BAYI
12 September 2020

Tanda Lahir pada Bayi, Ketahui Penyebab dan Jenisnya!

Tanda lahir bayi yang bertumbuh seiring bertambahnya usia bayi perlu mendapatkan perhatian khusus
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Apakah Mom pernah memperhatikan kulit Si Kecil? Selain lebih sensitif dan lembut, kulit bayi baru lahir juga memerlukan perhatian ekstra. Selain itu, banyak bayi juga yang memiliki tanda lahir berukuran kecil hingga besar. Tapi, apakah itu normal?

Dilansir American Academy of Pediatric (AAP) tanda lahir pada bayi adalah bintik-bintik kulit berwarna yang muncul saat lahir atau berkembang tidak lama setelah lahir.

Tanda lahir dapat memiliki banyak warna berbeda, seperti cokelat muda, cokelat tua, hitam, biru pucat, merah muda, putih, merah, atau ungu. Beberapa tanda lahir hanya sebagai warna permukaan kulit, tapi ada juga yang berada di atas permukaan kulit atau meluas ke jaringan di bawah kulit.

Dikutip dari bounty.com, tanda lahir bayi sangat wajar ditemukan pada 20-50 persen bayi.

Bagi beberapa orang tua baru, menemukan tanda lahir bayi pada kulit Si Kecil mungkin dapat menimbulkan kepanikan. Namun sebenarnya beberapa jenis tanda lahir bayi akan hilang dengan sendirinya dan tidak perlu dikhawatirkan.

Baca Juga: Tanda Lahir pada Bayi, Kenapa Berbeda-beda?

Penyebab Munculnya Tanda Lahir

Kenali Berbagai Tanda Lahir pada Bayi -1

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab munculnya tanda lahir tidak diketahui. Sebagian besar bahkan tidak diwariskan. Banyak dongeng dan mitos yang ada tentang penyebab tanda lahir, tetapi tidak satu pun yang terbukti menjelaskan penyebab sebenarnya tanda lahir pada bayi.

Kebanyakan tanda lahir tidak memerlukan perawatan. Ukurannya biasanya tetap stabil hingga anak bertambah dewasa. Namun, beberapa tanda lahir bayi yang menyerupai tumor pembuluh darah atau yang disebut hemangioma, mungkin memerlukan perawatan.

Misalnya, hemangioma yang berada dekat mata dapat mengganggu kemampuannya untuk melihat. Dalam kasus yang jarang terjadi, tanda lahir dikaitkan dengan kondisi lain, seperti pertumbuhan hati, paru-paru, perut, atau usus.

Jenis Tanda Lahir

Ada dua kategori utama tanda lahir menurut American Academy of Dermatology (AAD), yakni tanda lahir vaskular yang berkaitan dengan pembuluh darah dan tanda lahir berpigmen.

Tanda lahir vaskular seringkali merupakan tanda kulit berwarna merah muda, ungu, atau merah yang berkembang sebelum atau segera setelah lahir.

Tanda lahir berpigmen adalah tanda kulit yang ada saat lahir. Tanda dapat berwarna coklat atau hitam ke kebiruan atau warna biru-abu-abu.

Hemangioma atau Tanda Lahir Vaskular Bayi

Hemangioma adalah jenis umum dari tumor vaskular yang dapat terjadi pada awal kehidupan dan menyerupai tanda lahir. Biasanya tidak menyakitkan dan tidak berbahaya dan juga penyebabnya tidak diketahui. Warna dari tanda lahir berasal dari perkembangan pembuluh darah di lokasi.

"Pendekatan tradisional terhadap hemangioma infantil sangat mudah dilakukan, karena sebagian besar mulai hilang dengan sendirinya tanpa menimbulkan masalah. Tetapi untuk beberapa hemangioma, menunggu sampai mereka menyebabkan masalah melewatkan peluang kritis untuk perawatan yang dapat mencegah komplikasi signifikan seperti jaringan parut permanen, kerusakan kulit, atau masalah medis," kata Ilona Frieden, MD, dokter kulit anak di Rumah Sakit Anak UCSF Benioff di San Francisco, California.

Jenis hemangioma meliputi:

  • Hemangioma stroberi yang juga disebut tanda stroberi, nevus vascularis, hemangioma kapiler, hemangioma simpleks dapat muncul di mana saja pada tubuh, tetapi paling umum pada wajah, kulit kepala, punggung, atau dada. Ini terdiri dari pembuluh darah kecil dan penuh sesak. Ini mungkin tidak ada saat lahir, dan berkembang selama beberapa minggu pertama sesudahnya. Ini biasanya tumbuh dengan cepat, berukuran tetap, dan kemudian mereda. Dalam kebanyakan kasus, hemangioma stroberi menghilang pada usia 10 tahun.
  • Hemangioma kavernosa yang juga disebut angioma cavernosum atau cavernoma. Mirip dengan hemangioma stroberi, tetapi letaknya lebih dalam. Ini mungkin muncul sebagai massa jaringan berwarna biru-merah yang dipenuhi darah. Beberapa jenis ini dapat menghilang dengan sendirinya.
  • Port-wine Stains adalah tanda lahir ungu-ke-merah datar yang terbuat dari kapiler darah melebar. Tanda lahir ini paling sering terjadi pada wajah dan ukurannya bervariasi. Noda port-wine sering bersifat permanen.
  • Salmon patch yang juga disebut gigitan bangau, adalah tanda lahir yang sangat umum dan muncul pada bayi yang baru lahir. Tanda-tanda ini adalah pembuluh darah kecil (kapiler) yang terlihat melalui kulit. Paling umum terlihat di dahi, kelopak mata, bibir atas, antara alis, dan bagian belakang leher. Seringkali, tanda-tanda ini memudar saat bayi tumbuh.

Baca Juga: Mengenal Jenis Tanda Lahir pada Bayi

Tanda Lahir Berpigmen pada Bayi

Kenali Berbagai Tanda Lahir pada Bayi -3

Foto: Orami Photo Stock

Tanda lahir berpigmen pada bayi seperti tanda kulit yang berkembang sebelum atau segera setelah kelahiran dan tanda kulit yang menyerupai pembuluh darah.

Dalam kebanyakan kasus, profesional kesehatan dapat mendiagnosis tanda lahir berpigmen pada bayi berdasarkan penampilan kulit. Tanda lahir yang lebih dalam dapat dikonfirmasi dengan tes seperti MRI, ultrasound, CT scan, atau biopsi.

Banyak tanda lahir kapiler seperti bercak salmon dan hemangioma stroberi bersifat sementara dan tidak memerlukan pengobatan. Untuk lesi permanen, menyembunyikan kosmetik dapat membantu.

Timolol topikal, obat beta-blocker, dapat digunakan dengan aman untuk hemangioma yang sedang tumbuh. Kortikosteroid oral dapat mengurangi ukuran hemangioma yang tumbuh dengan cepat dan menghambat penglihatan atau struktur vital.

Perawatan lain untuk tanda lahir berpigmen pada bayi merah mungkin termasuk:

  • Cryotherapy (pembekuan),
  • Operasi laser, dan
  • Operasi pengangkatan.

Dalam beberapa kasus, tanda lahir tidak memerlukan perawatan khusus sampai anak mencapai usia sekolah. Namun, hemangioma harus diobati lebih awal jika berkaitan dengan fungsi vital seperti penglihatan atau pernapasan.

Tanda Lahir Bayi yang Umum dan yang Perlu Diwaspadai

Berikut ini, Moms bisa mengenal beberapa jenis tanda lahir bayi yang umum ditemui dan mengetahui kapan waktunya perlu waspada terhadap munculnya tanda lahir bayi.

1. Hemangioma

1 Hemangioma.jpg

Foto: healthline.com

Tanda lahir bayi jenis ini terjadi akibat berkumpulnya pembuluh darah abnormal di dekat atau tepat di bawah permukaan kulit.

Tanda lahir bayi yang juga kerap disebut sebagai tanda strawberry ini biasanya muncul beberapa bulan setelah bayi lahir, dengan diawali sebagai bintik-bintik merah yang rata serta berjerawat.

Setelah sekitar 18 bulan, hemangioma akan mulai menyusut, dan biasanya hilang pada usia 3 hingga 10 tahun.

Hemangioma yang ada di dekat hidung, mulut atau dagu harus segera mendapatkan perawatan operasi atau laser. Termasuk juga jika memiliki tanda lahir bayi jenis ini di beberapa tempat sekaligus.

"Semakin banyak seorang anak memiliki tanda lahir ini, semakin tinggi risiko kesehatan yang mengintai organ internal," kata ahli bedah plastik wajah Marcelo Hochman, MD, seperti dikutip dari metrokids.com.

2. Bercak Salmon

2 Bercak Salmon.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Tanda lahir bayi ini berupa warna merah kecil yang muncul di kelopak mata atas, dahi, atau di tengah tengkuk leher.

Dikutip dari netdoctor.co.uk, sekitar 30 persen bayi dilahirkan dengan tanda lahir jenis ini. Biasanya, tanda lahir bayi di belakang leher tetap ada hingga bayi bertambah usia. Sementara tanda lahir bayi di dahi dan kelopak mata akan memudar.

Baca Juga: Mau Menghilangkan Tanda Lahir? Ini Beberapa Cara yang Memungkinkan

3. Café-Au-Lait Spot

3 Café-Au-Lait Spot.jpg

Foto: wonderopolis.org

Tanda lahir bayi ini berwarna kecoklatan, berbentuk oval yang disebabkan oleh peningkatan pigmen pada lapisan permukaan kulit.

Ini dapat muncul pada bayi baru lahir atau dalam waktu seminggu atau lebih setelah lahir.

Tanda lahir jenis ini umumnya tidak membahayakan, namun jika tanda lahir ini berada di enam titik kulit bayi atau lebih dan ukuran diameternya lebih dari 5 cm, maka perlu berkonsultasi dengan Dokter.

“Ini karena tanda lahir tersebut terkait dengan neurofibromatosis, yang dapat menyebabkan tumbuhnya tumor pada jaringan saraf di kemudian hari,” ungkap konsultan dokter anak Dr Sunit Godambe, dari Royal College of Paediatrics and Child Health, seperti dikutip dari netdoctor.co.uk.

4. Port Wine Stain

4 Port Wine Stain.jpg

Foto: mymundaneandmiraculouslife.com

Tanda lahir bayi ini berwarna merah atau ungu datar pada kulit yang terlihat sejak lahir. Seiring waktu, tanda lahir bayi tersebut dapat menebal dan bertumbuh.

Pertumbuhan ini terjadi karena berkumpulnya pembuluh darah yang tidak normal di bawah kulit.

Hal yang perlu dikhawatirkan mengenai tanda lahir bayi ini adalah jika Si Kecil memilikinya di bagian kelopak mata atas dan dahi.

Hal ini dapat menandakan Si Kecil mengalami sindrom Sturge-Webber yang dapat menyebabkan glaukoma, kejang dan keterlambatan perkembangan.

Baca Juga: Kenali Tanda Lahir yang Berbahaya dan Tidak

5. Bercak Mongolia

5 Bercak Mongolia.jpg

Foto: smartparents.sg

Tanda lahir jenis ini paling sering muncul di punggung bawah atau kaki dengan warna biru menuju abu-abu.

Dapat terlihat seperti memar tetapi tidak menyakitkan jika disentuh dan umumnya akan memudar pada saat anak mencapai usia pubertas.

Dikutip dari netdoctor.co.uk, beberapa ahli berpikir bahwa tanda lahir bayi jenis ini disebabkan oleh sel-sel kulit awal yang berkembang selama kehamilan terperangkap di dalam lapisan kulit.

Itulah beberapa jenis tanda lahir bayi yang perlu Moms ketahui.

Jika tanda lahir bayi menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan Dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Artikel Terkait