KESEHATAN
16 Februari 2020

Noda Keputihan Bisa Mengubah Warna Celana Dalam? Ini Penjelasannya!

Biasanya akan meninggalkan bercak noda pada bagian celana dalam kita
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Keputihan seringkali dialami oleh perempuan. Hal ini umumnya terjadi saat kita para perempuan sedang mengalami siklus menstruasi.

Keputihan adalah kondisi keluarnya cairan atau lendir dari dalam vagina kita. Biasa hal ini terlihat dalam celana dalam kita yang menunjukkan bercak putih. Keputihan ini sebenarnya merupakan cara alami tubuh untuk menjaga kebersihan dan kelembapan organ intim.

Saat keputihan keluar, ini berarti juga bahwa ia membawa sel-sel mati dan bakteri agar vagina terlindungi dari infeksi.

Nah, jika diperhatikan, pelepasan cairan lendir ini dapat meninggalkan noda seperti warna putih di pakaian dalam kita. Tentu akan sangat menjengkelkan jika kita melihat hal ini, apalagi saat sedang melipat cucian bersih.

Apa yang menyebabkan munculnya noda keputihan di pakaian dalam? Ini penjelasannya.

Baca Juga: Jenis-jenis Keputihan, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Karena Sifat Asam pada Keputihan

noda keputihan

Foto: hacks4lives.com

Jennifer Paul, dokter kandungan, tidak bisa membenarkan bahwa noda pada pakaian dalam berasal dari noda keputihan yang terjadi. Hal ini dikarenakan ia seorang ginekolog dan bukan ahli kain. Namun, dapat bahwa sifat dipastikan bahwa sifat asam dari noda keputihan dapat berinteraksi dengan pewarna dalam pakaian dalam dan menyebabkan noda.

Noda yang berubah warna yang dihasilkan pada kain pakaian dalam kita tidak secara otomatis berarti ada sesuatu yang salah dengan keputihan atau vagina kita.

"Orang tidak perlu khawatir tentang noda ringan ini," kata Taraneh Shirazian, asisten profesor kebidanan dan ginekologi di NYU Langone Health di New York City. Namun mengapa bisa timbul noda ini?

Skala pH atau tingkat keasaman adalah dari 0 hingga 14 atau 1 hingga 14, tergantung pada sumbernya. Apa pun dengan pH di bawah 7, memiliki sifat asam, termasuk jus lemon (pH 2), kopi hitam (pH 5), urin (pH 6), dan keputihan! Kisaran pH vagina yang normal berada pada angka 3,5 dan 4,5.

"Asam keputihan dapat meninggalkan noda pada pakaian dalam, tetapi penting untuk diingat bahwa itu adalah keputihan yang normal dan sehat untuk vagina kita," kata Dr. Jennifer Paul.

Baca Juga: Cara Membedakan Keputihan yang Normal dan Berbahaya Saat Hamil

Wajar Jika Kadar pH Keputihan Berubah-Ubah

noda keputihan

Foto: healthline.com

Noda keputihan bisa jadi disebabkan karena beberapa faktor. Antara lain, seperti aktivitas seksual, menstruasi, dan membersihkan vagina dengan sabun (bukan ide yang baik) dapat mempengaruhi pH vagina sampai batas tertentu. Fluktuasi ini tidak selalu menjadi masalah.

“Vagina memiliki keseimbangannya sendiri," kata Dr. Shirazian. Ketika keseimbangan pH terganggu, seharusnya dan biasanya, pada akhirnya menemukan jalannya ke tingkat yang normal.

"Ini seperti oven pembersih sendiri, karena ada pertumbuhan dan pemeliharaan bakteri yang konstan," kata Dr. Shirazian.

Baca Juga: 5 Jenis Bahan Celana Dalam dan Efeknya Saat Dipakai

Nah, ternyata noda keputihan yang menyebabkan perubahan warna pada celana dalam tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika noda keputihan berjumlah banyak, berwarna pekat, beraroma tidak sedap, dan diikuti gatal-gatal di area organ intim, Moms sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter kandungan.

Bisa jadi hal tersebut merupakan gejala suatu penyakit yang perlu segera ditangani.

Artikel Terkait