PROGRAM HAMIL
28 September 2020

Ketahui Jarak Kehamilan Setelah Berhubungan Seks Berikut Ini

Adanya jarak waktu untuk mengetahui kehamilan setelah berhubungan seksual akan memberi persiapan pada tubuh
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Amelia Puteri

Begitu menikah, banyak pasangan yang berharap untuk segera memiliki momongan. Namun kenyataannya, pasangan di bawah usia 35 tahun mungkin membutuhkan waktu hingga satu tahun untuk bisa hamil.

Faktanya, sebuah penelitian dari Royal College of Obstetrician and Gynecologist menemukan, dari 1.400 perempuan yang telah merencanakan kehamilannya, sebanyak 44% di antaranya mengatakan bahwa proses kehamilannya lebih lama dari perkiraan.

Setelah berhubungan seks, Moms mungkin ingin mencari tahu jarak kehamilan setelah berhubungan.

Sering kali, keterlambatan hamil dikaitkan dengan kesalahan waktu melakukan hubungan seksual. Bagi orang yang ingin memiliki bayi, penting untuk mengetahui kapan perempuan sedang berovulasi untuk menentukan masa subur.

Tapi itu pun bukan sesuatu yang pasti. Karena alasan ini, banyak pasangan mencoba berhubungan seks dua hari sekali dengan harapan bisa hamil.

Dr. Tanmoy Mukherjee, Associate Director Divisi Endokrinologi Reproduksi Mount Sinai mengatakan, bahkan ketika semua bagian sudah tepat, kehamilan tidak langsung terjadi.

“Setelah berhubungan, sperma berenang melalui leher rahim perempuan menuju saluran tuba. Mereka dapat bertahan hidup di sana hingga 72 jam sementara mereka menunggu sel telur dikeluarkan dari tabung dari ovarium,” jelasnya.

Dengan asumsi semuanya selaras, jarak kehamilan setelah berhubungan dengan terjadinya pembuahan dapat terjadi segera setelah tiga menit setelah berhubungan seks, atau mungkin butuh waktu hingga lima hari.

Sementara itu, implantasi atau atau saat sel telur yang telah dibuahi menempel di dinding rahim terjadi lima hingga 10 hari setelah pembuahan, yang berarti implantasi bisa dijadikan patokan sebagai jarak kehamilan, yakni bisa terjadi antara lima hingga 15 hari setelah berhubungan seks.

Baca Juga: Tanda Fisik Wanita Jika Pembuahan Telah Berhasil

Jarak Kehamilan Setelah Berhubungan

Jarak Kehamilan Setelah Berhubungan -1

Foto: Orami Photo Stock

Usai berhubungan seks, Moms mungkin ingin mencari tahu berapa lama jarak kehamilan setelah berhubungan.

“Mayoritas pasangan akan hamil dalam waktu enam bulan. Jika kurang dari itu, tidak ada alasan untuk panik,” kata Kenan Omurtag, seorang profesor kebidanan dan ginekologi di Universitas Washington di St. Louis.

Moms mungkin berpikir bahwa jarak kehamilan setelah berhubungan atau terjadi pembuahan hanyalah jumlah waktu yang dibutuhkan sperma untuk berenang menuju sel telur.

Namun, seberapa cepat sperma berenang tidak sepenuhnya menjawab pertanyaan tersebut.

Penelitian yang dipubilkasikan di Cell menemukan bahwa sperma membutuhkan waktu antara dua hingga 10 menit untuk melakukan perjalanan dari serviks ke tuba falopi, tempatnya untuk bertemu sel telur.

Tindakan ini terjadi terlepas dari gravitasi. Sperma bisa berenang naik melalui rahim tidak peduli posisi tubuh Moms. Dan bila ada telur yang menunggu, pembuahan bisa terjadi setelah tiga menit setelah hubungan seksual.

Telur hanya dapat dibuahi antara 12 dan 24 jam sejak dilepaskan, dicatat oleh University of California San Francisco. Setelah itu, mulai rusak, hormon bergeser, dan akhirnya masuk periode siklus berikutnya.

Artinya, sperma dapat bertahan hidup di dalam sistem reproduksi perempuan hingga lima hari. Meskipun lebih mungkin hamil jika berhubungan seks dua hingga tiga hari sebelum ovulasi, Moms bisa hamil dari hubungan seks yang terjadi hingga enam hari sebelum sel telur dilepaskan dari ovarium ovarium.

Ketika seorang dokter memperkirakan hari pembuahan atau jarak kehamilan setelah berhubungan, tanggal pembuahan mungkin tidak sesuai dengan hari di mana pasangan berhubungan seks.

Kemungkinan penundaan antara hubungan seksual dan pembuahan ini terjadi karena ovulasi belum terjadi saat pasangan berhubungan seks.

Meskipun sepertinya peluang untuk menangkap telur sangat kecil, pertimbangkan angkanya. Ejakulasi diperkirakan mengandung hingga 280 juta sel sperma, dikutip National Institute of Health.

Dalam kondisi ideal, sperma sebenarnya hidup selama beberapa hari sekali di dalam saluran reproduksi.

Baca Juga: 3 Gejala Normal Usai Transfer Embrio Pada IVF

Penanaman Embrio atau Implantasi

Jarak Kehamilan Setelah Berhubungan -2

Foto: Orami Photo Stock

Usai mengetahui jarak kehamilan setelah berhubungan, Moms mungkin mengetahui seperti apa proses pembuahan.

Pembuahan terjadi ketika sel sperma membuahi sel telur sementara implantasi terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi, yang sekarang menjadi embrio, menanamkan dirinya ke dalam dinding rahim. Moms tidak hamil secara teknis sampai embrio ditanamkan.

Banyak orang beranggapan bahwa pembuahan terjadi di dalam rahim, tetapi itu tidak benar. Sel sperma sebenarnya bertemu dengan sel telur di tuba falopi, dan di sinilah pembuahan terjadi.

Setelah pembuahan, embrio perlu melalui sejumlah tahap perkembangan sebelum dapat menanamkan dirinya ke dalam lapisan rahim. Misalnya, embrio juga perlu melakukan perjalanan dari dalam tuba falopi ke dalam rahim, yang memakan waktu beberapa hari.

Pembuahan sebenarnya dapat terjadi beberapa menit setelah berhubungan seks atau lima hari setelahnya sebagai jarak kehamilan.

Bagi kebanyakan perempuan, implantasi biasanya terjadi antara lima dan 10 hari setelah pembuahan, menurut studi di Fertstert. Ini juga diperkuat oleh studi dari The Embryo Project Encyclopedia.

Baca Juga: Tips Foreplay untuk Seks Memuaskan, Coba Konsumsi Makanan Ini

Mencari Tahu Gejala Kehamilan Dini

Jarak Kehamilan Setelah Berhubungan -3

Foto: Orami Photo Stock

Baik itu jarak kehamilan setelah berhubungan seks sebagai tanda pembuahan terjadi dalam beberapa menit atau berhari-hari kemudian, beberapa perempuan bertanya-tanya apakah ia akan dapat merasa hamil.

Sayangnya, jawabannya tidak. Meskipun beberapa perempuan mengklaim mengetahuinya dalam beberapa menit setelah berhubungan seks, tetapi sulit untuk mencari tahu tanda-tanda pembuahan.

Secara ilmiah, tidak mungkin untuk mengetahui kehamilan dengan cara apa pun. Namun, gejala awal kehamilan bisa dimulai seminggu setelah berhubungan seks, sebagai jarak kehamilan setelah berhubungan, atau mungkin perlu waktu beberapa minggu untuk memulai.

Kemungkinan paling awal untuk ‘merasa hamil’ setelah berhubungan seks adalah sekitar tujuh hari.

Lebih umum, dibutuhkan antara dua hingga empat minggu setelah berhubungan seks sebelum gejala awal kehamilan terlihat.

Jarak kehamilan setelah berhubungan ini tidak akan muncul sampai setelah implantasi embrio. Butuh waktu bagi sel telur yang telah dibuahi untuk melakukan perjalanan dari tuba falopi dan menemukan area pendaratan lunak di dalam rahim.

Terkadang ketika embrio menempel di dinding rahim, seorang perempuan akan mengalami bercak atau pendarahan ringan. Biasanya, bercak ini terjadi mendekati waktu akan mengalami menstruasi.

Jangan khawatir, itu adalah hal yang normal dan tidak berarti ada yang salah dengan janin.

Test pack biasa tidak dapat mendeteksi kehamilan pada saat pembuahan atau pada hari implantasi. Tubuh harus memiliki cukup hormon kehamilan agar hasil tesnya positif, dan ini membutuhkan waktu sebagai jarak kehamilan setelah berhubungan.

Untuk mendapatkan hasil yang paling akurat, tunggu hingga menstruasi terlambat setidaknya satu hari.

Gejala paling awal biasanya meliputi:

  • Periode menstruasi terlewat. Jika menstruasi terlambat, Moms mungkin hamil. Hormon yang dihasilkan oleh embrio yang tumbuh memberi sinyal pada otak untuk mempertahankan lapisan rahim.
  • Perubahan pada payudara. Payudara mungkin terasa lembut atau bengkak saat disentuh karena perubahan hormon.
  • Morning sickness. Meskipun gejala ini biasanya dimulai sekitar satu bulan setelah implantasi, gejala ini mungkin mulai lebih cepat untuk beberapa perempuan. Anda mungkin mengalami mual dengan atau tanpa muntah.
  • Sering kencing. Ginjal akan mengalami overdrive selama kehamilan karena bertugas memproses cairan ekstra disebabkan volume darah meningkat. Ini berarti ka nada peningkatan buang air kecil.
  • Kelelahan. Moms mungkin merasa lelah di awal kehamilan. Hormon berperan di sini. Secara khusus, hormon progesteron dapat membuat Moms sangat lelah.

Baca Juga: Hasil Test Pack Sempat Positif, Kenapa Saat Dicek Lagi Negatif?

Mengetahui Kapan Hasil Tes Positif

Jarak Kehamilan Setelah Berhubungan -4

Foto: Orami Photo Stock

Moms sudah mengetahui kisaran jarak kehamilan setelah berhubungan. Tes kehamilan biasa yang di rumah akan mencari human chorionic gonadotrophin (hCG) dalam urin.

Ini diproduksi setelah implan sel telur, tetapi tidak pada tingkat yang dapat dideteksi hingga 6 hingga 14 hari setelah pembuahan, dikutip dari penelitian yang dilakukan di Oxford Inggris.

Dalam beberapa kasus, Moms mungkin ingin mencoba melakukan tes darah, yang juga dapat mendeteksi penurunan kadar hormon kehamilan hCG. Namun, ada beberapa hal yang bisa menghalangi bahkan menggagalkan kehamilan.

Misalnya, adanya sindrom ovarium polikistik (PCOS). Ini adalah penyebab utama menstruasi tidak teratur, yang berdampak pada 6 hingga 12 persen perempuan, menurut CDC.

Perempuan dengan PCOS seringkali membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil, karena mereka cenderung jarang mengalami ovulasi. “Alih-alih 13 peluang per tahun untuk hamil, Anda mungkin turun menjadi 6 atau 7,” kata Kenan.

Baca Juga: 6 Tips Menjadwalkan Seks untuk Pasangan yang Super Sibuk

Rata-rata Waktu Hamil Menurut Waktu

Jarak Kehamilan Setelah Berhubungan -5

Foto: Orami Photo Stock

Penting untuk diketahui, bahwa jarak kehamilan setelah berhubungan memiliki waktu yang berbeda-beda. Selain itu, kondisi ini juga dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya usia pasangan.

“Semakin tua pasangan, semakin sedikit sel telur yang dimiliki perempuan dan semakin rendah kualitas sperma pria,” kata Kenan.

Artinya, butuh waktu lebih lama untuk hamil. Di tahun 2017, Studi kohort yang diterbitkan dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology, para peneliti mengikuti 2.962 pasangan, semuanya berusaha untuk hamil.

Setelah enam bulan, 62 persen perempuan berusia antara 28 dan 30 tahun hamil, tetapi hanya 55,9 persen perempuan berusia antara 34 dan 36 tahun yang hamil. Pola yang sama juga berlaku untuk pasangan pria, tetapi perbedaan antara kelompok umur kurang terlihat.

“Meskipun kesuburan mulai menurun di awal usia 30-an, pada akhir usia 30-an penurunan itu benar-benar terlihat, tiga puluh delapan sebenarnya adalah angka ajaib di sini,” katanya.

Menunggu jarak kehamilan setelah berhubungan seks akan menjadi waktu yang mendebarkan. Tapi jika berhasil, Moms akan merasakan hal yang luar biasa.

Artikel Terkait