EVENT
25 Juli 2019

Kopdar Orami, Seberapa Banyak Dana Darurat yang Harus Disiapkan Keluarga?

Penting untuk menyisihkan sedikit dari penghasilan untuk dana darurat
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Acara yang ditunggu-tunggu para ibu untuk mendapatkan informasi secara gratis dan tentunya bermanfaat, kembali hadir.

Menyadari bahwa perencanaan keuangan dalam keluarga itu tidak kalah penting dibandingkan bagaimana mengurus dan merawat Si Kecil, kali ini Kopdar Orami mengambil topik talkshow “Pentingnya Dana Darurat dalam Perencanaan Keuangan Keluarga”.

Talkshow yang diadakan pada hari Sabtu, 20 Juli 2019, bertempat di Kolega X Markplus, CoWorking Space ini menghadirkan Riana Kharissa dan Erlina Juwita sebagai narasumber.

Kedua narasumber ini sangat kompeten dalam dunia keuangan. Riana Kharissa bekerja sebagai Digital Planner Astra Life, sedangkan Erlina Juwita merupakan seorang financial planner sekaligus founder dari Cerdas Keuangannya.

Talkshow berdurasi kurang lebih dua jam ini tidak hanya dihadiri para istri saja yang memang biasanya dipercaya sebagai pengatur keuangan keluarga, namun para Dads yang tidak mau ketinggalan ilmu juga ikut menemani istrinya.

Banyak sekali insight-insight yang diberikan kedua narasumber dalam talkshow kemarin, untuk membuka pikiran Moms dan Dads tentang pentingnya dana darurat.

Baca Juga: Selain Tabungan Konvensional, Ini 5 Cara untuk Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Pentingnya Dana Darurat

pentingnya dana darurat

Sesi talkshow pertama dibawakan oleh Erlina Juwita selaku seorang financial planner dan founder Cerdas Keuangan. Ia membawakan sesi pentingnya dana darurat dalam keluarga.

“Dana darurat berguna untuk menutupi pengeluaran yang sudah seharusnya kita penuhi,” ujar Erlina Juwita.

Menurutnya dana darurat sangat penting dan memang harus dipersiapkan untuk mengantisipasi kalau-kalau kita membutuhkan dana dalam jumlah yang banyak secara mendadak. Namanya saja dana darurat, jadi memang dipersiapkan untuk keadaan darurat.

Jumlah dana darurat untuk kita yang masih single dan sudah berkeluarga pun tentu beda besarannya. Untuk yang masih single dan belum memiliki tanggungan, setidaknya harus mempersiapkan dana darurat sebanyak 3-6 kali dari penghasilan yang didapatkan.

Sementara untuk Moms dan Dads yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, atau bahkan menanggung hal lain selain dari keluarga inti, dana darurat yang dibutuhkan cukup besar, minimal sebanyak 9x penghasilan.

“Jika memiliki tanggungan 2 orang anak, minimal harus memiliki 12 kali penghasilan,” jelas Erlina Juwita.

Dana darurat dalam keluarga ini bisa disimpan dalam bentuk uang tunai, atau disimpan dalam rekening tabungan terpisah yang memiliki ATM sendiri.

Moms bisa gunakan dana ini untuk keperluan darurat seperti saat terjadi PHK, tertimpa musibah, sakit, kecelakaan, atau saat ingin melakukan perbaikan rumah.

Bagaimana cara mengumpulkan dana ini? Lakukan secara sedikit demi sedikit dikumpulkan melalui penghasilan. Mulai lah menyisihkan 5-10% penghasilan perbulannya untuk dimasukkan dalam tabungan darurat. Nah, untuk ini, Moms dan Dads bisa sharing dari penghasilan masing-masing.

Selain itu, coba mulai menggunakan sistem autodebet yang biasa ditawarkan oleh bank. Sistemnya, setiap bulan secara otomatis, uang kita akan ditarik dari rekening utama, dengan besaran yang sudah kita tentukan sebelumnya. Moms dan pasangan bisa menetapkan berapa lama ingin melakukan sistem autodebet ini.

Atau cara lainnya, kumpulkan melalui penghasilan pekerjaan freelance yang dijalankan, bonus-bonus yang biasa di dapatkan dari kantor, THR, atau gaji ke-13. Dengan begitu, secara perlahan dana darurat dalam keluarga pasti akan terkumpul.

Baca Juga: Begini Cara Pintar Mendapatkan Uang dari Media Sosial. Coba Yuk!

Sadari Bahwa Asuransi Juga Penting untuk Hidup Kita

pentingnya dana darurat

Setelah Moms dan pasangan terbuka pikiranya oleh betapa pentingnya memiliki dana darurat dalam sebuah keluarga, sesi talkshow kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai betapa pentingnya asuransi dalam hidup. Sesi ini dibawakan oleh Riana Kharissa sebagai Digital Planner Astra Life.

Riana menjelaskan mungkin awalnya banyak Moms dan Dads yang merasa skeptis dengan asuransi.

“Jika berbicara mengenai asuransi, atau ditawarkan asuransi, pasti pikiran kita sudah menolak. Akhirnya kita pun nggak tahu apa tujuan sebenarnya dari asuransi ini,” jelas Riana Kharissa.

Makanya sebagai pembuka, ia menjelaskan terlebih dahulu apa itu asuransi.

“Asuransi adalah sebuah cara yang sifatnya memproteksi si pemiliki asuransi,” ujar Riana. “Jangan samakan dengan menabung ya, karena berbeda,” tambahnya.

Riana mengatakan bahwa asuransi berbeda dengan tabungan. Jadi jangan menganggap bahwa dengan memiliki asuransi kita menabung, karena berbeda sekali. Istilahnya, jika membeli asuransi, jangan mengharapkan keuntungan, karena sifatnya proteksi.

Kita membeli asuransi saat butuh dan sesuai dengan keingainan kita. Untuk jumlah premi yang dibayarkan per bulannya pun berbeda-beda tergantung dari usia kita. Semakin tua umur, maka akan semakin mahal harga yang harus dibayarkan.

Asuransi penting untuk kita miliki, terutama saat sakit dan memerlukan uang yang cukup besar untuk mengobati penyakit yang menggerogoti kita. Misalnya saat memiliki penyakit-penyakit berbahaya yang tidak terduga. Jika sudah memiliki asuransi, besarnya biaya yang dibutuhkan bisa ter-cover dengan baik.

Riana menjelaskan meskipun memiliki banyak aset, bukan berarti kita bisa mengandalkan aset yang dimiliki. Jangan sampai karena membutuhkan uang yang banyak, Moms dan pasangan malah menjual aset yang didapatkan dengan susah payah, untuk mencairkan uang.

Selain itu, menjual aset juga tidak mudah. Diperlukan waktu yang cukup lama hingga akhirnya bisa terjual.

“Menjual aset saat membutuhkan dana adalah hal terakhir yang bisa dilakukan,” kata Riana Kharissa.

Setelah memberi penjelasan mengenai betapa pentingnya dana darurat dan asuransi dalam keluarga, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Para Moms dan Dads sangat antusias dengan topik yang diberikan. Berbagai pertanyaan diajukan sesuai dengan kondisi masing-masing untuk mendapat pencerahan dari pakarnya langsung.

Selain itu, di akhir acara, Riana Kharissa selaku Digital Planner Astra Life, juga memberikan promo yang menarik dan menguntungkan, yaitu FREE premi selama satu tahun untuk asuransi Astra Life!

Wow, mendapatkan promo yang menggembirakan ini, Moms dan Dads tentu tidak mau ketinggalan dan langsung mendaftarkan dirinya. Apalagi FREE premi ini setara nilainya dengan Rp100 juta rupiah. Mantap sekali kan Moms!

Baca Juga: Punya Pekerjaan Sampingan Penghasilan Banyak, Sebaiknya Uangnya untuk Apa, Ya?

Makanya Moms dan Dads ikut selalu yuk, Event Kopdar Orami. Selain banyak ilmu-ilmu baru yang didapatkan, tentunya ada berbagai promo menarik yang diberikan juga. Yuk, langsung ikutan!

(AWD)

Artikel Terkait