DI ATAS 5 TAHUN
16 Juni 2020

Kenali Waktu Tepat Menggunakan Kompres Panas Dan Kompres Dingin Untuk Anak, Jangan Tertukar!

Penggunaan kompres yang tepat bisa mempercepat pemulihan kondisi anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms mungkin sudah cukup sering mendengar manfaat kompres panas dan kompres dingin untuk anak, tapi sudah tahukah perbedaan cara kerja dan waktu tepat untuk menggunakan keduanya?

Dengan menggunakan jenis kompres yang tepat, Moms bisa membantu meredakan gejala sakit atau cedera anak dengan lebih cepat. Sebaliknya, penggunaan kompres yang salah bisa menghambat proses kesembuhan atau bahkan memperburuk kondisi Si Kecil.

Silakan simak penjelasan berikut untuk tahu lebih banyak tentang kompres yang tepat untuk anak ya, Moms.

Perbedaan Kompres Panas dan Kompres Dingin

Kenali Waktu Tepat Menggunakan Kompres Panas Dan Kompres Dingin Untuk Anak, Jangan Tertukar! 1.jpg

Foto: Rossbridgepeds.com

Sebelum menggunakan, Mom perlu tahu kalau perbedaan utama kompres panas dan kompres dingin untuk anak bukan terletak pada suhunya, tapi justru pengaruhnya pada tubuh dan pembuluh darah.

Mengutip penjelasan dari medicalnewstoday.com, memberikan kompres panas atau hangat pada tubuh memicu vasodilatasi atau pelebaran pembuluh darah. Saat pembuluh darah melebar, darah mengalir lebih banyak ke seluruh tubuh sambil membawa lebih banyak kandungan oksigen, nutrisi, dan sel imun.

Sebaliknya memberikan kompres dingin pada tubuh akan memicu vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah, dan memberikan efek mengurangi rasa nyeri pada bagian tubuh yang cedera.

Baca Juga: Anak Panas Karena Demam? Jangan Panik Dulu

Kompres Panas Untuk Anak

Kenali Waktu Tepat Menggunakan Kompres Panas Dan Kompres Dingin Untuk Anak, Jangan Tertukar! 2.jpg

Foto: Gleneagles.com.sg

Walau disebut dengan kompres panas, suhu ideal untuk digunakan sebaiknya hanya sampai kadar hangat dan tidak terasa sakit bagi tubuh.

Ada dua jenis kompres panas yang umumnya digunakan, yaitu kompres kering (heating pad, lampu pemanas, atau sauna) dan kompres lembab (handuk dibasahi dengan air hangat atau berendam air hangat). Penggunaan kompres lembab lebih disarankan untuk anak, karena memiliki risiko luka bakar yang lebih kecil dan distribusi panas yang lebih merata.

Nah, kompres panas tepat untuk digunakan pada kondisi berikut:

  • Demam. Kompres panas akan lebih efektif bila diletakkan pada lipatan tubuh seperti ketiak, lipatan lutut, siku, atau selangkangan.
  • Sakit kepala, leher kaku, dan sakit punggung bawah.
  • Migrain, dengan diletakkan pada dahi.
  • Bintitan, bisul, atau nyeri pada mata.
  • Tendonitis atau iritasi dan rasa kaku di otot.
  • Cedera olahraga yang telah lewat masa akut (+72 jam).
  • Kram menstruasi.

Kompres panas tidak boleh dilakukan pada cedera otot/olahraga dalam fase akut (0-48 jam), anak dengan kondisi dermatitis, maupun luka yang terasa panas bila disentuh seperti memar, keseleo, atau pendarahan.

Baca Juga: Demam Anak Naik Turun, Kapan Mama Perlu Waspada?

Kompres Dingin Untuk Anak

Kenali Waktu Tepat Menggunakan Kompres Panas Dan Kompres Dingin Untuk Anak, Jangan Tertukar! 3.jpg

Foto: Whatsupmoms.com

Efek vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh dari kompres dingin dapat membantu mengurangi bengkak dan menghentikan pendarahan. Sirkulasi darah yang terbatas juga bisa mengurangi rasa sakit dan memar.

Kompres dingin bisa dilakukan dengan gel pack beku, spons basah yang dibekukan, es batu yang dimasukkan ke dalam plastik dan dibungkus dengan handuk atau kain, atau sekadar melembabkan kain dengan air es.

Ingat ya Moms, tidak boleh menempelkan es langsung pada kulit karena bisa menyebabkan kerusakan jaringan kulit. Selalu gunakan media lain seperti kain atau handuk untuk melindungi kulit.

Menurut sebuah studi dari National Institutes of Health, kompres dingin paling baik digunakan untuk cedera fase akut, setelah operasi, dan mengurangi perdarahan. Sebaliknya, jangan gunakan kompres dingin untuk kondisi kram, demam, maupun pada luka bakar atau luka terbuka.

Baca Juga: Jenis-jenis Demam Pada Anak yang Harus Kita Tahu

Perhatikan pula durasi penggunaan kompres panas dan kompres dingin untuk anak, yaitu hanya sekitar 15-20 menit untuk satu kali aplikasi dan bisa diulang kembali 20 menit bila dirasa perlu. Jangan biarkan kompres dipakai semalaman atau ditinggal tidur.

Bagaimana Moms, sudahkah melakukan kompres yang tepat pada anak sesuai dengan kegunaannya?

Artikel Terkait