BALITA DAN ANAK
16 Juni 2019

Ketahui Masalah Bipolar dan Depresi Anak dari Giginya

Jaga kesehatan gigi anak sejak dalam kandungan Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Siapa yang mengira jika kondisi kesehatan gigi dapat memprediksi masalah kesehatan mental pada anak?

Ya, para ilmuwan telah menemukan bahwa gigi dapat menunjukkan adanya risiko ganggunan terhadap kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, gangguan bipolar, dan bahkan skizofrenia.

Baca Juga : Yuk Ajak Anak Flossing, Bermanfaat untuk Kesehatan Giginya!

Hubungan Antara Gigi Dengan Kesehatan Mental Anak

shutterstock_1027342381.jpg

Dr Erin Dunn, seorang psikiater dari Rumah Sakit Umum Massachusetts Amerika Serikat menemukan bahwa seorang anak dengan enamel lebih tips akan semakin berisiko memiliki segala macam masalah mental.

Tak heran jika penemuan itu pun cukup mengejutkan bagi Dunn karena tidak belum pernah dipikirkan atau bahkan diteliti sebelumnya.

Dalam penelitiannya bersama dengan arkeologis, antropologis, dan praktisi kesehatan masyarakat, sebagaimana dikutip dari dailymail.co.uk, Dr Dunn dan timnya meminta 37 orang tua di California, Amerika Serikat untuk mendonasikan gigi susu anak-anaknya yang copot.

Setelah mendapatkan sampel gigi susu tersebut, Dr Dunn dan timnya melakukan analisa tidak hanya pada enamel gigi, melainkan juga terhadap volume pulpa gigi dan faktor-faktor lainnya.

Mereka lantas kemudian menemukan perbedaan dalam dimensi dan kualitas gigi yang merupakan indikator kesehatan mental yang biasanya dicari oleh para psikiater.

Baca Juga : Cerdas Memilih Sikat dan Pasta Gigi Anak

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Anak Sejak Dini

shutterstock_147161495.jpg

Melalui gigi yang mulai terbentuk pada janin, maka para ilmuwan menyarankan orang tua untuk merekam informasi tentang apa yang terjadi pada anak-anak selama kehamilan dan selama tahun-tahun awal perkembangan mereka.

Jika seorang ibu yang sedang hamil makan makanan yang buruk atau mengalami stres, ini bisa berdampak buruk pada perkembangan gigi anak dan juga bisa dikaitkan dengan timbulnya masalah kesehatan mental di kemudian hari.

Oleh karena itu, untuk mencegah agar Si Kecil tidak terkena penyakit mental hingga dewasa ada baiknya Moms mulai sedini mungkin memberikan arahan untuk rajin menyikat gigi kepada anak.

Jika Si Kecil sudah berusia minimal 18 bulan atau 1,5 tahun, maka Moms telah bisa mengenalkannya kepada pasta gigi.

Selain itu, Moms juga bisa membujuk Si Kecil untuk sikat gigi 2 kali dalam sehari, yakni ketika pagi hari dan ketika hendak ingin tidur pada malam hari.

Moms juga bisa membatasi konsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung gula.

Semakin banyak gula, maka semakin besar pula risiko Si Kecil terkena penyakit gigi dan gusi.

Cara lainnya agar membuat gigi anak tetap sehat adalah dengan mengunjungi dokter gigi secara rutin.

Hal itu penting agar Moms mendapatkan informasi tentang kesehatan gigi anak yang valid dan secara berjangka.

(TPW/CAR)

Artikel Terkait