KESEHATAN
31 Mei 2019

Kenali Bahaya Mengayun Anak dengan Menarik Lengannya

Sebaiknya jangan lakukan permainan ini ya Moms, Dads!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky

Banyak cara yang dilakukan oleh orang tua untuk membuat anak-anaknya senang. Salah satunya adalah dengan cara bermain bersama. Para orang tua, terutama Ayah pasti pernah mengayun buah hatinya dengan cara menarik lengannya.

Anak-anak pun suka diajak bermain seperti itu lantaran mereka bisa berputar-putar seperti helikopter. Namun, tahukah Moms bahwa permainan tersebut akan sangat membahayakan bagi Si Kecil, apalagi jika umurnya masih di bawah 4 tahun.

Terjadi Kasus Berbahaya Mengayun Anak di Amerika Serikat

pulled elbow

Dilansir dari BabyCenter.com, seorang Ibu di Amerika Serikat bernama Michele Stein berbagi pengalamannya terkait permainan bahaya tersebut. Dalam curhatannya, Michele menyatakan bahwa permainan mengayun dengan menarik lengan itu telah membuat putrinya yang berusia 2 tahun berurusan dengan dokter di rumah sakit.

Kala itu, sang buah hati meminta ayahnya untuk melakukan permainan mengayun dengan menarik lengan tersebut. Tanpa lama, ayahnya langsung mengabulkan permintaan sang putri. Dia berayun dari kiri ke kanan dan bahkan berputar.

Sesaat setelah tertawa bersama ayahnya, putri Michele kemudian langsung menangis sangat kencang dan membuat Michele serta suaminya terheran-heran. Michele dan suaminya pun berpikiran bahwa sang putri kelelahan karena terlalu banyak bermain.

Melihat hal tersebut, Michele langsung memeluk anaknya hingga tenang dan akhirnya tertidur. Namun, tiba-tiba putrinya bangun dan kemudian kembali menangis dengan kencang.

Baca Juga

Setelah dilihat lebih teliti, Michele menemukan bahwa salah satu lengan putrinya tidak bisa digerakkan secara normal. Putrinya tersebut kemudian kembali menangis ketika Michele meminta untuk membengkokkan lengannya.

Sesaat setelah itu, Michele teringat bahwa suaminya melakukan permainan mengayun anak sambil menarik lengan dan merasa di situ sumber masalahnya. Setelah mengetahui hal itu, Michele dan suaminya membawa putrinya itu ke rumah sakit dan langsung memasuki ruang Unit Gawat Darurat (UGD).

Dokter di UGD pun tanpa lama langsung mendiagnosis putri Michele mengalami nursemais’s elbow atau pulled elbow. Hal itu terjadi sebagai imbas dari permainan mengayun yang dilakukan bersama dengan Ayahnya.

Atas kondisi tersebut, sang dokter kemudian mengembalikan posisi lengan anak perempuan Michele melalui beberapa tindakan menggunakan tangannya. Setelah itu, putri Michele langsung berhenti menangis dan dapat menggunakan lengannya dengan normal kembali.

Apa Itu Nursemaid’s Elbow atau Pulled Elbow?

pulled elbow

Apa yang terjadi pada anak perempuan Michele itu sebaiknya menjadi perhatian Moms juga. Meski tidak ada efek jangka panjangnya, pulled elbow pada anak terutama dalam usia balita haruslah bisa dihindari.

Berkaitan dengan hal tersebut, Moms sebaiknya mengetahui apa itu nursemaid’s elbow atau pulled elbow. Menurut The Royal Children’s Hospital Melbourne, nursemaid’s elbow atau pulled elbow merupakan sebuah kondisi di mana terjadi trauma pada sendi siku anak akibat robekan pada bagian ligamen tulang hasta sehingga terlepas dari sendi siku atau mengalami dislokasi.

Nursemaid’s elbow atau pulled elbow itu kemudian akan menyebabkan rasa sakit yang amat sangat pada anak, terutama ketika digerakkan. Umumnya, cedera ini banyak terjadi pada anak-anak dengan rentang usia 1 tahun hingga 4 tahun lantaran ligamen pada tulang hasta mereka masih cukup lemah.

Jika itu terjadi, maka jangan pernah sekali-kali Moms atau siapa pun berusaha untuk meluruskan sikunya. Segera bawa anak ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan dari dokter seperti yang dilakukan Michele terhadap putrinya.

Baca Juga: Seberapa Banyak Mainan yang Boleh Dimiliki Anak?

Mengayun anak sambil menarik lengannya bukan menjadi satu-satunya penyebab pulled elbow. Cedera ini bisa terjadi jika tangan anak ditarik dan diangkat tanpa berhati-hati. Kemudian, menyentak lengan anak, menghindari jatuh dengan memanjangkan lengan, dan berguling dengan cara yang salah.

Oleh karena itu, para orang tua disarankan untuk terus berhati-hati ketika mengajak anak-anak terutama yang masih berusia balita ketika bermain dan melibatkan sejumlah gerakan berbahaya.

Namun, satu hal yang bisa dipastikan kepada Moms adalah semakin bertambah usia anak maka semakin kuat kondisi ligamennya. Hal itu yang kemudian membuat kebanyakan anak di atas usia 5 tahun cenderung tidak akan mengalami pulled elbow tersebut.

(TPW/IRN)

Artikel Terkait