KESEHATAN
20 Juli 2019

Ketahui Apa Itu pH Vagina dan Cara Menjaga Keseimbangannya

Kadar pH vagina yang tinggi bisa menyebabkan infeksi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Masih sedikit orang yang sadar akan pentingnya menjaga kadar pH vagina. Padahal, tingkat asam atau basa pada vagina bisa menentukan bila kondisi vagina Moms dalam keadaan sehat atau tidak.

Alat reproduksi wanita ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menjaganya tetap bersih dengan mengeluarkan cairan alami dan mempertahankan pH yang sehat.

Hal ini untuk mendorong pertumbuhan bakteri baik dan mencegah bakteri berbahaya masuk ke vagina.

Mengutip dari Medical News Today, kadar pH vagina yang normal antara 3,8 dan 4,5. Skala pH di atas 7 basa, dan pH di bawah 7 masuk ke tingkat asam.

Menjaga tingkat pH vagina dalam kisaran ini dapat membantu vagina tehindar dari infeksi bakteri dan jamur.

Tingkat pH vagina dapat berubah-ubah. Biasanya, tingkatnya akan jadi lebih tinggi dari 4,5 sebelum wanita mengalami periode menstruasi pertama dan setelah menopause.

Namun, pH vagina yang kurang dari 4,5 biasanya terjadi selama usia reproduksi (15-49 tahun), kecuali jika suatu kondisi atau adanya infeksi.

Baca Juga: 5 Makanan Yang Baik Untuk Kesehatan Vagina

Apa yang Memengaruhi Kadar pH Vagina?

menjaga pH vagina

Layaknya anggota tubuh lain, ada beberapa hal yang memengaruhi kadar pH vagina seseorang. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Joanna Ellington, ahli fisiologi reproduksi.

"Zat seng besi dan mangan sangat penting untuk membuat bakteri sehat bekerja dengan baik dalam menjaga vagina tetap sehat. Banyak wanita tidak mengonsumsi cukup nutrisi ini, terutama jika mereka vegetarian," jelasnya.

Ia mengaitkan kekurangan nutrisi ini dengan menurunnya tingkat estrogen, yang membantu menjaga keseimbangan kadar pH vagina.

"Tanpa estrogen, pH vagina dan ketidakseimbangan bakteri dapat terjadi. Sehingga, penting menjalani pola makan dengan memastikan asupan lemak yang baik, dan memeriksakan kadar estrogen dan testosteron, serta zat besi setiap tahun," ungkapnya.

Baca Juga: Catat, Ini Cara Mengatasi Vagina Gatal Saat Hamil yang Aman

Dampak Tingkat pH Vagina Terhadap Aktivitas Seksual dan Kesehatan Reproduksi

pH vagina-2.jpg

Lebih lanjut lagi, Joanna menjelaskan ketika kadar pH vagina di atas 5, akan ada bau tidak sedap pada vagina (bau busuk atau amis) yang dihasilkan oleh reaksi kimia dari bakteri.

"Alasan utama mengapa wanita menggunakan gel penyegar dan/atau melakukan pencucian (douching) adalah untuk menghentikan bau yang tidak diinginkan dan membuat menarik bagi pasangan mereka," terang Joanna.

"Jika kadar pH tinggi ini bertahan dan bau menjadi konstan, penyakit yang disebut bacterial vaginosis (BV) dapat terjadi," tambahnya.

Apabila sudah didiagnosis memiliki penyakit bacterial vaginosis, ini dapat meningkatkan risiko penyakit menular seksual (PMS), penyakit radang panggul, atau kelahiran dini jika hamil.

Baca Juga: Vagina Kering, Apa Penyebab dan Cara Mengatasinya?

Apa yang Membuat Tingkat pH Vagina Tidak Seimbang?

pH vagina-1.jpg

Ada beberapa hal yang bisa membuat tingkat pH vagina menjadi tidak seimbang, yaitu sebagai berikut:

  • Seks tanpa pengaman. Ini karena semen bersifat basa, yang dapat mendorong pertumbuhan bakteri tertentu.
  • Antibiotik. Obat-obatan ini tidak hanya membunuh bakteri jahat, tetapi juga bakteri baik yang dibutuhkan untuk mempertahankan tingkat pH vagina yang sehat.
  • Menstruasi. Darah haid sedikit basa dan meningkatkan kadar pH vagina. Ketika darah mengalir melalui vagina dan diserap ke dalam tampon atau pembalut yang diduduki, itu dapat meningkatkan kadar pH vagina.
  • Douching. Sekitar 20 persen wanita mencuci vagina dengan campuran air dan cuka, soda kue, atau yodium. Douching tidak hanya meningkatkan kadar pH vagina, tetapi juga mendorong pertumbuhan bakteri berbahaya.

Bukan dengan douching, penting juga untuk menjaga kebersihan vagina dengan mencucinya menggunakan cara yang benar, dan Moms hanya membutuhkan sabun dan air saja.

"Ada banyak kesalahpahaman tentang cara membersihkan alat reproduksi wanita. Jangan gunakan scrub khusus atau douching. Memakai sabun dan air adalah cara mencuci yang benar-benar Anda butuhkan," terang Lauren Streicher, M.D., profesor asosiasi kebidanan dan ginekologi klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern, Feinberg School of Medicine, mengutip dari SELF.

Jadi, itu dia Moms penjelasan tentang apa itu tingkat pH vagina dan mengapa penting untuk menjaga kadar pH vagina tetap seimbang.

Artikel Terkait