FASHION & BEAUTY
30 Juli 2020

Kulit Dehidrasi, Apakah Berbeda dengan Kulit Kering?

Kulit berminyak juga bisa mengalami dehidrasi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Banyak yang menganggap bahwa jika wajah kering, menandakan Moms memiliki jenis kulit kering. Padahal, bisa saja sebenarnya kulit wajah Moms mengalami dehidrasi.

"Mungkin sulit dipercaya, tetapi kulit yang dehidrasi sebenarnya jauh lebih umum terjadi daripada kulit kering," kata Elena Arboleda, kepala ahli kecantikan di Mario Badescu Skin Care, dikutip dari Huffington Post.

Ada perbedaan yang cukup besar antara kedua jenis kulit tersebut. Karenanya, penting ketahui perbedaan antara kulit kering dan dehidrasi.

Baca Juga: 5 Penyebab Kulit Kering yang Sering Tidak Kita Sadari

Penyebab Kulit Dehidrasi

apa itu kulit dehidrasi

Foto: Orami Photo Stock

"Kulit dehidrasi bisa merupakan akibat dari tidak minum cukup air atau berbagai faktor eksternal seperti, sistem pemanas/pendingin dalam ruangan, paparan sinar matahari atau suhu dingin," jelas Arboleda.

Beberapa tanda kulit mengalami dehidrasi seperti kulit yang mengetat, penampilan pori-pori yang lebih kecil dan tekstur bersisik, atau kasar.

Arboleda percaya bahwa penting untuk memerhatikan pilihan gaya hidup atau faktor eksternal yang dapat menyebabkan kulit dehidrasi.

"Menjadi terhidrasi dengan baik tidak hanya penting untuk kulit Anda, tetapi untuk setiap organ dalam tubuh," katanya.

"Kulit juga menyukai lemak sehat: salmon, avokad, minyak zaitun, makanan ini luar biasa untuk mengatasi kondisi kulit dehidrasi atau kekeringan," jelasnya.

Minnesota School of Cosmetology mengungkapkan, dehidrasi mencegah tubuh untuk menghilangkan racun melalui kulit, yang akhirnya membuat kulit lebih rentan terhadap masalah dan kelainan kulit, seperti kulit kering, eksim, psoriasis, warna kulit tidak merata, hingga penuaan dini.

Ada beberapa faktor penyebab dehidrasi terjadi pada kulit, yaitu:

1. Kekurangan Cairan

Ya, penyebab utama dehidrasi adalah kekurangan cairan di dalam tubuh.

Air menjadi salah satu nutrisi terpenting yang dibutuhkan oleh tubuh, berguna untuk memetabolisme makanan menjadi energi, dan membantu mengoptimal fungsi di dalam tubuh.

Jadi, pastikan Moms minum air yang cukup setiap harinya, ya agar terhindar dari dehidrasi.

Menurut National Health Service, kebutuhan air minum setiap orang memang berbeda-beda.

Semakin banyak aktivitas fisik yang kita dilakukan, semakin panas cuacanya, maka semakin banyak juga cairan yang dibutuhkan tubuh. Namun, rata-rata orang dewasa membutuhkan 6-8 gelas setiap hari.

2. Menstruasi

Menjelang menstruasi, perbanyak asupan cairan di dalam tubuh.

Dehidrasi pada kulit bisa terjadi saat menstruasi karena fluktuasi hormon estrogen dan progesteron yang memengaruhi tingkat hidrasi tubuh.

“Terlebih lagi, beberapa wanita mengalami menstruasi yang berlebihan. Jumlah darah yang hilang dapat menguras kadar cairan di dalam tubuh, sehingga harus perbanyak minum air,” ungkap Dr. Marielena Guerra, dokter kandungan di Florida.

Baca Juga: Masalah Kulit yang Sering Terjadi saat Menstruasi

3. Terlalu Sering Mandi Air Hangat

Jika Moms memiliki kebiasaan mandi dengan air hangat, sebaiknya segera hentikan karena bisa membuat dehidrasi pada kulit.

Cara mengetesnya begini, coba jepit pipi dan apabila terdapat keriput dan terasa tidak halus, maka kulit Moms memiliki kelembapan yang kurang.

Cara mengatasinya, oleskan pelembap pada wajah paling lama 2 menit setelah mandi.

Gunakan pelembap yang mengandung hyaluronic acid untuk menjaga kulit terasa lebih lembap dan halus.

4. Berada di Ruangan AC

Ruangan yang memiliki air conditioner (AC) memang terasa nyaman, ya, Moms. Tapi, jangan sampai terlalu lama berada di ruangan ber-AC.

Coba sesekali beraktivitas di luar ruangan untuk mendapatkan kelembapan suhu yang tepat. Pendingin udara berpotensi untuk menyebabkan dehidrasi pada kulit.

5. Diet Rendah Karbohidrat

Banyak sekali wanita yang diet rendah karbohidrat untuk menurunkan berat badan. Tapi, sebenarnya tubuh tetap membutuhkan asupan karbohidrat dalam skala yang tepat.

Maka dari itu, pilih karbohidrat yang utuh seperti gandum, pasta, beras merah, dan oatmeal dengan tujuan meningkatkan hidrasi dalam tubuh, termasuk kulit.

Moms juga membutuhkan asupan makanan yang kaya asam lemak esensial untuk menjaga kesehatan kulit dengan baik, contoh pada beberapa jenis makanan seperti salmon, kacang kenari, tiram, dan kuning telur.

Itulah beberapa penyebab dehidrasi pada kulit yang harus segera ditangani dengan baik. Jaga kesehatan kulit agar tetap terhidrasi, ya, Moms!

Baca Juga: 6 Cara Mudah Mengatasi Kulit Kering yang Harus Dicoba

Jenis Kulit Berminyak Juga Bisa Dehidrasi

kulit dehidrasi bisa terjadi pada kulit berminyak

Foto: Orami Photo Stock

Kulit dehidrasi bukan jenis kulit, tetapi suatu kondisi yang ditentukan oleh jumlah kelembapan dalam kulit.

Ini dapat disebabkan oleh perubahan cuaca, atau penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok.

Kathy Morrell, seorang ahli estetika dan penulis di Face Fitness, LTD, menjelaskan bahwa kulit yang mengalami dehidrasi dapat terasa kencang dan kering, karenanya banyak yang mengira sebagai jenis kulit kering.

"Hal ini berdampak pada produksi minyak yang berlebihan untuk mengimbangi dehidrasi, dan dapat menciptakan kondisi yang dikaitkan dengan jenis kulit berminyak, termasuk adanya noda dan jerawat," tambah Kathy.

Dengan kata lain, jenis kulit berminyak pun juga bisa mengalami dehidrasi.

“Jenis kulit kering ditandai oleh lebih sedikit kelenjar penghasil minyak pada wajah dan tubuh. Sedangkan, kulit yang dehidrasi terjadi karena kekurangan cairan, bukan minyak. Jadi, pemilik kulit berminyak juga bisa mengalami dehidrasi pada kulit,” ungkap Dr. Ross C. Radusky, dokter kulit bersertifikat di SoHo Skin & Laser Dermatology.

Baca Juga: 4 Jenis Skincare untuk Melembapkan Kulit Kering saat Hamil

Tanda-tanda kulit dehidrasi seperti rasa gatal-gatal, kemerahan dan, keabuan yang kebanyakan dialami oleh orang dengan warna kulit lebih gelap.

Untuk memperbaiki kondisi kulit dehidrasi, Arboleda menyarankan produk dengan bahan yang mengikat kelembapan seperti asam hyaluronic dan kolagen.

Sementara bagi Moms yang punya jenis kulit kering, pilih produk yang mengandung minyak dan lipid.

Jika Moms merasa kulit dehidrasi atau kekeringan, kunjungi dokter kulit atau ahli kecantikan agar mendapatkan perawatan kulit terbaik sesuai kebutuhan.

Artikel Terkait