KESEHATAN
9 September 2020

Kurang Tidur Memengaruhi Kesehatan Mental, Kok Bisa?

Selalu perhatikan kesehatan mental dengan meningkatkan kualitas tidur, ya, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Kualitas tidur yang buruk (sleep deprivation) terjadi ketika seseorang punya waktu tidur yang kurang dalam jangka waktu yang lama.

Hal ini tidak bisa dibiarkan karena dapat mengganggu kesehatan kita, lho, Moms!

National Sleep Foundation mengungkapkan, orang dewasa butuh waktu tidur malam selama 7-9 jam.

Pola tidur yang teratur akan semakin berkualitas. Jadi, apabila Moms sering kurang tidur pada hari kerja, bukan berarti bisa ‘membayarnya’ pada akhir pekan.

Keteraturan pola tidur setiap harinya dibutuhkan agar kesehatan tubuh dan fisik tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga: Susah Tidur Saat Haid, Ini 3 Cara Mengatasinya

Tubuh terasa tidak bersemangat, sering mengantuk, dan sakit kepala bisa menjadi gejala fisik yang terjadi saat kurang tidur.

Selain itu, ternyata kurang tidak bisa memengaruhi kesehatan mental. Ini ulasannya.

Kurang Tidur dan Kesehatan Mental

Penyebab Kurang Tidur Pengaruhi Kesehatan Mental-1.jpg

Foto: freepik.com

Harvard Health Publishing mengungkapkan kualitas tidur dan kesehatan mental mempunyai hubungan yang erat.

Kurang tidur secara kronis bisa memengaruhi psikologi dan kesehatan mental seseorang.

Sebaliknya juga, orang-orang yang memiliki kesehatan mental juga cenderung mengalami insomnia atau gangguan tidur lainnya.

Mungkin saja Moms pernah sesekali kurang tidur karena banyak aktivitas yang harus dilakukan.

Secara instan, hal tersebut akan berpengaruh pada suasana hati Moms keesokan harinya, bukan?

Nah, bayangkan apabila kebiasaan kurang tidur itu terjadi secara kronis atau dalam jangka waktu yang panjang.

“Kurang tidur memengaruhi rangsangan emosional dan dapat memicu kecemasan, kesedihan, atau kemarahan,” ujar Kelly Baron, asisten profesor neurologi di Northwestern University, Chicago.

Baca Juga: Kopi untuk Kesehatan Mental? Cek Faktanya Di Sini!

Sebenarnya, bukan saja kurang tidur yang berpengaruh pada kesehatan mental.

Dilansir dari laman Resources to Recover, hipersomnia atau tidur yang berlebihan juga bisa memengaruhi kesehatan mental seseorang.

Orang dengan kesehatan mental yang baik tidak menunjukkan tingkat gangguan tidur yang tinggi.

Apabila Moms mengalami gangguan tidur yang terjadi secara terus-menerus, sebaiknya jangan dibiarkan begitu saja.

Segera konsultasikan dengan psikolog atau dokter yang berkompeten di bidangnya.

Gangguan Mental Bisa Terjadi karena Kurang Tidur

Tidur menjadi penting bagi kesehatan mental bisa dijelaskan secara sederhana, Moms.

Ketika kita sedang terlelap, suhu tubuh akan menurun, otot-otot rileks, serta detak jantung dan pernapasan melambat.

Tidur nyenyak akan meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Hal ini yang turut menjaga kesehatan mental dengan baik.

Kurang tidur secara kronis meningkatkan risiko terkena penyakit, seperti:

1. Depresi

penyebab kurang tidur-2.jpg

Foto: freepik.com

Insomnia dan masalah tidur lainnya meningkatkan risiko seseorang untuk alami depresi. Depresi adalah gangguan mental yang umum terjadi.

National Institute of Mental Health mengungkapkan, wanita lebih mudah mengalami depresi dibandingkan pria.

Bukan sekadar rasa sedih, depresi bisa membuat seseorang merasa tidak berharga dan dihantui dengan pikiran-pikiran negatif tentang dirinya.

Baca Juga: Hubungan Antara Depresi dan Gangguan Makan, Ketahui Gejalanya

2. Gangguan Kecemasan

penyebab kurang tidur-3.jpg

Foto: freepik.com

Harvard Health Publishing mengungkapkan, gangguan tidur bisa sebabkan seseorang alami gangguan kecemasan umum.

Adapun gangguan kecemasan yang bisa terjadi, seperti post-trauma stress disorder (PTSD), serangan panik, gangguan obsesif-kompulsif hingga fobia.

Gangguan kecemasan ini bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa.

Itulah hal yang perlu diketahui tentang pentingnya menjaga kualitas tidur dan hubungannya dengan kesehatan mental seseorang.

Selain itu, kurang tidur juga memengaruhi kesehatan fisik seseorang.

Tidur membantu menstabilkan tekanan darah dan kadar gula, serta mengontrol peradangan.

Baca Juga: Perhatikan 7 Gejala Fisik Kecemasan pada Anak

Kurang tidur sering disebutkan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Jadi, sebaiknya kurangi kebiasaan begadang dan imbangi kesehatan tubuh dengan gizi yang seimbang setiap harinya, ya, Moms!

Artikel Terkait