TRIMESTER 2
1 Desember 2019

Bolehkah Menggunakan Krim Selulit Saat Hamil?

Krim selulit mengandung bahan yang berbahaya untuk ibu hamil
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms mungkin memiliki lemak di bawah kulit yang muncul ke permukaan kulit dan terlihat bergelombang. Istilah untuk kondisi kulit ini dinamakan dengan selulit.

Timbul selulit saat hamil merupakan hal yang normal. Tubuh mengalami banyak perubahan fisik, dan peningkatan lemak subkutan sehingga dapat menyebabkan timbulnya selulit.

“Cadangan lemak akan meningkat saat tubuh mempersiapkan peningkatan kebutuhan energi selama kehamilan dan menyusui,” kata Dr. Amos Grünebaum, dokter spesialis kandungan di New York.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 4 Bahan Skincare yang Aman Digunakan Saat Hamil

Menurut jurnal yang ditayangkan oleh U.S National Library of Medicine tentang selulit, lebih banyak penumpukan lemak memastikan ketersediaan kalori yang cukup untuk kehamilan dan menyusui.

Perlu diketahui, selulit merupakan masalah kecantikan dan bukan penyakit yang perlu dikhawatirkan. Akan tetapi, Moms tidak perlu khawatir lagi, karena sudah ada kemajuan di bidang kosmetik, sehingga sudah tersedia yang namanya krim selulit.

Tapi amankah menggunakan krim selulit saat hamil? Simak penjelasannya di bawah ini ya.

Baca Juga: 5 Jenis Vitamin pada Skincare dan Manfaatnya

Apakah Aman Menggunakan Krim Selulit Saat Hamil?

menggunakan krim selulit saat hamil,

Ketika simpanan lemak meningkat saat hamil, selulit bisa muncul. Krim selulit mungkin tampak seperti cara yang efektif dan praktis digunakan untuk mengurangi tampilan selulit, tetapi bahan utamanya, methylxanthines, dianggap tidak aman digunakan selama kehamilan.

Methylxanthines,merupakan stimulan yang biasa disebut kafein, akan mendehidrasi ruang antara sel-sel lemak dan memecah lemak yang disimpan dalam sel.

Krim selulit mengklaim memiliki konsentrasi methylxanthines yang cukup untuk mengurangi tampilan selulit, tetapi para peneliti mencatat hal ini tidak baik untuk digunakan.

"Secara umum, saya tidak merekomendasikan menggunakan krim selulit saat hamil," kata Elizabeth Goldberg, instruktur klinis dermatologi di Mount Sinai Medical Center di New York City.

Baca Juga: Stretch Mark Setelah Melahirkan? Ini Cara Alami Menghilangkannya

Menurutnya, krim selulit mengandung tiga bahan yang para ahli sarankan untuk dihindari oleh wanita hamil, yaitu retinol, DMAE, dan kafein.

Retinol merupakan suatu bentuk vitamin A yang banyak dikaitkan dengan cacat lahir yang parah, dan kafein adalah stimulan yang hanya boleh dikonsumsi dalam jumlah terbatas selama kehamilan.

Nah, jadi menggunakan krim selulit saat hamil tidak dianjurkan. Sebelum menggunakan berbagai produk kecantikan saat hamil, selalu diskusikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan ya, Moms!

Artikel Terkait