BALITA DAN ANAK
22 Februari 2020

Kutu Rambut pada Anak, Ini yang Perlu Moms Ketahui!

Penggunaan bersama bantal bisa menularkan kutu lho Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dona Handayani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Kutu rambut adalah serangga kecil yang memakan darah dari kulit kepala manusia. Darah yang dikonsumsi tersebut lebih sedikit daripada darah yang dimakan oleh nyamuk. Darah yang dikonsumsi kutu rambut akan menjadi nutrisi bagi mereka.

“Ketika kutu sudah tinggal pada rambut, mereka akan mulai bertelur. Kutu rambut bisa bertahan hidup sampai 30 hari di kepala seseorang dan mengeluarkan 8 telur perhari,” kata Michelle P. Tellado, MD, seorang dokter anak di Nemours Children’s Primary Care, Downtown Orlando.

Dikutip dari laman Mayo Clinic, kutu rambut disebut sebagai pediculosis capitis dan kebanyakan menyerang anak-anak. Kutu rambut tidak dapat melompat atau bahkan terbang.

Akan tetapi, kutu rambut bisa bergerak dengan cepat dan karena itu kutu rambut pada anak sulit ditemukan sehingga sangat mudah penyebarannya.  

Kutu rambut pada anak sendiri bisa terdeteksi dengan ditemukannya benda yang sangat kecil berbentuk oval berwarna putih keabu-abuan yang menempel dengan angle tertentu pada batang rambut Si Kecil.

Kutu rambut menggunakan kaki kecilnya yang lengket untuk bertahan pada rambut. Tidak peduli sebanyak apapun anak mandi dan mencuci rambutnya, kutu rambut pada anak tetap bisa terjadi.

Penyebarannya sangat mudah khususnya pada anak karena anak-anak bermain bersama dalam jarak yang dekat dan juga anak kecil lebih banyak berbagi barang yang sama dengan teman-temannya.

Baca Juga: Ternyata Begini Cara Kutu Rambut Menular pada Anak

Cara Agar Tidak Tertular Kutu Rambut

Ketahui Hal Berikut ini supaya Anak Tidak Tertular Kutu Rambut 1.jpg

Foto: theconversation.com

Adanya kutu rambut pada anak akan memberikan penilaian yang kurang baik terkait kebersihan Si Kecil. Maka dari itu, ada baiknya kita mengetahui langkah apa saja yang bisa kita lakukan untuk mencegah adanya kutu rambut pada anak.

Penyebaran kutu rambut yang termudah adalah dengan melalui penggunaan barang bersama terutama yang bersentuhan langsung dengan rambut dan kepala. Barang yang paling sering menjadi media penularan kutu rambut adalah sisir, topi, dan aksesori rambut.

Penggunaan bersama bantal dan kantung tidur saat melakukan kegiatan di luar rumah juga bisa menularkan kutu rambut pada anak.

Gejala Tertular Kutu Rambut

Ketahui Hal Berikut ini supaya Anak Tidak Tertular Kutu Rambut 2.jpg

Foto: sassymamahk.com

Moms dan Si Kecil mungkin tidak menyadari jika memiliki kutu rambut karena tidak muncul gejala apapun. Meskipun begitu ada beberapa tanda yang mengarah pada adanya kutu rambut.

Gejala paling umum adalah munculnya rasa gatal di kulit kepala, leher, dan telinga. Ini adalah reaksi alergi pada air liur kutu.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini 6 Obat Kutu Rambut yang Ampuh untuk Anak

Tanda lain yang menguatkan adanya infeksi kutu rambut adalah adanya titik-titik yang menempel pada batang rambut. Biasanya titik tersebut berbentuk oval dan menempel dengan posisi sedikit miring. Ini adalah telur yang dikeluarkan oleh kutu rambut.

Biasanya, telur kutu rambut ini banyak ditemukan di sekitar telinga dan garis rambut di leher. Telur kutu yang sudah kosong lebih mudah ditemukan karena berwarna lebih terang dan posisinya sedikit jauh dari kulit kepala.

Pengobatan Kutu Rambut

Ketahui Hal Berikut ini supaya Anak Tidak Tertular Kutu Rambut

Foto: consumerreports.org

Kutu rambut pada anak bisa disembuhkan dengan pengobatan tertentu seperti menggunakan sampo yang mengandung obat khusus atau menggunakan krim yang mengandung bahan yang dapat mematikan kutu secara langsung.

Biasanya metode pengobatan melingkupi penggunaan sisir dengan gigi yang halus agar bisa melepaskan telur kutu yang menempel pada helaian rambut.

Selain itu, metode konvensional yang bisa digunakan adalah dengan mencari dan menghilangkan kutu secara manual. Metode ini dapat dilakukan dengan menggunakan tangan atau bisa juga menggunakan sisir dengan gigi yang halus untuk menyisir rambut yang basah dan diberi conditioner.

Membasahi rambut bisa menghentikan kutu rambut untuk berhenti bergerak secara sementara dan penggunaan conditioner akan membantu rambut agar mudah disisir menggunakan sisir bergigi halus.

Baca Juga: Kutu Rambut Hilang dengan 6 Bahan Alami Ini!

Ingat ya Moms, meskipun tidak berbahaya, adanya kutu rambut memberikan kesan buruk terkait  kebersihan di lingkungan Si Kecil. Sebisa mungkin, hindari pemakaian bersama barang-barang yang bersentuhan langsung dengan kepala agar terhindar dari kutu rambut.

Terutama jika Si Kecil banyak menghabiskan waktu bermain di luar rumah, periksa kulit kepalanya untuk meminimalisir penularan kutu rambut pada anak.

Artikel Terkait