2-3 TAHUN
3 November 2018

Kiat Mengajak Balita ke Dokter Tanpa Rewel

Memiliki anak membuat Anda akrab dengan dokter anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh fitria.rahmadianti
Disunting oleh fitria.rahmadianti

Memiliki seorang anak, terutama bayi dan batita, tentunya membuat Anda akrab dengan dokter anak. Ke dokter tentunya bukan hanya untuk urusan penyakit, tapi juga untuk urusan imunisasi dan pemeriksaan rutin.

Seiring berkembangnya mobilitas dan kemandirian batita, meningkatnya rasa takutnya akan orang asing akan membuat dokter sulit mendekat untuk melihat mata dan telinganya.

Simak tips berikut untuk menyiasati agar Si Kecil tak lagi rewel saat harus berhadapan dengan dokter.

Gladi resik

Siapa bilang hanya pertunjukan yang membutuhkan gladi resik? Ke dokterpun demikian. Taklukkan kekhawatiran anak dengan melakukan permainan dokter-dokteran di rumah.

Daniel R. Taylor, MD, direktur komunitas dokter anak dan advokasi anak di St. Christopher’s Hospital for Children, Philadephia, menyarankan agar Anda memintanya membuka mulut sehingga Anda bisa pura-pura memeriksa mulutnya, melihat telinganya dengan senter, dan menepuk lembut perutnya sambil menempelkan stetoskop mainan. Lalu biarkan Si Kecil gantian memeriksa bonekanya.

Bermainlah dokter-dokteran selama 2-3 hari lebih dulu sebelum kunjungan. Saat kunjungan sesungguhnya, bawalah mainan yang sama untuk mengingatkan anak akan apa yang akan terjadi, dan taruhlah sebelum dokter masuk ke dalam ruang praktik.

Waktu yang pas

Seperti halnya tempat wisata di musim liburan, ada saat-saat tertentu ketika ruang praktik dokter dibanjiri pasien. Jika kondisi Si Kecil memungkinkan, hindari Senin pagi, Jumat sore, dan Sabtu pagi.

Saat-saat tersebut adalah waktu yang paling sibuk, karena Si Kecil mungkin baru sakit setelah akhir pekan berjalan-jalan sehingga orang tua membawanya ke dokter di Senin pagi. Jumat sore dan Sabtu pagi adalah alternatif yang paling memungkinkan bagi orang tua bekerja untuk membawa buah hatinya berobat.

Jangan lupa telepon dulu untuk reservasi. Walaupun Anda mendapatkan nomor antrean besar, datanglah lebih awal karena siapa tahu nomor antrean sebelum Anda belum datang dan Anda bisa dipanggil lebih dulu.

Steril

Ruang praktik dokter juga gudang kuman. Setiap hari selalu ada anak sakit dengan virus yang sedang merajalela berada di sana. Jadi, pastikan Anda tidak membiarkan Si Kecil menyentuh barang sembarangan.

Hindari mainan atau tempat bermain di ruang tunggu. Bawalah mainan favorit Si Kecil dari rumah. Seringlah mencuci atau sterilkan tangan dia dan Anda, serta tunggu sampai urusan Anda di sana benar-benar selesai sebelum akhirnya makan sesuatu.

Jangan cemas

Anak-anak bisa menangkap dan menyerap rasa cemas orang tuanya. Jadi pastikan Anda tidak menunjukkan kecemasan saat membawanya ke dokter walaupun Anda merasa khawatir.

Perlihatkan sikap tenang dan ceria selama perjalanan. Jika Anda stres atau khawatir saat dia disuntik, dia akan merasakannya lalu menjadi ikut cemas dan bahkan ketakutan. Katakan rencana menyenangkan setelah selesai berobat, misalnya membeli boneka beruang yang sudah lama diidamkannya.

 

(ECH)

Artikel Terkait