DI ATAS 5 TAHUN
29 Agustus 2017

Ketika Anak Diam-Diam Mengambil Uang Orangtua

Masih kecil kok sudah mencuri? Pasti ada alasannya, Ma!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (katri.dyah)
Disunting oleh (katri.dyah)

Si kecil mungkin sudah tahu di mana Mama biasa meletakkan dompet di rumah. Lalu tanpa disadari, uang di dompet Mama sering berkurang sedikit-sedikit. Mungkinkah ini ulah si kecil? Bisa saja. Fenomena anak mengambil uang orangtua tanpa izin memang sayangnya cukup umum. Untuk memahami mengapa anak mencuri uang dan cara menghadapinya, simak ulasan berikut ini.

Mengapa Si Kecil Mengambil Uang Mama?

Ada berbagai alasan mengapa anak mencuri uang dari orang tuanya sendiri. Setelah Mama menangkap basah perbuatan si kecil, bicaralah empat mata dengannya. Cari tahu apa yang mendorongnya untuk berbuat demikian. Beberapa alasan yang ditemukan adalah,

Mencari perhatian

Menurut para ahli psikologi anak, kasus mencuri uang orangtua mungkin saja dipicu oleh masalah yang sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan uang. Tindakan mencuri hanya dilakukan sebagai umpan supaya Mama memerhatikannya. Misalnya ketika orangtua sedang sibuk-sibuknya dengan pekerjaan di kantor dan pulang larut malam terus, atau ketika adik barunya lahir sehingga si kecil merasa dinomorduakan.

Tidak bisa mengendalikan diri

Si kecil tahu bahwa mencuri uang orangtua itu salah. Namun, ia berpikir bahwa kalau mencuri sedikit-sedikit saja pasti Mama tak akan tahu dan tak akan jadi masalah. Ini berarti si kecil tidak berpikir panjang dan gagal mengendalikan diri. Mungkin saja karena si kecil dibujuk oleh teman-temannya atau karena ia merasa semua keinginannya harus terpenuhi, entah bagaimanapun caranya.

Sengaja mencari masalah

Memasuki usia praremaja, si kecil mulai memasuki fase pemberontak. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan pada orangtua bahwa mereka bukan sekadar anak-anak yang bisa diperintah begitu saja. Salah satu bentuk pemberontakannya bisa jadi dengan mengambil uang orang tua. Anak mungkin memang sengaja melakukan hal nekat untuk mendapatkan sensasi rasa tegang, takut, dan bebas.

Baca juga: 5 Tips untuk Orang Tua dalam Mendisiplinkan Anak

Apa yang Harus Dilakukan?

Setelah mengetahui alasan si kecil mencuri, sekarang saatnya bertindak. Apa saja yang bisa Mama lakukan untuk mendisiplinkan si kecil yang mengambil uang orang tuanya?

Jangan biarkan anak menyimpan barang yang dibeli

Kalau si kecil menggunakan uang yang diambil untuk membeli pulsa, sita dulu handphone-nya supaya ia tidak bisa menikmati hasil curiannya. Begitu juga dengan si kecil yang mencuri uang untuk beli mainan. Hibahkan atau donasikan mainan tersebut pada orang lain.

Membayar ganti rugi

Hitung berapa banyak uang yang sudah diambil si kecil. Kemudian, mintalah si kecil untuk mengganti uang yang sudah dicurinya tersebut. Cara ini bisa dilakukan dengan cara memotong uang jajannya.

Memberikan hukuman yang setimpal

Tidak perlu menghukum si kecil dengan kekerasan karena hal ini justru akan semakin membuat si kecil kehilangan respek pada orangtuanya. Lebih baik berikan hukuman yang membangun, seperti mengerjakan pekerjaan rumah dengan menyuci piring. Atau Mama juga bisa menghukumnya dengan cara bangun 30 menit lebih pagi setiap hari untuk menyiapkan sarapan atau membantu adiknya mengerjakan PR.

Pernahkah jagoan kecil Mama mengambil uang tanpa sepengetahuan Mama? Apa yang kemudian Mama lakukan untuk menindaknya? Jangan lupa bagikan pengalaman Mama di bagian komentar, ya!

(IA)

Artikel Terkait