KESEHATAN
16 September 2020

Pilihan Alternatif Saat Pandemi, Ketahui Plus Minus Lakukan Telemedicine

Telemedicine kini menjadi semakin populer, terutama saat di masa pandemi ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Amelia Puteri

Dunia medis terus berubah. Teknologi juga memainkan peran besar dalam bidang medis.

Apalagi saat pandemi yang mengharuskan untuk menjaga jarak, telemedicine adalah cara yang bisa dipilih untuk tetap mendapatkan konsultasi kesehatan keluarga dengan baik.

Telemedicine yakni pemeriksaan, diagnosis, atau dirawat secara digital oleh profesional kesehatan menunjukkan peningkatan.

Dari 2005 hingga 2014, kunjungan digital dengan telemedicine memperlihatkan pertumbuhan rata-rata 52 persen per tahun menurut sebuah penelitian di Journal of American Medical Association.

Selain itu, menurut American Hospital Association , sekitar 76 persen rumah sakit AS menghubungkan pasien dengan praktisi dengan cara ini.

Baca Juga: Konsultasi dengan Dokter Anak lewat Video Call, Kisah Ibu Baru di Tengah Pandemi COVID-19 di Australia

Telemedicine Sebagai Pilihan Alternatif

Keuntungan dan Kesulitan Saat Telemedicine -1

Foto: Orami Photo Stock

Bergantung pada pengaturan penyedia layanan kesehatan, ada beberapa yang menggunakan telemedicine untuk konsultasi.

Dokter dapat meneruskan gambar diagnostik seperti sinar-X dan riwayat kesehatan ke dokter telemedicine untuk diperiksa. Dokter telemedicine mungkin memiliki informasi yang cukup untuk membuat diagnosis dan bahkan membuat rencana perawatan yang sesuai.

Jika tidak, biasanya mereka dapat menghubungi Moms atau dokter untuk informasi lebih lanjut dan memutuskan rencana perawatan terbaik.

Beberapa profesional kesehatan memiliki sistem pemantauan pasien jarak jauh yang diatur. Sistem jarak jauh ini mengumpulkan dan mengirimkan data ke lembaga layanan kesehatan lain untuk ditafsirkan.

Ini adalah langkah penting dalam telemedicine, karena meskipun Moms tinggal di rumah, tapi dapat dengan mudah mendapatkan informasi kesehatan terbaru.

Seorang perawat dapat datang untuk mengatur semua peralatan di rumah, melakukan tes yang diperlukan, dan mengirimkan data ke dokter.

Baca Juga: Ini Gejala Fisik Depresi yang Terlihat, Segera Konsultasi Moms!

Keuntungan dari Telemedicine

Keuntungan dan Kesulitan Saat Telemedicine -1.webp

Foto: CNBC.com

Ada beberapa keuntungan telemedicine menurut Nuffield Bioethics. Salah satu yang paling penting adalah memberi akses ke spesialis dan informasi yang mungkin Moms tidak memiliki akses ke sana.

Selama konsultasi telemedicine, Moms biasanya memiliki kesempatan untuk memberi tahu dokter tentang riwayat kesehatan Moms atau Si Kecil dan mengajukan pertanyaan. Pada gilirannya, spesialis dapat mengajukan pertanyaan secara langsung.

Pengaturan telemedicine ini lebih baik daripada mencoba menyampaikan informasi kepada dokter atau perawat, dan kemudian meminta menyampaikan pesan.

Dokter spesialis dapat mendengar langsung suara batuk atau melihat mata yang bengkak. Moms juga dapat mendengar langsung tentang pilihan diagnosis dan perawatan. Telemedicine dapat dianggap sebagai layanan kesehatan reguler.

Jika Moms baru saja memiliki bayi dan berjuang dengan kecemasan, atau hanya ingin seseorang untuk diajak bicara, keluar dari rumah dengan bayi yang baru lahir bisa benar-benar sulit.

Untuk itu, Dr. Katayune Kaeni, Psy.D., seorang psikolog yang berbasis di Claremont, California yang mengkhususkan diri dalam kehamilan, kelahiran, dan postpartum mengatakan bahwa banyak kliennya yang mendapatkan kenyamanan, fleksibilitas, dan kemampuan untuk tetap merawat bayi sambil mendapatkan terapi dalam kenyamanan rumah sendiri melalui telemedicine.

"Kadang-kadang setelah melahirkan dan pulang, sulit keluar dari rumah karena berbagai alasan. Pikirkan masalah mobilitas dan fisik setelah melahirkan; kelelahan karena memiliki bayi yang baru lahir; memiliki ibu atau bayi yang rentan secara medis; memiliki bayi di NICU; memiliki banyak anak; tidak memiliki penitipan anak, dan sebagainya,” katanya, mengutip Parents.

Baca Juga: Konsultasi Program Hamil, Wajib Perhatikan Hal Ini!

Kekurangan dari Telemedicine

Keuntungan dan Kesulitan Saat Telemedicine -3.jpg

Foto: libn.com

Mengutip Healthline, telemedicine dinilai dapat menghemat uang, baik untuk orang yang menerima pengobatan dan untuk penyedia, jika dibandingkan dengan perawatan biasa.

Agar berjalan dengan benar, fasilitas kesehatan harus memiliki peralatan pengobatan jarak jauh di tempat. Telemedicine jelas memiliki kelebihan, tetapi ada beberapa kelemahannya.

Salah satu kelemahan utama adalah ketersediaan dan biaya. Moms mungkin tidak memiliki akses ke layanan ini. Untuk penyedia, pengaturan dan memelihara bisa menjadi tambahan biaya lagi.

Meskipun memberikan layanan yang hebat dan berharga, telemedicine mungkin terlalu mahal untuk fasilitas kesehatan yang lebih kecil.

Jika Moms lebih suka hubungan yang lebih pribadi atau tatap muka, telemedicine mungkin bukan pilihan.

Moms akan sering tidak mendapatkan kesempatan untuk menjalin ikatan dengan dokter telemedicine, dan mungkin tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk bertemu secara pribadi dengan dokter tersebut.

Moms bahkan tidak mendapat kesempatan untuk konferensi video dengan spesialis.

Selain itu, jenis penyakit dan masalah tertentu yang memerlukan penilaian fisik tatap muka tidak dapat didiagnosis melalui telemedicine.

Catherine Birndorf, MD, co-founder The Motherhood Center New York dan penulis buku What No One Tells You: A Guide to Emotions From Pregnancy Signs mencatat bahwa telemedicinie bisa melewatkan sesuatu yang penting.

“Seorang terapis mungkin dapat mengetahui sebagian tanda-tanda atau gejala-gejala penting yang bisa terlewatkan secara digital karena kurangnya kontak mata yang benar. Beberapa orang juga tidak merasa terhubung saat janji bertemu dengan dokter,” kata dia.

Meskipun tidak ada layanan yang sempurna, telemedicine adalah pilihan perawatan medis yang positif dan berkembang. Penelitian terus menunjukkan bahwa telemedicine menghemat waktu, uang, dan nyawa.

Artikel Terkait