BAYI
10 Agustus 2019

Kenali 5 Jenis Tanda Lahir Bayi Yang Membahayakan

Tanda lahir bayi yang bertumbuh seiring bertambahnya usia bayi perlu mendapatkan perhatian khusus
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Dikutip dari bounty.com, tanda lahir bayi sangat wajar ditemukan pada 20-50% bayi.

Bagi beberapa orang tua baru, menemukan tanda lahir bayi pada kulit Si Kecil mungkin dapat menimbulkan kepanikan. Namun sebenarnya beberapa jenis tanda lahir bayi akan hilang dengan sendirinya dan tidak perlu dikhawatirkan.

Berikut ini, Moms bisa mengenal beberapa jenis tanda lahir bayi yang umum ditemui dan mengetahui kapan waktunya perlu waspada terhadap munculnya tanda lahir bayi.

1. Hemangioma

1 Hemangioma.jpg

Foto: healthline.com

Tanda lahir bayi jenis ini terjadi akibat berkumpulnya pembuluh darah abnormal di dekat atau tepat di bawah permukaan kulit.

Tanda lahir bayi yang juga kerap disebut sebagai tanda strawberry ini biasanya muncul beberapa bulan setelah bayi lahir, dengan diawali sebagai bintik-bintik merah yang rata serta berjerawat.

Setelah sekitar 18 bulan, hemangioma akan mulai menyusut, dan biasanya hilang pada usia 3 hingga 10 tahun.

Hemangioma yang ada di dekat hidung, mulut atau dagu harus segera mendapatkan perawatan operasi atau laser. Termasuk juga jika memiliki tanda lahir bayi jenis ini di beberapa tempat sekaligus.

"Semakin banyak seorang anak memiliki tanda lahir ini, semakin tinggi risiko kesehatan yang mengintai organ internal," kata ahli bedah plastik wajah Marcelo Hochman, MD, seperti dikutip dari metrokids.com.

2. Bercak Salmon

2 Bercak Salmon.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Tanda lahir bayi ini berupa warna merah kecil yang muncul di kelopak mata atas, dahi, atau di tengah tengkuk leher.

Dikutip dari netdoctor.co.uk, sekitar 30% bayi dilahirkan dengan tanda lahir jenis ini. Biasanya, tanda lahir bayi di belakang leher tetap ada hingga bayi bertambah usia. Sementara tanda lahir bayi di dahi dan kelopak mata akan memudar.

Baca Juga : Mau Menghilangkan Tanda Lahir? Ini Beberapa Cara yang Memungkinkan

3. Café-Au-Lait Spot

3 Café-Au-Lait Spot.jpg

Foto: wonderopolis.org

Tanda lahir bayi ini berwarna kecoklatan, berbentuk oval yang disebabkan oleh peningkatan pigmen pada lapisan permukaan kulit.

Ini dapat muncul pada bayi baru lahir atau dalam waktu seminggu atau lebih setelah lahir.

Tanda lahir jenis ini umumnya tidak membahayakan, namun jika tanda lahir ini berada di enam titik kulit bayi atau lebih dan ukuran diameternya lebih dari 5 cm, maka perlu berkonsultasi dengan Dokter.

“Ini karena tanda lahir tersebut terkait dengan neurofibromatosis, yang dapat menyebabkan tumbuhnya tumor pada jaringan saraf di kemudian hari,” ungkap konsultan dokter anak Dr Sunit Godambe, dari Royal College of Paediatrics and Child Health, seperti dikutip dari netdoctor.co.uk.

4. Port Wine Stain

4 Port Wine Stain.jpg

Foto: mymundaneandmiraculouslife.com

Tanda lahir bayi ini berwarna merah atau ungu datar pada kulit yang terlihat sejak lahir. Seiring waktu, tanda lahir bayi tersebut dapat menebal dan bertumbuh.

Pertumbuhan ini terjadi karena berkumpulnya pembuluh darah yang tidak normal di bawah kulit.

Hal yang perlu dikhawatirkan mengenai tanda lahir bayi ini adalah jika Si Kecil memilikinya di bagian kelopak mata atas dan dahi.

Hal ini dapat menandakan Si Kecil mengalami sindrom Sturge-Webber yang dapat menyebabkan glaukoma, kejang dan keterlambatan perkembangan.

Baca Juga : Kenali Tanda Lahir yang Berbahaya dan Tidak

5. Bercak Mongolia

5 Bercak Mongolia.jpg

Foto: smartparents.sg

Tanda lahir jenis ini paling sering muncul di punggung bawah atau kaki dengan warna biru menuju abu-abu.

Dapat terlihat seperti memar tetapi tidak menyakitkan jika disentuh dan umumnya akan memudar pada saat anak mencapai usia pubertas.

Dikutip dari netdoctor.co.uk, beberapa ahli berpikir bahwa tanda lahir bayi jenis ini disebabkan oleh sel-sel kulit awal yang berkembang selama kehamilan terperangkap di dalam lapisan kulit.

Itulah beberapa jenis tanda lahir bayi yang perlu Moms ketahui.

Jika tanda lahir bayi menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan Dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

(GS/CAR)

Artikel Terkait