PARENTING
24 April 2020

3 Kisah Alkitab untuk Mengajarkan Kebaikan pada Anak

Kebaikan adalah yang terpenting
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Membesarkan seorang anak bukanlah perkara yang mudah. Membesarkan buah hati kita bukan hanya soal memberikan mereka nutrisi dan makanan terbaik atau mengajarkan kepintaran pada anak.

Mengajarkan anak mengenai sifat dan karakter yang baik tidak kalah pentingnya. Mengapa? Karena ini akan menjadi bekal Si Kecil di masa depan untuk bisa berinteraksi dengan orang lain kelak.

Baca Juga: 22 Nama Bayi Laki-laki Berarti ‘Kebaikan’ yang Bisa Diberikan Pada Jagoan Cilik

Memiliki sifat sopan, baik, bertanggung jawab, penuh kasih kepada sesama, harus kita perhatikan dengan baik.

Sifat ini pun tidak semata-mata tumbuh di dalam diri anak begitu saja. Orang tua harus mengajarkannya dan memberikan contoh pada anak bagaimana kebaikan itu seharusnya.

Kisah Alkitab untuk Mengajarkan Kebaikan pada Anak

Jika Moms dan pasangan ingin mulai mengajarkan pada Si Kecil mengenai kebaikan, ada beberapa kisah dalam Alkitab yang bisa dijadikan sebagai referensi. Yuk Moms kita lihat.

1. Perlakukan Orang Lain dengan Seharusnya

mengajarkan kebaikan pada anak

Foto: coffeeandcarpool.com

Ajarkan pada anak untuk perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin orang lain memperlakukan kita.

Untuk mengajari anak mengenai kebaikan, Moms bisa lihat pada Lukas 6: 27. Dalam Injil ini tertulis, “Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu”.

Yesus mengajarkan kita untuk mengasihi musuh kita. Ttidak masalah apa yang orang lain lakukan terhadap kita. Cintai mereka. Tetaplah menjadi orang baik. Kebaikan kita tidak bisa didasarkan pada tindakan atau sikap orang lain terhadap kita.

Baca Juga: Ajarkan 4 Prinsip Dasar Ini Agar Si Kecil Dapat Tumbuh Sopan

Ajarkan pada anak bahwa kita memang tidak bisa mengendalikan apa yang teman kita katakan atau perbuat. Namun kita bisa memiliki kendali atas kata-kata dan tindakan kita sendiri. Pilih kebaikan.

Meskipun kebaikan bukan tentang tindakan lahiriah kita, hal itu muncul dalam apa yang kita katakan dan lakukan. Jika kita mengajarkan anak mengembangkan semangat kebaikan di dalam hati, akan lebih mudah memilih untuk memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan.

2. Kisah Orang Samaria yang Baik Hati

mengajarkan kebaikan pada anak

Foto: catholicregister.org

Kisah tentang Orang Samaria yang Baik Hati ada dalam Injil Lukas 10:29-37. Yesus menceritakan kisah tentang Orang Samaria yang Baik Hati ini untuk mengajari kita apa artinya mengasihi sesama.

Suatu hari seorang pria sedang berjalan di sepanjang jalan dan tiba-tiba dirampok, dipukuli dan dibiarkan terluka. Seorang pria lewat dan mengabaikannya, lalu seorang lagi. Kemudian, seorang lelaki Samaria mendatanginya dan berhenti untuk membantu. Alkitab berkata bahwa pria Samaria itu memiliki belas kasihan padanya.

Yesus menceritakan kisah ini sebagai contoh tentang apa artinya bersikap baik kepada orang lain, bahkan mereka yang tidak kita kenal yang membutuhkan bantuan kita.

Baca Juga: 3 Tips Jitu Mengajarkan Anak-anak Hidup dengan Kasih Menurut Alkitab

Ketika kita mengenali berkat dan kekuatan kita untuk membantu orang lain, kita dapat menjangkau orang dengan kebaikan lebih lagi. Contohlah kisah ini untuk mengajarkan pentingnya kebaikan pada anak.

3. Ajarkan Prinsip yang Paling Populer

mengajarkan kebaikan pada anak

Foto: curiousworld.com

“Jangan biarkan kesetiaan dan kebaikan meninggalkanmu, maka kamu akan menemukan kebaikan dan akan mendapatkan reputasi (TUHAN) yang baik. "

Tidak ada yang salah dengan keinginan untuk disukai. Kita semua ingin dikenal dan dicintai. Tetapi ketika keinginan kita untuk menjadi populer menyebabkan kita membuat pilihan yang buruk, itu tidak layak.

Dalam hal ini, kita dapat melihat bahwa kesetiaan dan kebaikan Allah akan menghasilkan popularitas yang tepat, yang mengarah pada reputasi yang baik di antara teman dan para pemimpin.

Memilih kebaikan mungkin tidak “populer” saat ini tetapi Alkitab menjanjikannya akan selalu menghasilkan reputasi terbaik dan hasil terbaik.

Itu dia Moms beberapa ayat dan kisah dalam Alkitab yang bisa dijadikan sebagai contoh untuk mengajarkan kebaikan pada Si Kecil. Yuk, tanamkan kebaikan pada anak sejak dini.

Artikel Terkait