BALITA DAN ANAK
29 Oktober 2019

Ketahui Bahaya Tas Sekolah Anak Terlalu Berat

Bisa mengakibatkan kelainan tulang punggung lho
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bagi Si Kecil yang sudah memasuki usia sekolah, pergi ke sekolah dengan membawa banyak buku pelajaran dalam tas sekolahnya adalah hal biasa yang ia lakukan sehari-hari.

Tapi apakah Moms pernah menyadari seberapa berat tas tersebut?

Tas sekolah anak bisa sangat berat jika Moms perhatikan. Beratnya tas sekolah anak ini, bisa jadi dikarenakan guru meminta muridnya untuk membawa semua buku yang diperlukan.

Padahal jika tas sekolah anak terlalu berat bisa berisiko pada kesehatan pada tubuh Si Kecil lho Moms.

Apa saja dampak kesehatan jika tas sekolah anak terlalu berat? Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Memilih Tas Sekolah Anak

Kelainan Bentuk Tulang

beban tas sekolah

Foto: kidshealth.com

Berdasarkan beberapa penelitian, tas sekolah anak terlalu berat dapat memengaruhi bentuk tulang punggung dan belakang anak dengan sangat buruk, sehingga mungkin memberikan efek jangka panjang.

Dilansir dari laman Daily Mail, meningkatnya jumlah anak-anak yang mengalami kelainan bentuk punggung karena tas sekolah anak terlalu berat, seringkali disebutkan oleh para ahli.

Anak menderita sakit punggung pada usia 14 tahun dan dokter melaporkan peningkatan kasus kelainan tulang belakang para murid, termasuk kelainan bentuk punggung yang dikenal sebagai skoliosis.

Murid-murid secara rutin membawa tas berisi buku-buku berat, laptop, perlengkapan olahraga, dan bekal makan siang, yang beratnya bisa mencapai dua batu besar.

Baca Juga: Ketahui Penanganan untuk Kelainan Bentuk Kaki Anak X atau O Berikut Ini!

Para ahli kesehatan mengatakan anak-anak berisiko mengalami kerusakan jangka panjang dan akhirnya permanen jika tas sekolah anak terlalu berat, atau tas sekolah yang berat lebih dari 15 persen dari berat badan mereka di atas bahu.

Badan amal BackCare mengklaim banyak anak muda yang membawa beban tas sekolah sebanyak 20 persen dari berat mereka ke dan dari sekolah, dan beberapa hingga 25 persen.

"Jika anak-anak mengalami sakit punggung dengan mudah, maka besar kemungkinannya mereka akan terus mengalaminya selama 70 hingga 80 tahun ke depan, yang mengarah pada biaya fisik dan emosional yang sangat besar," kata Sean McDougall, peneliti dari BackCare.

Berat Tas Sekolah yang Disarankan

beban tas sekolah

Foto: parents.com

The American Academy of Orthopedic Surgeons merekomendasikan para siswa untuk hanya membawa 10 persen dari berat badan mereka.

Misalnya, jika seorang anak berbobot 20 kg, maka anak tersebut hanya boleh membawa sekitar 2 kg beban tas sekolah dari berat badannya.

Baca Juga: Trik Mengatasi Anak yang Tidak Mau Sekolah

Anak-anak menggunakan ransel setiap hari untuk membawa buku-buku pelajarannya. Banyak siswa membawa tas sekolah yang lebih besar dengan berat yang berlebihan.

Sementara beberapa orang tua membantu membawa tas sekolah anak, sebagian membiarkan Si Kecil membawa sendiri.

Dokter mengatakan tas sekolah anak terlalu berat menyebabkan sakit leher dan punggung, ketegangan bahu, dan kelelahan.

“Karena ketika mereka membawa beban tas sekolah yang berat, mereka cenderung membungkuk terlalu banyak dan terlihat pendek. Bila tidak, hal tersebut tidak akan banyak berpengaruh,” kata Dr. Kuenzang Dorji, dokter bedah tulang belakang di rumah sakit rujukan nasional.

Namun menurutnya, pada umumnya, ia banyak mendapatkan pasien dengan keluhan sakit punggung, baik itu pelajar atau pengunjung kantor dan kebanyakan mereka lakukan dengan postur tubuh yang buruk.

Nah Moms, ternyata tas sekolah anak terlalu berat bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang berat ya. Jadi, sebaiknya selalu pastikan tas sekolah Si Kecil tidak terlalu berat ya.

Artikel Terkait