GAYA HIDUP
13 Agustus 2019

Keringat Berlebih di Tubuh? Mungkin Kamu Terkena Hiperhidrosis

Berkeringat adalah hal normal, tetapi…
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Berkeringat adalah hal yang normal yang terjadi pada tubuh kita.

Keringat adalah cara tubuh menjaga hyperhidros dan menjaga tubuh tetap sejuk.

Ketika tubuh mendapat rangsangan panas yang amat berlebih, misalnya setelah berolahraga dan/atau ketika matahari terik, keringat akan keluar dari pori-pori tubuh untuk membuat suhu tubuh tetap terjaga.

Namun, hiperhidros tersertifikasi dari Orlando, Florida, Allison Arthur, MD menjelaskan, setiap orang berkeringat dengan jumlah yang berbeda.

Bahkan, ada sebagian orang yang sulit berkeringat banyak, jumlahnya bisa kurang dari satu liter per harinya.

Sementara sebagian lainnya bisa berkeringat hingga berliter-liter.

Jika kita memiliki keringat berlebihan, mungkin kita mempunyai kondisi hyperhidrosis.

Apa Itu Hiperhidrosis?

hiper 1

Foto: media.allure.com

Dilansir dari medicalnewstoday.com, hiperhidrosis terdiri dari 2 kata, yakni hyper yang berarti terlalu banyak dan hidrosis yang berarti keringat.

Sehingga, hiperhidrosis adalah kondisi medis yang menyebabkan keringat berlebih.

Ada dua jenis hiperhidrosis, yaitu primer dan sekunder:

  • Hiperhidrosis primer : kondisi di mana tidak ada alasan penyebab munculnya keringat tersebut. Orang-orang yang mengalaminya mulai menyadari keringat mereka berlebih ketika usia anak-anak atau remaja.
  • Hiperhidrosis sekunder: kondisi di mana keringat yang muncul berkaitan dengan masalah kesehatan, ini bukan terjadi hanya karena produksi keringat biasa.

Contohnya, ketika kita sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu yang memicu keringat berlebih, diabetes, menuju menopause atau memiliki tiroid yang overaktif.

Keringat berlebihan ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena kulit sering basah, infeksi kulit dapat berkembang.

Baca juga : Tangan Sering Berkeringat? Ini Penjelasannya!

Penyebab Hiperhidrosis

hiper 2

Foto: netdna-ssl.com

Penyebab hiperhidrosis primer tak memiliki penyebab pasti. Beberapa studi menyebutkan bahwa hiperhidrosis primer disebabkan oleh gugup, stres, dan cemas.

Namun, penelitian lain menyebutkan penyebab hiperhidrosis primer adalah memiliki komponen genetik, yakni gen tertentu berperan dalam hiperhidrosis, membuatnya tampak lebih mungkin diwariskan.

Sedangkan, hiperhidrosis sekunder memiliki banyak penyebab, seperti penyakit jantung, diabetes, penyakit parkinson, kegagalan pernapasan, beberapa kanker, dan kegemukan.

Pengobatan Hiperhidrosis

hiper 3

Foto: mdcomplexions.com

Beberapa perubahan dalam aktivitas dan gaya hidup sehari-hari dapat membantu mengurangi kondisi keringat berlebih.

Kita bisa menggunakan antiperspiran, yakni deodoran untuk "menyumbat" kelenjar keringat dan menggunakan pakaian yang longgar.

Jika hal tersebut kurang membantu, perawatan medis dapat dilakukan.

Baca juga : Kenapa Tangan dan Kaki Sering Berkeringat?

(SA/CAR)

Artikel Terkait