NEWBORN
1 Maret 2019

Kenali Tanda Lahir yang Berbahaya dan Tidak

Kenali buah hati Moms lebih dalam!
Artikel ditulis oleh (fitria.rahmadianti)
Disunting oleh (fitria.rahmadianti)

Saat melihat seorang anak memiliki tanda lahir, apa yang terlintas dalam benak Anda? Beberapa mungkin menyangkut-pautkanya dengan mitos kehamilan. Akibat gerhana bulan atau mengidam yang tak terpenuhi?

Sebenarnya faktor yang menyebabkan tanda lahir pada bayi masih belum bisa dibuktikan, ada bayi yang lahir dengan membawa tanda, ada juga yang tidak memilikinya. Berkaitan dengan itu, mari kita kenali tanda-tanda lahir yang dimiliki bayi. Berbahayakah?

Tanda lahir vascular

shutterstock 470663627

Ciri-cirinya adalah bercak yang timbul dipermukaan kulit, bisa berwarna ungu, merah, merah muda, atau biru. Tanda ini terjadi akibat pembuluh darah yang abnormal di bawah kulit. Biasanya tanda ini berada di area wajah, leher, dan kepala. Tanda ini juga terbagi dalam beberapa jenis, yaitu:

1. Tanda Stroberi atau Hemangioma (bisa berbahaya). Tanda ini akan muncul pada 6 bulan pertama, namun akan menghilang pada usia 5-9 tahun. Tanda ini tidak menimbulkan rasa sakit, tapi jika ukurannya melebar hingga menutupi mata, mulut, atau hidung dan mengganggu aktivitas, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter untuk menghilangkannya.

2. Noda Makular (tidak berbahaya). Ditandai denganadanya bercak tipis berwarna merah muda atau merah. Biasanya terletak di antara alis, kelopak mata, bibir atas, dan belakang leher. Tanpa perawatan apapun, kebanyakan tanda ini dapat menghilang dengan sendirinya seiring waktu.

3. Noda Anggur atau Port-Wine Stains (bisa berbahaya). Biasanya ada di area wajah, leher, lengan atau kaki. Tanda ini berwarna ungu, cenderung akan semakin gelap, dan tidak akan hilang. Jika tanda ini menutupi mata, segera konsultasikan ke dokter agar tidak terjadi komplikasi.

Tanda lahir berpigmen

shutterstock 389837977

Tanda lahir ini disertai dengan bercak berwarna cokelat. Penyebabnya adalah adanya kelompok sel berpigmen di kulit. Tanda ini terbagi dalam beberapa jenis, yaitu:

1. Tahi Lalat (bisa berbahaya jika membesar). Pada umumnya, tahi lalat sering kita temukan pada setiap orang. Tahi lalat yang berukuran normal tidak berbahaya dan cenderung bisa hilang. Namun ada juga yang semakin membesar dan ditumbuhi bulu. Jika ini terjadi, orangtua sebaiknya mulai waspada karena tanda ini berpotensi mengakibatkan kanker kulit.

2. Noda Kopi (bisa berbahaya). Perhatikan jumlah tanda ini pada tubuh anak Anda. Jika hanya satu atau dua masih tidak berbahaya. Namun jika lebih, hal ini menjadi tanda bahwa anak Anda terkena neurofibromatosis atau kelainan genetik yang menyebabkan pertumbuhan sel menjadi tidak normal dari jaringan saraf.

3. Spot Mongolia (tidak berbahaya). Tanda lahir ini berwarna kebiruan dan keabu-abuan. Letaknya dibelakang tubuh. Tanda ini akan memudar tanpa pengobatan. Biasanya terjadi pada kulit gelap anak-anak Afrika, Asia, Indian, Hispanik, dan keturunan Eropa Selatan.

Coba perhatikan tubuh pada anak Anda. Jika menemukan tanda yang berbahaya, periksakanlah ke dokter dan jangan tunggu hingga terjadi komplikasi. Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan?

--DA

Foto: Berbagai Sumber

Artikel Terkait