KESEHATAN
6 Juli 2020

Kenali Gejala Penyakit Ginjal Stadium Awal

Perhatikan tubuh untuk mencegah penyakit menjadi parah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Menjaga kesehatan ginjal sama pentingnya dengan menjaga kesehatan organ lain dalam tubuh. Apalagi, ginjal memiliki tugas yang besar yaitu sebagai organ yang membuang racun dalam darah dan mengendalikan kadar cairan tubuh.

Namun, gaya hidup dan kebiasaan yang kurang baik bisa menyebabkan ginjal mengalami kerusakan. Dampaknya, kerja ginjal menjadi tidak optimal dan dapat terjadi gejala penyakit ginjal stadium awal.

Biasanya, penderita sakit ginjal merasakan ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal namun mengaitkannya dengan penyakit lain. Akibatnya, penderitanya kerap tidak menyadari ciri-ciri ini hingga ginjalnya 90% tak berfungsi.

Lalu, apakah mungkin seseorang dapat mendeteksi gejala penyakit ginjal stadium awal untuk mencegah menjadi penyakit gagal ginjal yang parah? Cari tahu penjelasannya berikut ini ya, Moms.

Baca Juga: 7 Penyakit yang Ditandai Kulit Gatal, Salah Satunya Sakit Ginjal!

Gejala Penyakit Ginjal Stadium Awal

gejala penyakit ginjal stadium awal-1

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang disebutkan di atas, penderita sakit ginjal bisa saja tidak merasakan apapun di tahap awal, atau ada kemungkinan mengabaikan gejala yang dirasakan.

Bahkan, mereka bisa saja baru merasa ada gangguan ketika 90 persen fungsi ginjalnya telah rusak. Padahal, ciri-ciri penyakit ginjal sudah "menyelimuti" tubuh sang penderita.

Perhatikan tubuh dan ketahui apakah ada tanda dan gejala penyakit ginjal stadium awal seperti hal-hal berikut ini:

1. Kerap Ingin Buang Air Kecil

Kenali ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal ketika Moms merasa ingin buang air kecil lebih sering, terutama di malam hari. Ketika ginjal tak bisa menyaring dengan baik, frekuensi ingin buang air kecil akan meningkat.

2. Urin Berbusa dan Berdarah

Adanya busa dalam urine, bahkan Moms harus melakukan flush berkali-kali baru bisa benar-benar hilang. Kondisi ini mengindikasikan ada kelebihan protein dalam urin.

Bentuknya serupa dengan busa yang terlihat ketika membuat telur orak-arik karena jenis proteinnya sama: albumin. Terkadang, darah juga bisa terdeteksi pada urin.

3. Area Sekitar Mata Terus Membengkak

Saat ginjal tak bisa menjalankan tugasnya dengan baik, artinya protein albumin bisa bocor ke luar jaringan. Akibatnya, area di sekitar mata membengkak.

Ini bisa menjadi gejala penyakit ginjal stadium awal lainnya, di mana terjadi indikasi kebocoran protein yang seharusnya tersimpan di bagian-bagian tubuh kendor, seperti pada area mata.

4. Betis dan Kaki Membengkak

gejala penyakit ginjal stadium awal-2

Foto: Orami Photo Stock

Ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal berikutnya adalah betis dan kaki membengkak, termasuk pergelangan kaki, akibat penumpukan sodium.

Baca Juga: Penyakit Ginjal pada Anak, Ini Jenis, Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

5. Mudah Lelah dan Sulit Fokus

Hati-hati bila Moms merasa akhir-akhir ini mudah lelah dan sulit untuk fokus. Kondisi ini bisa terjadi ketika ada penumpukan racun dan darah yang tidak jernih dalam tubuh.

Akibatnya, seseorang mudah merasa sakit, lemah, dan sulit fokus. Gejala penyakit ginjal yang satu ini sangat bisa membuat aktivitas seseorang menjadi terganggu.

6. Sulit Tidur

Saat ginjal tak bisa menyaring racun dengan baik, racun akan tetap berada dalam darah dan tidak terbuang lewat urin. Akibatnya, penderitanya akan merasa sulit tidur.

Karena gejala penyakit ginjal stadium awal yang satu ini, penderita bisa saja kurang mendapatkan jam tidur yang dibutuhkan oleh tubuhnya.

7. Kulit Kering dan Gatal

Peran ginjal sangat penting, karena mereka bisa menghilangkan racun dan kelebihan cairan dalam tubuh. Bahkan ginjal, juga menghasilkan sel darah merah dan memastikan asupan mineral dalam dosis yang tepat dalam darah.

Kulit yang gatal dan kering bisa jadi tanda bahwa mineral dalam darah sangat sedikit. Ditambah lagi, nutrisi dalam darah juga kian terbatas.

8. Nafsu Makan Buruk

gejala penyakit ginjal stadium awal-3

Foto: Orami Photo Stock

Memburuknya nafsu makan bisa terjadi karena berbagai penyakit. Tetapi, penumpukan racun akibat ginjal yang tak berfungsi sempurna bisa jadi salah satu pemicunya.

Baca Juga: Bisa Menimbulkan Sakit yang Hebat, Ini Jenis dan Pengobatan Batu Ginjal

9. Otot Terasa Kram

Fungsi ginjal yang tidak maksimal bisa menyebabkan otot terasa kram. Hal ini terjadi karena ada ketidakseimbangan elektrolit seperti rendahnya kalsium atau fosfor.

10. Napas Pendek

Memiliki napas pendek dapat dikaitkan dengan gejala penyakit ginjal stadium awal lainnya.

Pertama, cairan ekstra dalam tubuh bisa menumpuk di paru-paru, akibat ginjal yang rusak. Kedua, anemia (kekurangan sel darah merah pembawa oksigen) bisa membuat tubuh kekurangan oksigen dan kehabisan napas.

Bila Moms punya ciri-ciri penyakit ginjal ini, segeralah konsultasikan ke dokter.

11. Tidak Nafsu Makan

Penumpukan limbah dalam darah, atau yang sering disebut dengan uremia, bisa membuat makanan terasa berbeda di lidah. Napas juga bisa berbau tak sedap.

Selain itu, ada perasaan tidak nafsu memakan daging, atau bahkan tidak memiliki nafsu makan apapun. Hasilnya, berat badan menurun. Ini juga bisa menjadi salah satu gejala penyakit ginjal stadium awal.

Baca Juga: Ginjal Bocor, Ketahui Penyebab dan Gejalanya!

12. Makanan Terasa Seperti Logam

gejala penyakit ginjal stadium awal-4

Foto: Orami Photo Stock

Saat uremia terjadi, rasa makanan yang masuk ke dalam mulut akan terasa seperti logam. Selain itu, uremia juga mampu menyebabkan bau napas. Ini menjadi salah satu gejala penyakit ginjal stadium awal yang perlu diwaspadai.

Sebab, seiring berjalannya waktu, penderita penyakit ginjal mungkin akan merasa tidak selera mengonsumsi daging, atau bahkan mengalami penurunan berat badan akibat tidak nafsu makan.

13. Sakit Perut

Uremia yang dirasakan oleh penderita sakit ginjal juga bisa menyebabkan rasa mual dan muntah-muntah. Hal ini bisa menurunkan nafsu makan, dan akhirnya menurunkan berat badan.

Mendeteksi gejala penyakit ginjal stadium awal bisa menjadi cara untuk mengambil langkah cepat dalam menyembuhkannya. Karena apabila penyakit ginjal sudah mencapai tahap parah, prosedur cuci darah bisa perlu dilakukan.

Intinya, penting untuk mendengarkan setiap alarm tubuh, sekecil apa pun itu, sebelum ginjal benar-benar gagal berfungsi.

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Narasumber: dr. Linda Armelia, Sp.PD-KGH, FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS YARSI

Sumber: sehatq.com

Konten ini merupakan kerja sama yang bersumber dari SehatQ

Isi konten di luar tanggung jawab Orami Parenting

Bila Moms masih memerlukan informasi tambahan seputar kesehatan, Moms bisa bergabung dengan komunitas dan mengikuti Kuliah WhatsApp (KulWAP) dengan expert di WhatsApp Group Orami Moms Community.

Selain mengikuti KulWAP, di WhatsApp Group Orami Moms Community, Moms bisa berkonsultasi dengan para ahli, seperti psikolog, dokter kandungan, dokter anak, konselor laktasi, konselor pernikahan, dan lain sebagainya.

orami wag

Moms juga bisa saling bertukar cerita dengan ibu-ibu lainnya, lho! Jadi Moms akan mendapatkan banyak teman, sekaligus informasi baru.

Moms bisa langsung add WhatsApp di nomor 0811-8852-250 atau klik link ini untuk informasi lebih lanjut.

Yuk gabung WhatsApp Group Orami Moms Community untuk mendapatkan berbagai keuntungan!

Artikel Terkait