2-3 TAHUN
3 Maret 2019

5 Kesalahan yang Harus Dihindari Orang Tua Saat Menenangkan Balita Tantrum

Mengancam dan berteriak bukanlah cara tepat untuk menenangkan Si kecil yang tantrum
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Setiap orang tua pasti tahu betul, kalau menenangkan balita tantrum itu bukanlah hal mudah.

Walaupun sudah mengikuti berbagai saran dan tips dari artikel, nyatanya tantrum Si Kecil terkadang malah bertambah parah dan sulit dikendalikan ya, Moms.

Bila segala cara sudah dicoba tapi masih saja tidak berhasil, mungkin Moms perlu menghindari beberapa kesalahan saat menenangkan balita tantrum berikut ini:

1. Menggunakan Ancaman

5 kesalahan yang harus dihindari orang tua saat menenangkan balita tantrum 1

Saat sudah bingung menghadapi balita tantrum, pernahkah Moms tanpa sadar mengeluarkan kalimat ancaman seperti “Berhenti menangis atau Moms tinggalkan!” dan semacamnya?

Menurut Dr. Karyn Gordon, penulis buku Dr. Karyn’s Guide to the Teen Years, kalimat ancaman seperti tadi bukan hanya tidak efektif untuk menenangkan balita tantrum, tapi juga dapat merusak kepercayaan anak pada orang tua.

2. Berteriak

5 kesalahan yang harus dihindari orang tua saat menenangkan balita tantrum 2

Ya, menghadapi balita tantrum memang bisa membuat siapapun merasa stres. Tidak heran kalau banyak orang tua tanpa sadar berteriak atau membentak agar balita berhenti menangis dan merengek.

Padahal, yang dibutuhkan oleh balita adalah contoh nyata tentang mengendalikan diri serta berperilaku dengan baik saat menghadapi masalah lho, Moms.

Baca Juga: 7 Makanan yang Bisa Redakan Tantrum Balita, Moms Mau Coba?

3. Mengabaikan Perasaan Si Kecil

5 kesalahan yang harus dihindari orang tua saat menenangkan balita tantrum 3

Strategi mengabaikan balita tantrum memang efektif untuk membuat Si Kecil belajar kalau tantrum bukanlah cara yang benar untuk mendapatkan keinginannya.

Namun, yang harus diabaikan disini hanya perilakunya, bukan emosi yang dirasakan balita ya, Moms.

Agar tidak melakukan kesalahan saat menenangkan balita tantrum, katakan dengan tenang dan tegas kalau Moms tahu dia sedang marah atau sedih, tapi tantrum tidak akan membantunya mendapatkan apa yang diinginkannya.

4. Menyerah Pada Keinginan Balita

5 kesalahan yang harus dihindari orang tua saat menenangkan balita tantrum 4

Ini dia, kesalahan saat menenangkan balita tantrum yang paling sering dilakukan orang tua saat sedang berada di tempat umum.

Agar Si Kecil kembali tenang dan tidak mengganggu kenyamanan orang lain, banyak orang tua memilih untuk memberikan apa yang diinginkan balita.

Menurut psikiater anak dan remaja, Dr. Maria Celina H. Germar, hal tersebut sama saja mengajarkan pada anak kalau tantrum adalah cara paling ampuh untuk memanipulasi Moms agar mendapatkan apa yang diinginkannya.

Yang lebih parah lagi, buah hati dijamin akan melakukannya lagi dengan lebih agresif, lebih lama, dan lebih keras di masa depan lho, Moms.

Baca Juga: Balita Mengamuk? Ketahui Perbedaan Tantrum dan Sensory Meltdown

5. Menyogok Si Kecil Agar Diam

5 kesalahan yang harus dihindari orang tua saat menenangkan balita tantrum 5

Hampir sama dengan kesalahan menenangkan balita tantrum di atas, ada juga orang tua yang menawarkan sogokan agar Si kecil mau diam dan tenang.

Kalimat seperti “Nanti Moms belikan es krim kalau kamu berhenti menangis” atau “Kita pergi ke taman bermain kalau kamu berhenti berteriak sekarang juga,” justru akan membuat balita lebih sering tantrum bila ada kesempatan.

Yang harusnya Moms lakukan bukanlah memberi sogokan, tapi memberikan hadiah untuk perilaku baik.

Misalnya saja, dengan mengatakan “Kalau kamu bersikap baik dan santun selama kita di restoran nanti, kamu boleh makan es krim.”

Dengan mengenali kesalahan saat menenangkan balita tantrum tadi, semoga Moms bisa lebih baik dalam mengajarkan buah hati cara mengendalikan diri, mengungkapkan perasaan, serta berkomunikasi.

Cara apa sih, yang biasanya Moms lakukan untuk menenangkan balita tantrum?

(WA)

Artikel Terkait