PROGRAM HAMIL
21 April 2019

Lakukan 4 Hal Ini untuk Mencegah Cacat Janin Sejak Sebelum Hamil

Ingat bahwa pencegahan bisa dilakukan sejak sebelum hamil
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Kita tahu bahwa tidak semua cacat lahir bisa dicegah.

Tapi, kita juga tahu bahwa wanita dapat meningkatkan peluang memiliki bayi yang sehat dengan mengelola kondisi kesehatan dan menjalankan perilaku sehat sebelum hamil.

Buat komitmen untuk diri sendiri agar lebih sehat sebelum dan selama kehamilan.

Dengan begitu, kita bisa mencegah cacat janin sebelum hamil. Yuk, simak 4 langkahnya.

1. Konsumsi Asam Folat

folic acid 1296x728 feature 0

Foto: healthline.com

Konsumsi 400 mikrogram (mcg) asam folat setiap hari. Asam folat adalah salah satu jenis vitamin B.

Mengonsumsi asam folat yang cukup setidaknya dari satu bulan sebelum dan selama kehamilan, dapat mencegah cacat lahir utama pada otak dan tulang belakang yang sedang berkembang (anencephaly dan spina bifida).

Wanita bisa mendapatkan asam folat dari makanan seperti sayuran hijau, kacang merah, atau jeruk, juga dari suplemen. Maka, pelajari lebih lanjut tentang asam folat. Temui dokter bila perlu.

Seorang wanita harus memastikan untuk berkonsultasi dengan dokternya ketika merencanakan kehamilan dan memulai perawatan prenatal segera setelah kehamilan terjadi.

Penting untuk mengunjungi dokter secara teratur selama kehamilan, jadi seorang wanita harus memenuhi semua janji perawatan kehamilannya.

Baca Juga: Penyakit Jantung saat Hamil, Apa saja Gejalanya?

2. Hindari Zat Berbahaya.

yay 8168846 digital

Foto: allaboutwomenmd.com

Alkohol

Moms wajib menghindari alkohol selama kehamilan untuk mencegah cacat janin. Alkohol dalam aliran darah wanita mengalir ke bayi yang sedang berkembang melalui tali pusat.

Tidak diketahui jumlah konsumsi alkohol yang aman selama kehamilan atau saat program hamil. Semua jenis alkohol sama-sama berbahaya, termasuk anggur dan bir.

Minum alkohol selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran, kematian bayi saat lahir, dan berbagai cacat fisik, perilaku, dan intelektual seumur hidup.

Kecacatan pada anak yang terjadi karena ibu minum alkohol selama kehamilan, dikenal sebagai gangguan spektrum alkohol janin (FASD).

Saran terbaik bagi wanita adalah berhenti minum alkohol ketika mencoba hamil.

Rokok

Selain itu, hindari merokok dan asapnya jika ingin mencegah cacat janin. Bahaya merokok selama kehamilan termasuk kelahiran prematur, cacat lahir tertentu (bibir sumbing atau langit-langit mulut sumbing), dan kematian bayi.

Bahkan berada di sekitar asap rokok membuat seorang wanita dan kehamilannya berisiko mengalami masalah.

Berhenti merokok sebelum hamil adalah pilihan terbaik. Untuk seorang wanita yang terlanjur hamil sebelum berhenti merokok, berhenti sedini mungkin masih dapat membantu menghindari beberapa masalah kesehatan untuk bayi, seperti berat badan lahir rendah.

Tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok. Pelajari lebih lanjut tentang merokok selama kehamilan.

Ganja

Hindari ganja dan obat-obatan lainnya dalam mencegah cacat janin. Seorang wanita yang menggunakan ganja atau obat lain selama kehamilan dapat memiliki bayi yang lahir prematur, berat badan lahir rendah, atau memiliki masalah kesehatan lainnya, seperti cacat lahir.

Ganja adalah obat terlarang yang paling sering digunakan selama kehamilan. Wanita yang menggunakan ganja untuk alasan medis harus berkonsultasi dengan dokter mereka tentang terapi alternatif.

Baca Juga: 5 Penyebab Nyeri Perut Saat Hamil yang Tak Boleh Diremehkan

Infektan

Ibu yang sedang mencoba hamil wajib menghindari berbagai infektan untuk mencegah infeksi terjadi di tubuhnya jika ingin mencegah cacat janin.

Beberapa infeksi yang dapat dialami wanita selama kehamilan dapat berbahaya bagi janin sehingga dapat menyebabkan cacat lahir.

3. Terapkan Gaya Hidup Sehat.

woman doing sport

Moms harus memperhatikan kadar gula yang masuk ke tubuh terutama apabila memiliki penyakit diabetes demi mencegah cacat janin.

Diabetes selama kehamilan meningkatkan kemungkinan cacat lahir dan masalah lain untuk kehamilan.

Ini juga dapat menyebabkan komplikasi serius bagi wanita. Perawatan kesehatan yang tepat sebelum dan selama kehamilan dapat membantu mencegah cacat lahir.

Berusaha keraslah mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat.

Wanita yang mengalami obesitas (indeks massa tubuh [BMI] 30 atau lebih tinggi) sebelum kehamilan berisiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi selama kehamilan.

Obesitas juga meningkatkan risiko ibu hamil terhadap beberapa cacat lahir yang serius.

Jika seorang wanita kelebihan berat badan atau obesitas, konsultasi ke dokter tentang cara-cara untuk mencapai berat badan yang sehat sebelum dia hamil.

Baca Juga: Sedang Hamil, Wajib Perhatikan 5 Hal Ini Saat Berolahraga

4. Berhati-Hati Meminum Obat

womanpill.png(mediaclass base page main.d2c518cc99acd7f6b176d3cced63a653791dedb3)

Foto: womenhelp.org

Jika sakit dan harus ke dokter, telitilah tentang obat-obatan yang diresepkan jika ada. Sebab, ada obat tertentu yang dapat menyebabkan cacat lahir serius apabila diminum selama hamil.

Nah, itulah langkah-langkah yang harus dilakukan dalam mencegah cacat janin dari sebelum hamil. Yuk, Moms. Kita terapkan sebagai usaha dalam menjaga kehamilan kita di masa depan nanti.

Artikel Terkait