KESEHATAN
16 Maret 2020

Kenapa Kita Bisa Pingsan Saat Haid?

Pingsan saat haid bukan tidak mungkin terjadi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, pernah merasakan pingsan sebelumnya? Kondisi ini terjadi ketika seseorang kehilangan kesadaran untuk sementara.

Ketika akan pingsan, Moms bisa merasakan perasaan pusing terlebih dulu, yang diikuti dengan pendengaran memudar dan penglihatan menjadi menggelap.

Gejala lainnya adalah detak jantung menjadi tidak teratur, mual, dan keringat dingin.

Nah, sebaiknya Moms wajib waspada ketika mengalami pingsan saat haid. Sewajar-wajarnya, ketika haid tidak sampai menyebabkan pingsan.

Tanda haid yang mungkin dapat dirasakan wanita adalah kram perut, nyeri pinggang, dan migrain. Ketika terjadi pingsan, maka hal tersebut memiliki alasan tertentu.

Baca Juga: Arti Perbedaan Warna Darah Menstruasi

Penyebab Pingsan Saat Haid

Kenapa Kita Bisa Pingsan Saat Haid-1.jpeg

Foto: suisenceinte.com

Studi yang diungkapkan dalam Journal of the American Heart Association mengungkapkan, pingsan terjadi ketika aliran darah otak atau pengiriman oksigen turun sementara di bawah normal.

Pemicunya, paling sering adalah penurunan tekanan darah secara tiba-tiba. Moms dapat merasakan pingsan ketika sedang berdiri lalu tiba-tiba pandangan menjadi gelap.

Otak membutuhkan pasokan oksigen dan glukosa yang cukup, di mana keduanya dikirimkan oleh darah.

Nah, jantung harus cukup kuat untuk memompa darah mulai dari kaki hingga kepala agar otak menerima pasokan yang cukup. Ketika hal tersebut tidak terjadi, maka Moms dapat pingsan.

Pingsan dapat terjadi pada berbagai macam peristiwa, seperti saat diambil darahnya, disuntik, mendengar berita buruk, atau bahkan ketika tertawa keras.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Kram Perut Saat Menstruasi

Seorang wanita bisa pingsan saat haid tidak lepas dari sirkulasi darah yang berubah. Haid terjadi ketika darah dialokasikan kembali dan dialihkan ke rahim dan perut.

Artinya, sirkulasi darah ke bagian tubuh lain menjadi berkurang. Hal ini yang mendasari sistem pencernaan Moms dapat lebih lambat seminggu sebelum menstruasi.

“Selama haid, wanita dapat mengalami mual dan pusing, yang akhirnya dapat menyebabkan pingsan. Hal ini rentan dialami bagi mereka yang memiliki tekanan darah rendah. Hal ini karena otak membutuhkan oksigen dan glukosa sedangkan malah terjadi penurunan tekanan darah,” ungkap Emma Thornton, ahli nutrisi dari Inggris.

Jika Moms mengalami pingsan saat haid dan terjadi hanya sesekali, maka sebenarnya hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan.

Pingsan dapat terjadi ketika daya tahan tubuh Moms sedang lemah ketika haid datang.

Namun, ketika pingsan sering terjadi ketika haid atau terjadi secara reguler, maka sebaiknya Moms memastikan kondisi ke dokter untuk menemukan diagnosis yang tepat.

Baca Juga: Bahaya Jarang Ganti Pembalut Saat Menstruasi

Perubahan Hormon Menyebabkan Pingsan Saat Haid

Kenapa Kita Bisa Pingsan Saat Haid-3.jpeg

Foto: seasonsmedical.com

Selain penurunan darah secara drastis, ada beberapa penyebab pingsan saat haid. Studi ini diungkap dalam penelitian berjudul Syncope and Related Paroxysmal Spells.

Studi tersebut menyebutkan, tingkat hormon yang berfluktuasi selama haid, turut memengaruhi hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh Moms.

Perubahan hormon ini dapat memengaruhi gula darah menjadi relatif rendah.

Nah, jika tidak dibarengi dengan pola makan yang sehat dan cukup sepanjang harinya, Moms dapat merasakan lemas hingga akhirnya pingsan ketika menstruasi.

Nyatanya, perubahan hormon saat haid juga rentan membuat dehidrasi. Untuk itu, selalu cukupkan cairan tubuh setiap harinya terutama saat sedang haid.

Baca Juga: Arti Perbedaan Warna Darah Menstruasi

Selain itu, hindari berdiri terlalu lama dan hindari berada di ruangan dengan suhu terlalu panas untuk mencegah terjadinya pingsan saat haid.

Tidak lupa juga untuk selalu memenuhi asupan nutrisi dan gizi yang masuk setiap harinya, ya, Moms.

Artikel Terkait