DI ATAS 5 TAHUN
11 Agustus 2020

11 Kombinasi Makanan Sehat untuk Anak, Lezat dan Bergizi!

Apa jadinya kalau dua makanan sehat dikombinasikan?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Intan Aprilia

Tahukah Moms, kalau kandungan gizi dan nutrisi dalam makanan sehat untuk anak sudah terbukti secara ilmiah bisa memberikan manfaat lebih saat dikombinasikan dengan makanan lain?

Kombinasi tepat antara dua makanan sehat yang kandungan nutrisinya saling melengkapi rupanya dapat meningkatkan penyerapan nutrisi, mengurangi risiko penyakit, melancarkan metabolisme nutrisi, serta mengoptimalkan kerja nutrisi.

Kombinasi Makanan Sehat untuk Anak

Yuk Moms, coba berikan Si Kecil berbagai kombinasi makanan sehat untuk anak berikut ini.

1. Minyak Zaitun dan Sayuran

minyak zaitun sebagai makanan sehat untuk anak

Foto: aboutoliveoil.org

Kandungan vitamin A, D, E, dan K dari sayuran termasuk ke dalam golongan vitamin larut lemak, yang artinya perlu dikonsumsi bersamaan dengan lemak supaya bisa diserap dengan lebih baik oleh tubuh anak.

Nah, mengolah sayuran dengan minyak zaitun bisa meningkatkan penyerapan berbagai vitamin dari sayuran sekaligus memberikan asupan lemak sehat yang dibutuhkan tubuh anak selama masa tumbuh kembang.

Baca Juga: Makan Makanan Sehat Ini, Dijamin Anak Jadi Lebih Bahagia

2. Rosemary dan Daging

daging termasuk sebagai makanan sehat untuk anak

Foto: delicious.com.au

Daging adalah salah satu makanan sehat untuk anak yang bisa dikombinasikan dengan rempah-rempah, termasuk rosemary.

Daging merupakan sumber protein dan zat besi yang bisa diolah dengan beragam cara, termasuk dipanggang dan dibakar.

Masalahnya, memanggang atau membakar daging pada suhu tinggi dapat memicu terbentuknya senyawa pemicu kanker yang disebut dengan heterocyclic amines (HCAs).

Namun, sebuah studi yang dilansir National Institutes of Health mengungkap kalau melakukan marinasi daging dengan tambahan rosemary setidaknya satu jam sebelum memanggang atau membakar daging bisa mengurangi pembentukan HCAs hingga 88%.

3. Telur dan Sayuran Berwarna

makanan sehat untuk anak salah satunya telur

Foto: freepik.com

Salah satu cara sederhana untuk melindungi Si Kecil dari berbagai penyakit adalah dengan memberikan hidangan perpaduan antara telur dan sayuran.

Sebuah penelitian yang dirilis The American Journal of Clinical Nutrition menemukan kalau lemak dalam kuning telur dapat meningkatkan penyerapan karotenoid yang ada dalam sayuran berwarna.

Karotenoid sendiri adalah antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari penyakit serta meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

4. Sarden dan Bayam

siapa sangka bayam dan sarden adalah makanan sehat untuk anak yang penuh gizi

Foto: greatitalianchefs.com

Sarden adalah salah satu ikan berlemak dengan kandungan vitamin D yang cukup tinggi, sedangkan bayam memiliki kandungan magnesium.

Memberikan kombinasi kedua makanan sehat untuk anak ini rupanya dapat meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh, dan dalam jangka panjang bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker usus besar.

Baca Juga: 4 Jenis Makanan yang Tidak Sehat untuk Anak

5. Roti Gandum dan Avokad

roti gandum merupakan makanan sehat untuk anak

Foto: freepik.com

Dengan perpaduan tekstur dan rasa yang saling melengkapi, roti lapis gandum isi avokad memang bisa jadi pilihan camilan sehat yang lezat untuk anak.

Namun, lemak sehat dari avokad rupanya bisa memperlambat proses metabolisme karbohidrat dari roti gandum menjadi gula yang diserap tubuh.

Itu artinya Si Kecil bisa merasa kenyang lebih lama dan mencegah lonjakan kadar gula darah.

6. Avokad Dan Tomat

tomat dan avokad merupakan kombinasi makanan sehat untuk anak

Foto: freepik.com

Kombinasi makanan sehat untuk anak ini tidak hanya menghasilkan rasa yang lezat, tapi juga bisa memberikan manfaat nutrisi ekstra lho, Moms.

Sebuah studi lain yang dilansir American Journal of Nutrition menemukan kalau mengonsumsi tomat bersamaan dengan avokad dapat meningkatkan penyerapan lycopene sebesar 4.4 kali lebih banyak dan beta-karoten 2.6 kali lebih banyak.

Baca Juga: 6 Khasiat Buah Avokad untuk Pertumbuhan Anak

7. Apel dan Selai Kacang

apel dan selai kacang sebagai kombinasi makanan sehat untuk anak

Foto: eatthismuch.com

Kombinasi apel dan selai kacang paling cocok disajikan sebagai camilan anak setelah pulang sekolah.

Makanan sehat untuk anak ini bisa membantu mengganjal perut hingga tiba waktu makan malam sekaligus memberikan energi ekstra untuk beraktivitas di sore hari.

8. Yoghurt dan Buah Segar

yoghurt dan buah segar merupakan makanan sehat untuk anak yang bisa menambah energi.jpg

Foto: yogurtinnutrition.com

Mirip seperti apel dan selai kacang, kombinasi yoghurt dan buah segar merupakan makanan sehat untuk anak yang bisa menambah energi.

Kombinasi ini tepat dijadikan untuk camilan karena rasanya yang manis dan menyegarkan.

Moms bisa memberikan yoghurt dengan buah-buahan kesukaan Si Kecil, seperti stroberi, kiwi, mangga, atau blueberry.

9. Ayam dan Wortel

sup ayam dan wortel untuk anak.jpg

Foto: food.com

Sebagai makan siang, Moms dapat menyajikan sup ayam dan wortel buat Si Kecil.

Zinc di dalam ayam dapat membantu tubuh untuk meningkatkan metabolisme yang didapatkan dari vitamin A yang terdapat dalam wortel.

Sup ayam dan wortel ini nikmat dimakan bersama makaroni atau bahkan nasi hangat.

Baca Juga: 3 Variasi Resep Sup Ayam untuk Balita Yang Sedang Selesma dan Demam

10. Sereal dan Susu

kombinasi makanan sehat untuk anak sereal dan susu.jpg

Foto: keranews.org

Apakah Si Kecil suka makan sereal untuk sarapan? Nah, kombinasi makanan sehat untuk anak yang satu ini memang sudah sangat sering dikonsumsi ya.

Sereal tidak harus selalu dimakan sebagai sarapan lho, tapi juga bisa menjadi camilan yang mengenyangkan.

Namun, Moms harus tetap memerhatikan kandungan yang terdapat di dalam sereal.

Jangan hanya membeli sereal karena warnanya yang menarik dan label organik yang terdapat di kemasannya.

Dilansir dari Healthline, kebanyakan sereal mengandung pewarna buatan, refined grain (biji-bijian/gandum yang telah diolah), dan tinggi akan gula.

Oleh sebab itu, Moms perlu mengecek nilai gizi di setiap kotak sereal yang akan dibeli ya!

11. Smoothie Buah-buahan

makanan sehat untuk anak ini menjadi favorit.jpg

Foto: asweetpeachef.com

Siapa sih yang tidak suka smoothie yang menyegarkan? Makanan sehat untuk anak ini menjadi favorit untuk Si Kecil dan orang tua karena mudah dan cepat dibuat.

Dilansir dari American Academy of Pediatrics (AAP), mencampur buah dan sayur di smoothie lebih baik dibanding jus biasa, karena smoothie bisa menjaga kualitas asli dari makanan tersebut.

Anak bisa mendapat vitamin, mineral, protein, dan serat dari smoothie. Bahkan Moms juga bisa memasukkan sayuran seperti bayam ke dalam smoothie.

AAP juga menjelaskan bahwa smoothie bermanfaat bagi anak yang kurang nafsu makan, anak yang membutuhkan nutrisi tambahan, anak picky eater, dan saat anak sedang terburu-buru (misalnya saat akan berangkat ke sekolah).

Satu hal yang perlu diingat adalah jumlah gula di dalam smoothie. Dua jenis buah saja sudah cukup mengandung banyak gula, jadi tidak perlu menambahkan gula lagi.

Contoh resep smoothie yang bisa Moms coba:

  • 8 ons susu, 1 pisang, 1 sdm selai kacang, dan es batu.
  • 1/2 gelas yoghurt rendah gula, 1 pisang, 3 stroberi, bayam, dan es batu.

Baca Juga: Makanan yang Baik untuk Kesehatan Mata Anak, Tidak Hanya Wortel!

Selain memberikan manfaat kesehatan ekstra, kombinasi makanan sehat untuk anak yang tepat juga akan memberikan variasi tekstur dan rasa yang bikin Si Kecil tambah semangat makan lho, Moms.

Adakah kombinasi makanan sehat di atas yang sudah pernah Moms berikan pada Si Kecil sebelumnya?

Artikel Terkait