KESEHATAN
13 September 2019

Ketahui Apa Penyebab Kapalan dan Bagaimana Cara Benar Menyembuhkannya

Tak kenal maka tak sayang. Yuk kita pelajari serba-serbi kapalan, agar kita tahu hal apa saja yang menyebabkannya.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ryo

Kapalan terbentuk dari akumulasi sel kulit mati yang mengeras dan menebal. Biasanya, kapalan terjadi di area kaki, tangan, siku, dan lutut.

“Kallus, begitu nama aliasnya, terbentuk sebagai hasil mekanisme pertahanan tubuh untuk melindungi bagian tubuh tertentu dari tekanan dan gesekan yang berlebihan,” ungkap Dr Rosemary Leonard, dermatologis dan editor ahli di express.co.uk.

Beberapa jenis kapalan memiliki inti yang dalam dan dikenal sebagai nukleasi. Jenis kalus khusus ini, bisa sangat menyakitkan saat ditekan. Kondisi ini sering disebut sebagai Inatable Plantar Keratosis.

Baca Juga: 5 Penyebab Kapalan di Kulit

Penyebab Kapalan

dry-and-cracked-soles-of-feet-on-white-background-157437956-5bfd7dee46e0fb005182040a.jpg

Foto: verywellhealth.com

Kapalan berkembang karena tekanan yang berlebihan di area tertentu. Biasanya kemunculannya kapalan tergantung kegiatan rutin seseorang.

“Beberapa penyebab umum pembentukan kalus adalah penggunaan sepatu hak tinggi, sepatu yang terlalu kecil, obesitas, kelainan dalam siklus berjalan (gerakan berjalan), kaki rata, kaki melengkung tinggi, tonjolan tulang, dan hilangnya bantalan lemak pada bagian bawah kaki,” terang Dr. Leonard.

Baca Juga: 7 Langkah Menyembuhkan Kapalan

Mengobati dan Mencegah Kapalan

51nWsGoNbcL._SL1000_.jpg

Banyak yang mencoba menghilangkan kapalan dengan memotongnya. Biasanya, alat yang digunakan adalah pisau dapur atau silet.

“Ini bukan cara memperlakukan kalus dengan benar. Memotong dengan pisau hanya bisa dilakukan oleh seseorang yang profesional,” terang Dr Leonard.

Tanpa pengetahuan, kegiatan ini sangat berbahaya. Bahkan dapat memperburuk kondisi dan mengakibatkan cedera yang tidak perlu. Penderita diabetes khususnya tidak boleh mencoba jenis perawatan ini.

Untuk mengurangi tekanan berlebihan yang menyebabkan terbentuknya kallus, pengendalian berat badan bisa jadi pilihan. Tekanan di badan harus didistribusikan kembali secara merata dengan penggunaan orthotic. Transfer orthotic yang efektif menjauhkan dari “hot spot” atau area bertekanan tinggi. Jika dilakukan dengan sabar, bisa menyembuhkan penebalan.

Wanita juga harus menghindari memakai sepatu hak tinggi atau yang ukurannya sempit. Perhatikan bentuk kaki, agar Moms bisa memilih sepatu yang nyaman dan bisa menghindari penebalan.

Seperti biasa, operasi harus menjadi pilihan terakhir dalam memerangi kallus. Jika hal ini gagal dilakukan, berkonsultasilah dengan dokter kulit terdekat!

Baca Juga: Kulit Kapalan? Atasi dengan Batu Apung!

(RYO/DIN)

Artikel Terkait