya perlu memanaskannya saja di dalam microwave, biasanya mengandung banyak lemak jenuh didalamnya.

Baca Juga: 7 Makanan untuk Menurunkan Kolesterol dari Hidangan Bersantan

Berapa Batasan Lemak Jenuh Dalam Tubuh

American Diabetic Association menetapkan batasan aman dalam mengonsumsi lemak jenuh sebesar 7% dari total asupan kalori harian.

Berarti, kita tidak boleh mengonsumsi lebih dari 16 gram lemak jenuh saat sedang dalam diet kalori sebesar 2000 per hari.

Nah, mulai dari sekarang sebaiknya hindari makanan-makanan yang mengandung lemak jenuh di atas ya Moms untuk hidup yang lebih sehat.

(IRN/CAR)

Artikel Terkait