TRIMESTER 3
25 Juni 2020

Bayi Terlilit Tali Pusar, Kenali Penyebab dan Cara Mendeteksinya

Moms harus selalu rutin memeriksakan kehamilan ya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Pernahkah Moms mendengar tentang tali pusar? Ini adalah tali yang menghubungkan Moms dan janin selama kehamilan berlangsung.

Tali ini memiliki satu vena dan dua arteri, yang bertanggung jawab untuk mensuplai bayi dengan darah kaya nutrisi yang mengandung oksigen dari plasenta.

Umumnya kejadian janin yang terlilit tali pusar tidak selalu membahayakan, dan tidak mencekik janin, karena tali pusar yang sehat dilindungi oleh jelly yang disebut Wharton’s jelly. Jelly ini berfungsi untuk menjaga tali pusar tetap elastis, meski janin aktif bergerak dalam kandungan.

Baca Juga: Kehamilan Palsu, Apakah Termasuk Gangguan Kesehatan?

Biasanya lilitan tali pusar terjadi karena gerakan janin yang sangat aktif.

Ketika janin bergerak memutar, sementara posisi lehernya dikelilingi tali pusar yang panjangnya bisa mencapai 50 cm, maka risiko terlilit di leher sangat besar.

Akibatnya dapat menghambat aliran darah yang membawa oksigen pada janin. Hambatan aliran darah ini juga dapat terjadi ketika tali pusar melilit terlalu kuat pada leher janin.

Apa penyebab lain bayi terlilit tali pusar? Yuk simak di bawah ini, Moms.

Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar

risiko bayi terlilit tali pusar

Foto: madeformums.com

Seperti yang telah dibahas di awal, penyebab janin terlilit tali pusar adalah pergerakan janin yang aktif di dalam kandungan, dan ini merupakan hal yang normal.

Moms kemungkinan tidak akan merasakan gejala apapun, sehingga tidak dapat mengetahui bahwa tali pusar sudah melilit janin.

Selain karena gerakan janin yang aktif dalam kandungan, terdapat beberapa kemungkinan penyebab janin terlilit tali pusar antara lain :

  • Memiliki cairan ketuban yang berlebihan.
  • Hamil anak kembar.
  • Tali pusar yang panjang.
  • Struktur tali pusar yang lemah.
  • Ketuban pecah prematur (PROM).

Lalu apa yang harus dilakukan jika janin terlilit tali pusar?

Cara Mengatasi Lilitan Tali Pusar pada Janin

risiko bayi terlilit tali pusar

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan jika janin sudah terdeteksi terlilit tali pusar. Berikut tips yang bisa Moms lakukan.

1. Berkomunikasi dengan Janin

Meskipun terdengar cukup sederhana dan belum tentu janin di dalam kandungan bisa mengerti, Moms bisa mencoba memintanya untuk bergerak berlawanan arah agar lilitan tali pusar terlepas, hal ini bisa dilakukan sambil mengelus-elus perut Moms ya. Ajak bayi berdiskusi kecil.

Baca Juga: 3 Komplikasi Berbahaya Dalam Kehamilan, Moms Wajib Waspada!

2. Memerhatikan Pergerakan Janin

Ada baiknya Moms memantau pergerakan janin, biasanya janin usia 8 bulan bergerak 10 kali dalam waktu 12 jam.

Hal ini dapat mencegah terjadinya stillbirth atau janin lahir dengan kondisi tidak bernyawa.

3. Operasi Caesar

Jika pergerakan janin menurun menjelang HPL, bisa jadi ini pertanda bahwa lilitan tali pusar pada janin bertambah parah.

Hal ini akan membahayakan janin, oleh karena itu biasanya dokter akan melakukan tindakan operasi caesar untuk membantu persalinan demi keselamatan nyawa si janin.

Deteksi Risiko Bayi Terlilit Tali Pusar Sejak Dini

risiko bayi terlilit tali pusar

Foto: instagram.com/kehamilansehat

Meskipun risiko lilitan tali pusar tidak bisa dicegah, namun kondisi ini tidak berbahaya dan bisa dideteksi sejak dini jika Moms rutin melakukan pemeriksaan USG kehamilan setiap bulan untuk memantau perkembangan si janin.

Tidak perlu bingung, Moms bisa melakukan pemeriksaan dan memantau perkembangan janin secara rutin di klinik Kehamilan Sehat. Pemeriksaan ultrasonografi (USG) dapat membantu Moms mendeteksi lilitan tali pusar.

Dokter akan memberi tahu apabila janin terlilit tali pusar, agar Moms dapat memahami kondisi kehamilan, dan dapat merencanakan proses persalinan yang tepat bersama dokter.

Baca Juga: Berapa Kali USG Saat Hamil Harus Dilakukan?

Kabar baiknya lagi, Kehamilan Sehat tidak hanya menerima pemeriksaan USG 2D dan 4D, namun Kehamilan Sehat juga melayani persalinan (PN).

Cabang Kehamilan Sehat yang sudah menerima persalinan ada di Kehamilan Sehat Deluxe Cipondoh dan Kehamilan Sehat Prime Ceger. Lalu akan dibuka juga persalinan di cabang Kehamilan Sehat Suncity, Kehamilan Sehat Serpong, Kehamilan Sehat Kranggan, dan Kehamilan Sehat Ilir (Palembang).

Moms yang ingin memeriksakan kehamilan langsung, dapatkan informasi lebih lanjut di Instagram @kehamilansehat dan website Kehamilan Sehat.

Nah, Moms juga bisa gunakan Orami Reward dan dapatkan potongan 50% untuk print USG 4D seukuran A4. Untuk informasi lengkapnya, bisa klik di sini ya. Jaga selalu kehamilan Moms agar tetap sehat ya!


Sumber: Kehamilan Sehat
Konten ini merupakan kerja sama yang bersumber dari Kehamilan Sehat
Isi konten di luar tanggung jawab Orami Parenting

Artikel Terkait