KEHAMILAN
12 Desember 2019

Ini BMI Ideal untuk Ibu Hamil yang Direkomendasikan Ahli

Jangan sampai kenaikan berat badannya berlebihan ya, Moms
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Di masa kehamilan, Moms sudah tahu pentingnya mengonsumsi porsi yang lebih banyak untuk kebutuhan nutrisi janin dalam kandungan. Tetapi, bukan berarti Moms perlu mengonsumsi makanan sembarangan.

Moms tetap perlu menjaga jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi, agar berat badan pun tidak bertambah drastis dan menyebabkan kelebihan berat badan atau bahkan obesitas di masa kehamilan.

Lalu, seperti apa body mass index atau BMI ideal untuk ibu hamil? Cari tahu informasinya lebih lanjut berikut ini ya, Moms.

Baca Juga: Kelebihan Berat Badan Mempersempit Peluang Kehamilan

BMI Ideal untuk Ibu Hamil

BMI ideal untuk ibu hamil-1

Sebenarnya, tidak ada patokan berat badan yang benar-benar sesuai untuk ibu hamil. Karena hal ini tergantung pada berbagai faktor, termasuk berat badan sebelum kehamilan dan indeks massa tubuh (BMI).

Mengutip Mayo Clinic, berikut ini pedoman umum BMI ideal untuk ibu hamil untuk penambahan berat badan selama kehamilan:

  • Berat badan rendah (BMI <18.5) : kenaikan berat badan 13 - 18 kg
  • Berat badan normal (BMI 18,5 - 24,9) : kenaikan berat badan 11 - 16 kg
  • Kegemukan (BMI 25 - 29,9) : kenaikan berat badan 7 hingga 11 kg
  • Obesitas (BMI ≥30) : kenaikan berat badan 5 hingga 9 kg

Kenaikan berat badan ideal ibu hamil berbeda jika Moms mengandung anak kembar dua atau tiga.

  • Berat normal (BMI 18,5 - 24,9) : kenaikan berat badan 17 - 25 kg
  • Kegemukan (BMI 25 - 29,9) : kenaikan berat badan 14 - 23 kg
  • Obesitas (BMI ≥30) : kenaikan berat badan 11 - 19 kg

Baca Juga: 10 Tips Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga

Penambahan Berat Badan Saat Hamil untuk Bayi

BMI ideal untuk ibu hamil-2

Moms mungkin bertanya-tanya, bagaimana pembagian berat badan yang bertambah selama kehamilan tersebut? Berikut ini contoh ilustrasinya.

Misalnya, bayi di dalam kandungan saat ini memiliki berat sekitar 3 - 3,6 kilogram. Maka, pembagian berat badan selama kehamilan tersebut adalah berikut ini:

  • Payudara lebih besar: sekitar 0,5 - 1,4 kg
  • Rahim yang lebih besar: sekitar 0,9 kg
  • Plasenta: sekitar 0,7 kg
  • Cairan ketuban: sekitar 0,9 kg
  • Volume darah meningkat: sekitar 1,4 - 1,8 kg
  • Volume cairan meningkat: sekitar 0,9 - 1,4 kg
  • Cadangan lemak: sekitar 2,7 - 3,6 kg

Baca Juga: Berat Badan Balita Tidak Kunjung Naik? Mungkin Ini Alasannya

Pentingnya Menjaga BMI Ideal untuk Ibu Hamil

BMI ideal untuk ibu hamil-3

Di masa kehamilan, Moms juga perlu menjaga berat badan tetap sehat dengan mengonsumsi makanan yang sehat untuk mencukupi kebutuhan nutrisi Si Kecil di dalam kandungan.

Jika Moms tidak menjaga angka BMI ideal untuk ibu hamil dengan baik, maka kehamilan pun bisa membahayakan Moms dan juga Si Kecil.

Studi oleh Ghana Medical Journal, yang mengkaji 1.755 dari 2.391 ibu melahirkan dengan berat badannya semasa hamil, ditunjukkan bahwa kelebihan berat badan atau obesitas selama kehamilan mengalami beberapa kondisi kesehatan saat melahirkan.

Dituliskan, secara signifikan lebih cenderung memiliki induksi persalinan dan dilahirkan secara operasi caesar ketimbang persalinan normal.

Selain itu, kondisi ibu dan bayi baru lahir selama kelebihan berat badan dan obesitas adalah makrosomia, lahir mati, trauma perineum, perdarahan postpartum dan retensi plasenta.

Itu dia Moms, mengapa penting menjaga BMI ideal untuk ibu hamil demi kesehatan Moms dan Si Kecil di dalam kandungan. Jadi, jangan abaikan, ya!

(AP/DIN)

Artikel Terkait