TRIMESTER 2
18 Juni 2020

Benarkah Penggunaan Krim Pemutih untuk Ibu Hamil Berbahaya?

Apakah menggunakannya benar-benar berbahaya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Di masa kehamilan, Moms sudah mengetahui tentang adanya pantangan dalam menggunakan produk perawatan kulit. Karena ada bahan pada skincare yang berbahaya bagi ibu hamil.

Namun, bukan berarti Moms tidak bisa merawat kulit selama masa kehamilan. Ada beberapa skincare dari bahan alternatif yang relatif aman dan memberikan manfaat yang sama pada kulit.

Salah satu produk skincare yang dianggap berbahaya dipakai oleh ibu hamil adalah krim pemutih wajah. Bagaimana penjelasan tentang bahaya krim pemutih untuk ibu hamil? Berikut penjelasannya.

Kandungan Krim Pemutih Wajah

krim pemutih untuk ibu hamil-1

Mengutip National Health Service, produk pencerah kulit bertujuan untuk mencerahkan area kulit yang gelap atau mencapai warna kulit yang umumnya lebih pucat.

Perawatan kulit ini biasanya digunakan untuk memperbaiki penampilan noda seperti tanda lahir, dan flek hitam (melasma).

Krim pemutih wajah yang cenderung kuat biasanya diresepkan oleh dokter karena dapat menyebabkan efek samping serius jika tidak digunakan dengan benar.

Krim pemutih wajah yang diresepkan dokter ini umumnya mengandung bahan hidrokuinon, atau kortikosteroid (obat steroid).

Baca Juga: 6 Bahan Skincare yang Ampuh Hilangkan Jerawat

Bahaya Krim Pemutih untuk Ibu Hamil

krim pemutih untuk ibu hamil-2

Moms yang sedang berada di masa kehamilan mungkin sudah berjaga-jaga untuk menghindari penggunaan produk skincare ini, karena adanya bahaya krim pemutih untuk ibu hamil.

Tetapi apakah penggunaan krim pemutih untuk ibu hamil benar-benar berbahaya?

Mengutip jurnal Canadian Family Physician, diperkirakan sebesar 35% hingga 45% hidrokuinon diserap setelah penggunaan topikal pada manusia.

Ada sebuah studi yang meneliti dampak penggunaan hidrokuinon selama kehamilan. Hasilnya, pemakaian produk ini tidak mengalami peningkatan efek samping. Tetapi, ukuran sampelnya terlalu kecil.

"Penggunaan hidrokuinon selama kehamilan tampaknya tidak dikaitkan dengan peningkatan risiko malformasi atau efek samping lainnya. Namun, karena penyerapan yang lebih dibandingkan produk lain, langkah terbaik adalah meminimalkan paparan sampai ada penelitian lebih lanjut untuk memastikan keamanannya," tulis studi tersebut.

Baca Juga: 3 Efek Samping Laser Rejuvenation dan Cara Mengatasinya

Efek Samping Krim Pemutih untuk Ibu Hamil

krim pemutih untuk ibu hamil-3

Sama seperti obat kimia lainnya, akan ada kemungkinan efek samping dari krim pemutih wajah. Beberapa diantaranya termasuk:

  • Kemerahan dan pembengkakan (iritasi kulit dan peradangan)
  • Sensasi terbakar atau menyengat
  • Kulit gatal dan bersisik

Pada krim pemutih kulit yang mengandung hidrokuinon, kortikosteroid atau merkuri, ada kemungkinan kulit tersebut mengalami hal-hal berikut ini:

  • Kulit menjadi gelap atau terlalu terang
  • Penipisan kulit
  • Pembuluh darah terlihat di kulit
  • Jaringan parut
  • Kerusakan ginjal, hati atau saraf
  • Kelainan pada bayi baru lahir (jika digunakan selama kehamilan)

Dokter yang meresepkan krim pemutih kulit harus memberi tahu pasiennya tentang risiko potensial dan seberapa umum risiko penggunaan krim pemutih wajah.

Baca Juga: Hati-Hati, Ini 3 Bahaya Memakai Pemutih Kulit Instan

Hindari Pemakaian Merkuri dalam Krim Pemutih untuk Ibu Hamil

krim pemutih untuk ibu hamil-4

Sementara penggunaan hidrokuinon disarankan untuk dikurangi, Moms perlu menghentikan pemakaian merkuri dalam krim pemutih untuk ibu hamil. Karena dapat memberikan risiko kesehatan pada janin.

Dalam International Journal of Hygiene and Environmental Health, disebutkan bahwa wanita, terutama ibu hamil dan menyusui yang menggunakan produk merkuri berisiko keracunan merkuri.

"Penelitian telah menunjukkan bahwa paparan merkuri prenatal dan postnatal dapat menyebabkan kerusakan neurologis permanen pada anak-anak. Selain itu, merkuri dapat menyebabkan infertilitas wanita dan cacat lahir," tulis studi tersebut.

Karena itu, Moms yang sedang berada di masa kehamilan disarankan untuk tidak menggunakan krim pemutih kulit topikal selama kehamilan dan menyusui.

Artikel Terkait