COVID-19
18 Agustus 2020

Klaster COVID-19 Terbesar di 5 Negara di Dunia, Jangan Abaikan Protokol Kesehatan!

Klaster-klaster baru ini menjadi salah satu penyebab infeksi COVID-19 semakin meluas.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Lolita
Disunting oleh Dina Vionetta

Menurut data statistik COVID-19 terbaru pada Selasa, (18/8/2020), sebanyak 21,8 juta orang di seluruh dunia terinfeksi virus Corona.

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia mencapai 772 ribu orang dan 13,8 juta orang lainnya berhasil disembuhkan.

Munculnya banyak klaster-klaster baru penyebaran COVID-19 menjadi salah satu penyebab infeksi COVID-19 semakin meluas.

Baca Juga: Fakta Klaster Secapa AD, Sebabkan Lonjakan Kasus Positif Virus Corona di Jawa Barat

5 Klaster COVID-19 Terbesar di Dunia

Selain adanya klaster-klaster baru, masyarakat juga masih mengabaikan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menjaga jarak hingga memakai masker. Sehingga penularan COVID-19 juga semakin cepat dan sulit dibendung.

Jangan lengah, tetap waspada, dan melaksanakan protokol kesehatan merupakan beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk memerangi COVID-19. Berikut ini daftar klaster terbesar di berbagai negara.

1. Singapura

jangan abaikan protokol kesehatan di tempat umum, ini xx klaster covid-19 terbesar dunia

Foto: Orami Photo Stocks

Klaster penyebaran COVID-19 terbesar di Singapura ialah klaster asrama pekerja S11 Punggol. Bahkan Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) menutup kembali asrama tersebut setelah mencatat adanya kasus baru sepekan terakhir.

Melansir dari Channel News Asia, Asrama pekerja S11 ini merupakan klaster pertama yang menyebarkan COVID-19 pada bulan April 2020 di Singapura. Hingga kini, total kasus COVID-19 di asrama S11 mencapai 2.846 kasus dan menjadi kelompok penyebaran COVID-19 terbesar di Singapura.

2. Korea Selatan

jangan abaikan protokol kesehatan di tempat umum, ini xx klaster covid-19 terbesar dunia

Foto: Orami Photo Stocks

Pada Senin, (17/8/2020) ribuan anggota gereja Protestan di Seoul, Korea Selatan dikarantina mandiri. Hal ini dilakukan setelah adanya catatan klaster baru penyebaran COVID-19 dalam jumlah besar dari ribuan jemaat gereja dan pendeta di Gereja Sarang Jeil Seoul.

Hingga kini, sebanyak 315 kasus baru COVID-19 yang menginfeksi jemaat dan pendeta di gereja tersebut telah terkonfirmasi. Akibatnya, sebanyak 3.400 jemaat gereja dan pendeta diminta untuk melakukan karantina mandiri.

Baca Juga: Ada Klaster Perkantoran COVID-19 di Era New Normal, Ini Penjelasannya

3. Indonesia

jangan abaikan protokol kesehatan di tempat umum, ini xx klaster covid-19 terbesar dunia

Foto: Orami Photo Stocks

Menurut anggota Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah, klaster penyebaran COVID-19 paling tinggi terjadi di wilayah pemukiman padat penduduk beberapa di antaranya ialah DKI Jakarta dan Jawa Timur.

"Bahwa klaster tertinggi yaitu klaster yang berasal dari pemukiman atau lokal transmisi," kata Dewi mengutip dari Kontan.

Menurutnya, hal ini disebabkan karena apabila seseorang positif COVID-19 maka kemungkinan untuk menulari anggota keluarga lainnya serta orang di sekitar rumahnya semakin besar. Sehingga menyebabkan virus Corona bisa menginfeksi banyak orang sekaligus dalam kurun waktu tertentu. Hingga kini, sebanyak 141 ribu kasus infeksi COVID-19 ditemukan di Indonesia. Sementara itu, 94 orang dinyatakan sembuh dan 6 ribu lainnya meninggal dunia.

4. Malaysia

jangan abaikan protokol kesehatan di tempat umum, ini xx klaster covid-19 terbesar dunia

Foto: Orami Photo Stocks

Klaster terbesar COVID-19 di Malaysia diawali oleh kegiatan tabligh akbar di Masjid Seri Petaling pada 27 Februari hingga 3 Maret 2020. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 16 ribu jemaah yang terdiri dari 14.500 jemaah Malaysia dan 1.500 jemaah dari berbagai negara.

Usai acara tabligh akbar tersebut, kasus positif COVID-19 di malaysia dikabarkan mencapai total 267 kasus.

Dari klaster tersebut total kasus COVID-19 di Malaysia mencapai lebih dari 8 ribu kasus. Meski begitu, pada Juli 2020, satgas COVID-19 Malaysia telah mengumumkan klaster terbesar COVID-19 di Negeri Jiran tersebut sudah berakhir karena tidak ada penambahan kasus dalam jangka waktu tertentu.

Baca Juga: Daftar Klaster Perkantoran di Jakarta Semakin Bertambah, Haruskah Kembali WFH?

5. China

jangan abaikan protokol kesehatan di tempat umum, ini xx klaster covid-19 terbesar dunia

Foto: Orami Photo Stocks

Setelah melaporkan sebulan tanpa kasus baru COVID-19, China mencatat adanya klaster COVID-19 baru yang menyebar ke 9 kota dan 5 provinsi lainnya.

Setelah dilaporkan puluhan kasus baru, pemerintah China lantas memberlakukan rapid test massal terhadap 6 juta penduduk dalam waktu empat hari.

Hingga kini China masih terus melakukan berbagai upaya untuk menghindari munculnya klaster-klaster baru di wilayah lain.

Itulah klaster baru terbesar di lima negara. Jangan sampai lengah dan mengabaikan kesehatan ya, Moms. Selalu menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada.

Artikel Terkait