COVID-19
7 Agustus 2020

Kronologi Jerinx yang Dipolisikan IDI Bali Karena Pencemaran Nama Baik

Jerinx dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian.
placeholder

Foto: instagram.com/jrxsid

placeholder
Artikel ditulis oleh Lolita
Disunting oleh Amelia Puteri

Nama I Gede Ari Astana alias Jerinx kembali mencuat setelah memberikan komentar kontroversialnya yang diduga menuduh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan pihak rumah sakit sebagai 'kacung' Organisasi Kesehatan Dunia melalui akun Instagram pribadinya pada 13 Juni 2020.

Komentar kontroversial yang dilontarkan oleh personil Superman is Dead (SID) ini bukanlah yang pertama kalinya.

Sebelumnya, Jerinx juga menghebohkan masyarakat atas pernyataan yang menyebut bahwa COVID-19 hanyalah konspirasi hingga berdemo menolak rapid test tanpa masker.

Cari tahu lebih lanjut tentang kronologi Jerinx dan Ikatan Dokter Indonesia berikut ini, Moms.

Baca Juga: Kronologi Anji dan Hadi Pranoto Dipolisikan Terkait Video Obat Corona

Kronologi Jerinx yang Dipolisikan IDI Bali

Akibat dari tuduhan yang ia lontarkan tersebut, kini Jerinx harus menempuh jalan panjang karena dirinya telah dipolisikan oleh IDI Bali. Berikut kronologi lengkapnya.

1. Mengunggah Komentar Kontroversial

Kronologi Jerinx VS IDI

Foto: instagram.com/jrxsid

Pada 13 Juni 2020, melalui akun Instagram pribadinya @jrxsid, Jerinx mengunggah sebuah foto dengan tuduhan bahwa IDI dan rumah sakit menjadi 'kacung' WHO karena mewajibkan ibu hamil dan yang akan melahirkan untuk melakukan rapid test terlebih dahulu. Berikut isi tulisan yang diunggah Jerinx:

"Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan RS seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan dites COVID-19. Sudah banyak bukti jika hasil tes sering ngawur kenapa dipaksakan? Kalau hasil tes-nya bikin stres dan menyebabkan kematian pada ibu atau bayinya, siapa yang tanggung jawab?" tulis Jerinx.

Bahkan dalam kolom keterangan, Jerinx meminta agar IDI dibubarkan sekaligus penjelasan terkait persyaratan rapid test saat persalinan.

"BUBARKAN IDI! Saya gak akan berhenti menyerang kalian @ikatandokterindonesia sampai ada penjelasan perihal ini! Rakyat sedang diadu domba dengan IDI/RS? TIDAK. IDI & RS yg mengadu diri mereka sendiri dengan hak-hak rakyat," tulis Jerinx.

Unggahan yang disukai oleh lebih dari 56 ribu pengguna Instagram itu menimbulkan pro dan kontra di kolom komentar.

Baca Juga: Potret Pernikahan Nora Alexandra dan Jerinx SID dengan Adat Bali

2. IDI Bali Melaporkan ke Polisi

Kronologi Jerinx VS IDI

Foto: Antara News

Mengutip Kompas.com, pada 16 Juni 2020, IDI Bali melaporkan Jerinx ke Polda Bali dengan dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian terkait tulisan yang menuduh IDI sebagai 'kacung' WHO.

Terkait laporan itu, polisi kini sudah memeriksa sejumlah saksi, ketua IDI hingga para ahli. Polda Bali juga sudah memberikan surat panggilan sebanyak dua kali kepada Jerinx.

3. Jerinx Dipanggil Polisi

Kronologi Jerinx VS IDI

Foto: Antara News

Polisi lantas melayangkan surat panggilan kepada Jerinx namun saat itu Jerinx berhalangan hadir. Kemudian, polisi kembali memanggil Jerinx pada hari Kamis (6/8/2020) guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Melansir dari Kompas.com, kuasa hukum Jerinx, I Wayan Gendo Suardana meminta IDI membaca unggahan tersebut secara utuh.

Menurut Gendo, unggahan Jerinx itu merupakan bentuk keresahan atas persyaratan rumah sakit yakni rapid test yang memperlambat proses persalinan hingga membahayakan nyawa ibu dan bayi.

Gendo juga menyayangkan cara IDI Bali yang memilih penyelesaian dengan jalur hukum. Karena menurutnya, permasalahan ini bisa diselesaikan secara keroganisasian.

Terkait surat panggilan Polda Bali, Gendo mengatakan kliennya akan menghormati langkah hukum yang ditempuh IDI Bali dan jika tak ada kepentingan mendesak, Jerinx bersedia datang ke Polda Bali untuk dimintai keterangan.

Baca Juga: Kronologis Hadi Pranoto Polisikan Balik Cyber Indonesia

4. Penuhi Panggilan Polisi

Kronologi Jerinx VS IDI

Foto: Kompas.com

Setelah sekali mangkir dari panggilan pertama Polda Bali, Jerinx akhirnya memenuhi panggilan kedua Polda Bali pada Rabu (5/8/2020). Jerinx menyampaikan kesiapannya untuk bertemu dengan pihak berwajib.

Selain itu, saat memenuhi panggilan Polda Bali, Jerinx mengenakan baju bertuliskan 'Tolak Rapid Test' dan tanpa masker sebagaimana protokol kesehatan yang harus diterapkan oleh masyarakat selama pandemi COVID-19.

Meski begitu, hingga kini IDI Bali belum memberikan komentar apapun terkait pemenuhan panggilan Jerinx ke Polda Bali.

Artikel Terkait